Mozaik Peradaban Islam

Category archive

Tokoh - page 31

Tokoh

Barbarossa, Sang Perompak yang Menjadi Laksamana Ottoman (4): Cakrawala Laut Yang Mengaum

“Barbarossa meninggalkan warisan Angkatan Laut Ottoman yang tidak tertandingi selama berabad-abad mendatang. Pada tahun-tahun setelah kematiannya, angkatan laut Ottoman berkelana ke Atlantik dan masuk ke Samudra Hindia untuk memperluas kekuasaan Turki di negeri yang jauh.” –O– Dalam sejarah kekaisaran Ottoman, kekuatan militer angkatan laut mereka tidak pernah dapat menyaingi kekuatan angkatan daratnya. Sultan Suleiman sebagai… Teruskan Membaca

Tokoh

Barbarossa, Sang Perompak yang Menjadi Laksamana Ottoman (3): Pertempuran Preveza

“Di antara berbagai pertempuran yang pernah dilakukan oleh Barbarossa, pertempuran kali ini adalah pertempuran yang paling bersejarah. Pertempuran terjadi di Preveza (Yunani) pada tanggal 28 September 1538. Secara kuantitas, armada Barbarossa kalah jauh dibandingkan dengan armada musuh. Armada Barbarossa hanya menggunakan galley (kapal laut bertenaga dayung) sebanyak 122 unit, sementara di pihak lawan, mereka menggunakan… Teruskan Membaca

Tokoh

Profil Emas KH. Wahid Hasyim (6): Mementaskan Lakon Agung di Panggung Sejarah (1)

“Persatuan umat Islam ibarat arloji. Satu bagian mendukung bagian yang lain, tanpa ada yang merasa lebih tinggi derajatnya. Semua berperan menggerakkan arloji.” —Ο—   Keputusan Kiai Wahid memilih NU sebagai perahu politiknya, bisa disebut sebagai langkah pertama beliau memasuki panggung sejarah bangsa.  Kehadirannya di NU bukan hanya bermanfaat bagi NU sebagai organisasi tapi juga bagi… Teruskan Membaca

Tokoh

Barbarossa, Sang Perompak yang Menjadi Laksamana Ottoman (2): Ancaman Bagi Eropa

“Barbarossa memenangkan pertempuran dengan Kesatria St. John, sebuah ordo religius militer sisa-sisa Perang Salib. Dengan kemenangan ini, Barbarossa menjadi ancaman bagi seluruh Eropa.” –O– Setelah Aruj menjadi penguasa tanpa gelar di Aljazair, Kekaisaran Ottoman melihat perkembangan ini sebagai kesempatan untuk memperluas pengaruhnya di Afrika Utara. Ottoman kemudian menawarkan dukungan dana dan politik kepada Barbarossa bersaudara.… Teruskan Membaca

Tokoh

Barbarossa, Sang Perompak yang Menjadi Laksamana Ottoman (1)

“Antara tahun 1504 dan 1510, Aruj menggunakan armada kapal untuk membantu mengangkut pengungsi Muslim Moor dari Spanyol ke Afrika Utara. Para pengungsi menyebut dia sebagai Baba Aruj, namun di telinga orang-orang Kristen nama itu terdengar seperti “Barbarossa”, yang dalam bahasa Italia berarti “Janggut Merah”. Secara kebetulan, Aruj dan Khair memang sama-sama memiliki janggut merah, sehingga… Teruskan Membaca

Tokoh

Profil Emas KH. Wahid Hasyim (5): Cinta dan Perjuangan

“Mula-mula saya insaf bahwa tidak ada satupun perhimpunan yang seratus persen memuaskan. Ibaratnya seperti jodoh yang memuaskan sungguh-sungguh kecantikannya, kecerdasannya, rumahnya, saudara-saudaranya, kemenakannya dan lain-lain lagi, pasti tidak terdapat di dunia ini. Oleh karena perhimpunan atau partai yang memuaskan seratus persen itu tidak pernah ada, maka harus dipilih yang paling ringan kekurangan-kekurangannya.” —Ο—   Tampan… Teruskan Membaca

Tokoh

Kisah Bilal bin Rabah (10): Adzan Terakhir yang Tak Pernah Usai

“Sepeninggal Rasulullah, Bilal tidak pernah mau untuk Adzan lagi, dan dia lebih memilih hijrah ke Suriah. Atas permintaan Nabi di dalam mimpi, Bilal berkunjung kembali ke Madinah. Hasan dan Husain meminta Bilal untuk adzan. Ketika sampai kalimat “Asyhadu anna Muhammadan Rasulullah”, Bilal menangis tersedu sedan dan tidak pernah sanggup melanjutkan Adzan.” –O– Rasulullah wafat pada… Teruskan Membaca

Tokoh

Kisah Bilal bin Rabah (9): Adzan Pertama di Mekah

“Bilal menyenandungkan Adzan di atas reruntuhan berhala. Kedua telapak kakinya menginjak bagian-bagian berhala yang telah hancur berserakan, sebuah panorama yang mustahil terjadi di masa sebelumnya.” –O– Hari demi hari berlalu, Bilal bin Rabah terus menemani Rasulullah dalam berbagai kesempatan. Dia tercatat selalu ikut dalam seluruh perjuangan bersenjata umat Islam.[1] Hingga akhirnya tibalah peristiwa Futuh Mekah.… Teruskan Membaca

Tokoh

Profil Emas KH. Wahid Hasyim (4): Mereformasi Pesantren

“Reformasi yang dilakukan oleh Kiai Wahid beberapa dasawarsa silam, menjadikan pesantren memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap perubahan zaman.” —Ο—   Setelah pulang dari berkelana ke beberapa pesantren dan ulama Pulau Jawa, KH. Wahid Hasyim menjadi sosok yang berbeda. Jauh lebih kritis dan luas cakrawalanya. Beliau mengkonsumsi buku-buku bertulis latin dari berbagai bahasa yang tidak… Teruskan Membaca

Tokoh

Kisah Bilal bin Rabah (8): Penyaksian Peristiwa-Peristiwa Kenabian

“Menjelang Subuh, Bilal melewati rumah Fathimah az-Zahra, kemudian dia mendapatkan Fathimah sedang kesulitan karena anaknya menangis, di sisi lain Fathimah juga mesti menggiling gandum. Kemudian dia singgah dan membantu dulu Fathimah, hal itu lah yang menyebabkannya terlambat melakukan shalat Subuh. ‘Apa yang menyebabkanmu terlambat datang?’ kata Nabi. Bilal menjelaskannya. Kemudian Nabi berkata, ‘engkau kasihan kepadanya,… Teruskan Membaca