Mozaik Peradaban Islam

Category archive

Tokoh - page 17

Tokoh

Rabiah Al-Adawiyah Ibu para Sufi (4) : Kembali Kepada Cinta Sejatinya, Tuhan

“Saat ajalnya tiba, Rabi’ah menolak didampingi oleh siapapun, sekalipun orang-orang yang ingin mendampinginya adalah orang-orang yang sangat  soleh” –O–   Rabi’ah hidup seperti manusia lainnya, menjalani hidup hingga usia lanjut. Pada saat sakit, Rabi’ah mendapat kunjungan dari tiga orang sahabatnya, yaitu Hassan al-Basri, Malik bin Dinar dan Syaqiq al-Baikhi. Mereka membahas tentang ketulusan dan kejujuran.… Teruskan Membaca

Tokoh

Abdul Muthalib (6); Lahirnya Cahaya yang Dinantikan

“Pada satu malam Abdul Muthalib bermimpi bertemu kembali dengan suara yang dulu pernah memerintahkannya untuk menggali Sumur Zamzam. Suara itu membisikan padanya bahwa nama cucunya berasa dari al-Ham, yang berarti Muhammad atau Ahmad.” —Ο—   Setelah diyakini situasi sudah aman, masyarakat Makkah berbondong-bondong kembali ke rumah mereka dengan suka cita. Beberapa penduduk yang penasaran tentang… Teruskan Membaca

Tokoh

Abdul Muthalib (5); Menghadapi Abrahah

“Abdul Muthalib berkata: “Kami tidak ingin memeranginya karena kami tidak memiliki kekuatan. Kabah adalah rumah Allah SWT yang mulia dan suci, dan rumah kekasih-Nya Ibrahim. Jika Ia mencegahnya, maka itu adalah rumah-Nya dan tempat suci-Nya, namun jika Ia membiarkannya, maka demi Allah kami tidak memiliki kekuatan untuk mempertahankannya.” —Ο—   Berita meninggalnya Abdullah di Madinah… Teruskan Membaca

Tokoh

Rabiah Al-Adawiyah Ibu Para Sufi (3) : Memilih Untuk Tidak Menikah

“Bagi Rabiah, akad nikah merupakan hak Pemilik alam semesta dan harus dimintakan dari Tuhan, bukan dirinya” –O–   Selama hidupnya Rabi’ah tidak pernah menikah, bukan karena kezuhudannya semata-mata terhadap perkawinan itu sendiri, meskipun banyak orang yang meminangnya namun ia lebih suka menyendiri, sampai akhir hayatnya.[1] Ia tidak ingin ada suatu apapun yang dapat menghalangi dirinya… Teruskan Membaca

Tokoh

Abdul Muthalib (4); Menikahkan Abdullah

“Beberapa riwayat mengatakan bahwa Abdullah wafat pada usia 25 tahun. Ia meninggalkan beberapa ternak, dan sedikit harta benda. Ketika berita duka itu datang, Aminah binti Wahab sedang mengandung cahaya agung yang sudah dinantikan seluruh mahluk sejak awal penciptaan.” —Ο—   Abdul Muthalib dan masyarakat Makkah sangat gembira dengan keselamatan Abdullah, seorang permata Makkah yang paling… Teruskan Membaca

Tokoh

Abdul Muthalib (3); Mengundi Permata Kota Makkah

“Setelah doanya terkabul, dan misi menggali sumur Zamzam terlaksana, Abdul Muthalib tinggal melunasi nazarnya, yaitu mengorbankan salah satu dari 10 orang putranya di depan Ka’bah.” —Ο—   Menurut riwayat, Abdul Muthalib memiliki beberapa istri dan dari mereka ia dikaruniai banyak anak. Berapa jumlah persis anaknya, tidak ada kesepakatan ulama sejarah di sini. Ada yang mengatakan 18,… Teruskan Membaca

Tokoh

Abdul Muthalib (2); Menggali Sumur Zamzam

“Dalam mimpinya, Abdul Muthalib mendapat perintah menggali kembali sumur Zamzam. Persoalannya, letak sumur Zamzam tersebut tepat berada di antara dua berhala yang biasa disembah oleh masyarakat setempat, yang bernama Ashaf dan Nallah”  —Ο—   Di Makkah, nama Abdul Muthalib semakin masyhur sebagai sosok yang bijaksana dan dermawan. Martabat dan kemuliaan akhlaknya tak bisa disaingi oleh siapapun… Teruskan Membaca

Tokoh

Abdul Muthalib (1); Rantai Nasab yang Mulia

“Sebagaimana  yang Rasulullah SAW ungkapkan, bahwa beliau berasal dari sulbi-sulbi terbaik; salah satunya adalah Abdul Muthalib.”  —Ο—   Setiap kisah yang mengitari kehidupan masa kecil Rasulullah SAW, hampir tidak pernah bisa melewatkan satu nama ini, Abdul Muthalib bin Hasyim. Ia adalah kakek tercinta Rasulullah yang merawatnya dan melindunginya ketika Rasul menjadi yatim piatu. Hingga akhir… Teruskan Membaca

Tokoh

Rabiah Al-Adawiyah Ibu Para Sufi (2) : Perjalanan Spiritual

“Beberapa kejadian setelah tangisan-tangisannya, Rabi’ah sering bermimpi melihat cahaya yang terang yang menyatu ke dalam jiwa dan tubuhnya” –O–   Setelah peristiwa meninggal orang tuanya, Rabi’ah sering menangis, dia menangisi orang tuanya dan terkadang menangis tanpa sebab yang pasti. Sampai akhirnya di satu hari sang kakak sempat bertanya mengapa ia menangis tersedu-sedu “apa yang engkau… Teruskan Membaca

Tokoh

Syeik Ibrahim Zakzaky: Bilal of Today

“Para politisi korup di Nigeria tidak bisa menghentikan penyebaran Islam dengan cara membunuh pengikut Islam sejati. Bagaimanapun, Islam sesungguhnya menyebar sekarang tidak hanya di Nigeria, tapi juga di semua negara Afrika Barat. Segera, warisan Syeik Ibrahim Zakzaky akan mendominasi tidak hanya Nigeria, tapi juga semua negara di Afrika Barat.” —Ο—   Syeik Ibrahim Zakzaky merupakan… Teruskan Membaca