Mozaik Peradaban Islam

Author

Aldi Daniealdi - page 4

Aldi Daniealdi has 1862 articles published.

Omar Khayyam (4): Rubaiyat, Puisi-Puisi Karya Omar Khayyam

in Tokoh

Beberapa (mengharap) untuk Kemuliaan Dunia Ini; dan beberapa Mendesah untuk Surga Sang Nabi, yang akan datang; Ah, ambillah Uang Tunainya, dan bebaskanlah tagihannya, Juga tidak perlu mengindahkan gemuruh Gendang di kejauhan! Sebagaimana telah disinggung sebelumnya, keterkenalan Omar Khayyam di dunia Barat adalah karena puisi-puisinya – atau puisi yang mengatasnamakan dirinya, sebagaimana akan sedikit diulas di…

Teruskan Membaca

Omar Khayyam (3): Jenius Matematika dan Astronomi

in Tokoh

Omar Khayyam menciptakan sistem kalender baru yang disebut dengan Kalender Jalali, yang mana oleh sarjana Barat pun diakui bahwa keakuratannya melebihi kalender Gregorian yang dipakai saat ini. Omar Khayyam, yang memiliki nama lengkap Ghiyath al-Din Abu al-Fath Umar bin Ibrahim al-Nisaburi al-Khayyami, dilahirkan di Nishapur, Persia (sekarang di Iran) pada 18 Mei 1048. Dia wafat,…

Teruskan Membaca

Omar Khayyam (2): Matematika dari Masa ke Masa (2)

in Tokoh

Jauh sebelum John Wilson (1741 – 1793) menemukan teori bilangan “Teorema Wilson”, Ibnu al-Haitham (965-1040) sesungguhnya telah menemukannya terlebih dahulu. Matematika pada Zaman Keemasan Islam (2) Pada abad ke-10 para ahli aljabar di dunia Islam memperoleh perkembangan dari yang tadinya hanya menggunakan polinomial kuadrat al-Khawarizmi beralih ke penguasaan aljabar ekspresi yang melibatkan kekuatan integral positif…

Teruskan Membaca

Omar Khayyam (1): Matematika dari Masa ke Masa (1)

in Tokoh

Omar Khayyam secara umum lebih dikenal sebagai seorang penyair, padahal di luar itu dia adalah seorang matematikawan yang temuannya menyumbangkan jasa besar bagi ilmu matematika yang kita gunakan pada masa kini. Artikel kali ini akan mengulas tentang sosok Omar Khayyam (1048-1131), seorang matematikawan terkemuka yang di dunia Barat justru lebih dikenal karena puisi-puisinya. Padahal, di…

Teruskan Membaca

Al-Jahiz (5): Tokoh Besar Mu’tazilah

in Tokoh

Sebagai seorang pemikir Mu’tazilah, al-Jahiz memang menentang gagasan tentang takdir dan sepenuhnya mendukung gagasan bahwa Alquran adalah makhluk, tetapi dalam hal gagasan bahwa Alquran tak dapat ditiru, dia tidak setuju dengan gurunya al-Nazzam. Sebagaimana semua tokoh-tokoh intelektual lain pada zamannya, al-Jahiz juga terlibat dalam diskusi tentang agama—terutama Islam, yang masih berkembang dalam beberapa hal signifikan…

Teruskan Membaca

Al-Jahiz (4): Karya-Karya Al-Jahiz

in Tokoh

Di dalam Kitab al-Hayawan (Kitab tentang Hewan-Hewan), al-Jahiz menulis tentang efek lingkungan pada peluang kelangsungan hidup hewan. Jauh berabad-abad sebelum Charles Darwin melahirkan teori evolusi. Al-Jahiz menulis sejumlah besar buku dan risalah dalam bidang teologi, sosiologi, zoologi, sastra, matematika, dan karya-karya lainnya (hingga 200 teks). Beberapa dari karya-karya ini masih ada hingga sekarang, sementara sisanya…

Teruskan Membaca

Satu Abad Pejuang Toleransi Ustadz Husein al-Habsyi (6): Berhenti Merokok

in Tokoh

Di Madinah Husein bertemu dengan seorang waliyullah yang meludahi isi mulutnya. Semenjak itu dia berhenti merokok. Meski demikian, dokter dan para perawat tidak putus asa untuk menyelamatkan nyawa Husein al-Habsyi yang sedang berada di meja operasi. Akhirnya, untuk sumber listrik mereka menggantinya dengan genset. Sementara itu untuk sumber penerangan mereka menggunakan lampu dari mobil sejenis…

Teruskan Membaca

Al-Jahiz (3): Perjalanan Karir

in Tokoh

Khalifah al-Mamun sangat tertarik kepada al-Jahiz dan dia memintanya untuk menjadi guru bagi anak-anaknya. Namun begitu melihat mata al-Jahiz, anak-anak khalifah itu begitu ketakutan. Sebagai seorang pemuda, al-Jahiz menulis risalah pertamanya tentang sifat kekhalifahan. Ibunda al-Jahiz, setelah menyadari bakat putranya, konon memberinya nampan penuh buku catatan dan mengatakan kepadanya bahwa dia akan mencari nafkah dari…

Teruskan Membaca

Ilusi Identitas Arab: Sebuah Pengalaman dan Klarifikasi (25): Penutup: Marilah Kita Jauhi Kebanggaan pada Identitas Palsu

in Studi Islam

Fenomena kearab-araban itu sepenuhnya adalah ilusi yang memanfaatkan kebodohan massa. Elit yang hendak meraih dominasi dan kekuasaan cenderung memanfaatkan ilusi dan kebodohan massa ini. Oleh Musa Kazhim al-Habsyi | Penerjemah dan Koresponden TV Arab Saya ingin menutup keseluruhan tulisan ini dengan berkilas balik pada pemandangan awal yang melatarbelakanginya. Tendensi kearab-araban yang kita saksikan di Indonesia…

Teruskan Membaca

Ilusi Identitas Arab: Sebuah Pengalaman dan Klarifikasi (24): Selingan Terakhir: Kekayaan Makna dalam Bahasa Arab

in Studi Islam

Siapa saja yang secara jujur membaca dan mencoba menafsirkannya bakal berakhir dengan merendahkan hati di hadapannya.   Oleh Musa Kazhim al-Habsyi | Penerjemah dan Koresponden TV Arab Saya sudah katakan bahwa tulisan ini bukan untuk memerikan keunggulan dan keistimewaan bahasa Arab. Tapi rasanya wajar jika sebelum menutup tulisan ini, saya menyampaikan sebuah selingan seputar kekayaan…

Teruskan Membaca