Mozaik Peradaban Islam

Category archive

Studi Islam - page 22

Studi Islam

Kontroversi Seputar Masuknya Islam ke Amerika (2)

“Menurut para peneliti, penduduk asli Amerika, jauh sebelum kedatangan Columbus, sudah menganut agama Monoteisme. Dugaan sementara menyebutkan, monoteisme yang ada di benua Amerika ini disebabkan terjadinya perkawinan antara pendatang Muslim dengan penduduk asli Amerika.” —Ο—   Wacana kontroversial tentang kedatangan kaum Muslimin ke benua Amerika, pertama kali muncul dan mendapat sambutan luas pada tahun 1996.… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kontroversi Seputar Masuknya Islam ke Amerika (1)

“Berdasarkan beberapa bukti baik dokumentasi maupun arkeologis, disebutkan bahwa Islam sebenarnya sudah ada di Amerika sejak tahun 800 M. Hanya saja, wacana ini tenggelam seiring dengan semakin gencarnya kritik dan sanggahan yang dilancarkan oleh para ilmuwan sejarah di Amerika Serikat.”  —Ο—   Menurut informasi yang luas diakui, kaum Muslimin pertama kali menginjakkan kaki di Amerika… Teruskan Membaca

Studi Islam

Weltanschauung

“Weltanschauung atau pandangan-dunia, secara umum dapat dibagi dua; pandangan dunia profetik yang bersifat spiritual, dan pandangan dunia positivis yang bersifat fisikal-material”  —Ο—   Tidak sulit untuk membuktikan bahwa makna kehidupan amat bergantung pada pola pikir. Pola pikir ini lazim disebut dengan pandangan dunia, Weltanschauung Atau jahan-bini. Secara sederhana, pandangan dunia adalah kerangka yang kita buat… Teruskan Membaca

Studi Islam

Tradisi Mistisisme Islam

“Banyak sufi yang berpendapat bahwa orang harus menghindari pengalaman ekstase. Di samping karena tidak selaras dengan semangat Islam, pengalaman semacam itu juga acap menggelandang sang pesuluk ke dalam keadaan kehilangan kendali dan menerjang hukum-hukum syariat yang lahiriah.”  —Ο—   Sehubungan dengan kerancuan yang meliputi istilah mistisisme dalam terminologi modern, perlu kiranya kita bertanya: apa makna… Teruskan Membaca

Studi Islam

Siapa Nabi Ilyas As? (2): Pandangan Ibn Arabi

“Menurut Ibn Arabi, Allah meletakkan Nabi Idris As di tempat yang teramat tinggi dan menamainya Idris di ketinggian itu. Lantas sosok yang sama ini diturunkan kembali untuk membimbing penduduk Baalbek. Dan di sana dia diberi nama Ilyas.” —Ο— Informasi lain tentang Nabi Ilyas As, diurai secara lebih bermakna (mistis) oleh Ibn Arabi, seorang arif dari… Teruskan Membaca

Studi Islam

Siapa Nabi Ilyas As? (1)

Dan Kami abadikan untuk Ilyas (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian. (Yaitu) kesejahteran dilimpahkan atas Ilyas? (QS. ash-Shaffat: 129-130) —Ο—   Nabi Ilyas As, adalah salah satu Nabi di antara 25 Nabi yang disebutkan dalam Alquran. Namun berbeda dengan banyak Nabi lainnya, kisah tentang Nabi Ilyas As hanya dibahas sedikit dalam Alquran, yaitu pada surat… Teruskan Membaca

Studi Islam

Memahami Zionisme (6): Keberagaman Rakyat Palestina

“Masyarakat Palestina sebelum datangnya Zionis adalah tipe masyarakat yang beragam, baik Muslim, Kristen, maupun Yahudi tinggal di sana dan berbaur. Namun tidak seperti Zionis yang solid, meskipun rakyat Palestina memiliki visi yang sama tentang nasionalisme, namun mereka gagal mengartikulasikan kepentingan nasionalnya karena persoalan-persoalan internal.” –O– Untuk menghadapi gerakan Zionis yang berkeinginan untuk menduduki tanah Palestina,… Teruskan Membaca

Studi Islam

Peta Klasik Karya Ilmuwan Muslim (2)

  “Demikian kaya  dan komprehensifnya infomasi yang diperam oleh karya-karya ilmuwan Muslim ini, hingga membuatnya begitu eksotik dan berharga untuk diteliti para ilmuwan kontemporer “. —Ο—   Begitu banyak peta klasik yang dibuat oleh kaum Muslimin. Namun tidak banyak yang kondisinya masih utuh hingga sekarang. Beberapa diantaranya merupakan terobosan besar pada zamannya. Beberapa lagi sisanya… Teruskan Membaca

Studi Islam

Beberapa Peta Klasik Karya Ilmuwan Muslim (1)

“Kesadaran ruang” adalah tuntutan fitrah semua manusia. Upaya untuk membuat peta dunia adalah salah satu cara memenuhi tuntutan eksistensial tersebut.” —Ο—   Pertanyaan, darimana saya berasal? Sedang berada dimana saya? dan akan kemana saya kelak? adalah pertanyaan eksistensial mahluk yang bernama manusia ini. Pertanyaan ini menggantung di dalam fitrahnya, dan menuntut jawaban terus menerus.  Ini… Teruskan Membaca

Studi Islam

Memahami Zionisme (5): Dialog Muhammad Asad dengan Intelektual Zionis

“Tapi anda telah pergi dari Palestina selama hampir dua ribu tahun! Sebelumnya anda telah memerintah negeri ini, dan hampir seluruh wilayahnya, selama kurang dari lima ratus tahun. Tidak kah anda berpikir bahwa orang-orang Arab bisa, dengan pembenaran yang sama, dapat menuntut Spanyol untuk diri mereka sendiri—karena, bagaimanapun juga, mereka memegang kekuasaan di Spanyol selama hampir… Teruskan Membaca