Mozaik Peradaban Islam

Orientalis

Karen Armstrong (3): Tahun-tahun Kehidupan di Biara

Dilihat dari sisi manapun, orang tua Armstrong adalah jenis orang kebanyakan, mereka suka bersolek, ramah kepada siapapun, dan tidak terlalu alim. Hingga suatu waktu Armstrong memutuskan untuk masuk biara, tentu saja ini sangat mengejutkan bagi mereka. Carol McNicoll, teman sekolah Armstrong sama-sama tidak kalah terkejutnya, dia bercerita, “Karen sangat pintar, dengan kemampuan berpikirnya yang mandiri.… Teruskan Membaca

Sejarah

Pertempuran Talas 751 M (2): Pertempuran Dinasti Abbasiyah melawan Dinasti Tang, Kekalahan Tang

Kisah ini bermula ketika sebuah perselisihan pecah di antara dua kerajaan kecil, Ferghana dan Chach.[1] Orang-orang China mengirim pasukan untuk mendukung Ferghana, sementara Chach meminta bantuan orang-orang Muslim. Pada bulan Juli 751, tentara China dan Abbasiyah bertemu di Sungai Talas di tempat yang sekarang terletak di wilayah perbatasan antara Kazakhstan dan Kirgistan.[2] Sebenarnya belum ada… Teruskan Membaca

Sejarah

Assassin (1)

Kita mungkin sering mendengar kata “Assassin”, kamus Oxford mengartikannya sebagai “A person who murders an important person for political or religious reasons” (orang yang membunuh orang-orang penting demi tujuan politik atau agama). Kata ini juga kerap digunakan sebagai judul dalam film, yang begitu mendengarnya saja, kita langsung bisa membayangkan keseruan aksi laga dan trik-trik misterius… Teruskan Membaca

Sejarah

Invasi Mongol ke Baghdad 1258 M (3)

Setelah menaklukan Baghdad, pasukan Mongol bertolak ke Barat, menuju pusat-pusat peradaban Islam lainnya di Mediterania timur, atau Levant, dan seterusnya ke Mesir. Hanya berselang 2 tahun dari jatuhnya Baghdad, atau pada bulan Maret 1260, dinasti Ayyubiyah di Damaskus jatuh ke tangan bangsa Mongol. Tak lama setelah itu, orang Mongol merebut kota-kota di Palestina, yaitu Nablus… Teruskan Membaca

Sejarah

Pertempuran Talas 751 M (1): Pertempuran Dinasti Abbasiyah melawan Dinasti Tang, Titik Balik Peradaban Islam

Mari kita bayangkan sejenak, seandainya minyak bumi yang selama ribuan tahun sudah ditemukan oleh manusia, namun revolusi industri tidak pernah berlangsung di Eropa, dan mesin-mesin inovatif yang rakus mengkonsumsi minyak bumi tidak pernah dibuat. Mungkin gerak laju peradaban kita tidak akan secepat ini. Hal yang sama juga terjadi dengan “kertas”. Benda ini memang ditemukan oleh… Teruskan Membaca

Studi Islam

Al-Tahtawi; Islam dan Patriotisme (3)

Hukum Alam dan Syariat-Syariat Kegiatan-kegiatan manusia harus menyesuaikan diri dengan penyebab-penyebab yang disebutkan tadi di atas; artinya manusia harus melakukan penelitian terhadapnya; jika tidak maka ia akan menerima hukuman Tuhan lantaran melakukan hal-hal yang bertentangan dengan sang Pencipta penyebab-penyebab itu. Sekedar contoh dapat dikemukakan, jika orang ingin melihat di kegelapan malam dia harus melakukan serangkaian… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Melacak Asal-Usul Habib di Indonesia (1): Siapakah Habib?

Habib, siapakah dia? Gambaran Habib bagi masyarakat Indonesia barangkali adalah seorang laki-laki berwajah Arab, berjanggut, bersorban, dan mengenakan gamis. Namun, di luar soal tampilan, biasanya seorang Habib memiliki banyak sekali jamaah yang rutin menghadiri kegiatan keagamaan yang dilakukan olehnya. Namun siapakah sebenarnya Habib itu? Sejarah mencatat, keberadaan para Habib di Indonesia sudah berlangsung lama sejak… Teruskan Membaca

Studi Islam

Rasa’il Ikhwanus Shafa (3): Visi Politik

Namun di luar keterbukaan mereka di bidang agama, tendensi politik pergerakan mereka tetap menjadi lahan perdebatan. Yang tidak dapat disangkal adalah kenyataan bahwa mereka hidup dalam lingkungan Syiah, meskipun tidak berafiliasi pada sekte manapun. Ditambah lagi, pada masa itu, benturan politik antara penguasa Abbasiah dan kelompok Syiah kerap terjadi dan sudah berlangsung sejak berdirinya dinasti… Teruskan Membaca

Sejarah

Invasi Mongol ke Baghdad 1258 M (2)

Sebelum terjadinya invasi ke Baghdad – dinasti Abbasiyah yang saat itu sedang mengalami era dekandensi yang sangat parah – sebenarnya sudah terbiasa membayar upeti tahunan kepada Mongol. Bahkan pada tahun 1251, pada saat Mongke Khan dilantik menjadi Khan Agung, Abbasiyah mengirimkan delegasinya untuk memberi penghormatan. Namun Monke Khan memiliki kebijakan lain. Baginya, persembahan yang diberikan… Teruskan Membaca

Tasawuf

Perjumpaan dengan Sang Arif; Hagiografi dan Pemikiran Ibn Arabi (7)

Metode ‘menghaluskan’ tubuh paling mudah tentu saja melalui disiplin-disiplin ruhani seperti shalat, puasa, khalwat, menjauhi kesenangan duniawi, menjalani syariat dengan ketat dan sebagainya. Tapi semua ini tentu tak mungkin tanpa tekad (himmah) bahkan hasrat yang membara. Melalui tekad yang bulat dan hasrat itulah manusia tega membelah jasadnya, meringkihkan tubuhnya dan membiarkan hukum-hukum ruh mendominasi sekujur… Teruskan Membaca

Sejarah

Pengumpulan Mushaf Al-Quran

Pada awal kelahiran agama Islam, bangsa Arab tergolong bangsa yang buta huruf, sangat sedikit di antara mereka yang pandai menulis dan membaca. Bahkan, nabi Muhammad Saw sendiri dinyatakan sebagai nabi yang ummi, yang berarti tidak pandai membaca dan menulis.[1] Kondisi ini disebutkan dalam al-Quran surat al-Jumuah ayat (2), yaitu: “Dialah (Allah) yang mengutus kepada kaum… Teruskan Membaca

Tokoh

Kisah Abu Dzar al-Ghifari (2): Gerombolan Perampok itu Telah Menjadi Pembela Kebajikan

Abu Dzar meneriakkan kalimat syahadat dengan keras di Masjidil Haram di hadapan kaum Quraisy, atas tindakannya tersebut dia dipukuli. Berita mengenai peristiwa pemukulan terhadap Abu Dzar oleh kaum Quraisy segera sampai kepada paman Rasulullah, Abbas. Ia segera mendatangi tempat terjadinya peristiwa tersebut. Dia sadar, satu-satunya cara untuk menyelamatkan Abu Dzar hanya dapat dengan cara diplomasi… Teruskan Membaca

Studi Islam

Islam dan Anasir-Anasir Sosialisme (2)

Persaudaraan Persaudaraan dan rasa cinta di antara umat Islam seperti rasa cinta di antara saudara yang sebenar-benarnya. Di dalam Al-Quran terdapat firman Tuhan yang menyatakan, bahwa Tuhan sendiri menaruh kecintaan dan rasa persaudaraan di dalam hatinya tiap-tiap orang Islam untuk mencinta dan merasa bersaudara kepada sesama saudara Islam. “Dan Tuhan menaruh di dalam hati mereka… Teruskan Membaca

Studi Islam

Al-Tahtawi; Islam dan Patriotisme (2)

Peradaban, Islam dan Penalaran Peradaban pada suatu tanah air memerlukan pengabdian dari rakyat yang bertempat tinggal di wilayah tanah air itu berupa instrumen-instrumen yang perlu untuk memperbaiki keadaan mereka secara moral maupun spiritual. Itulah pernyataan yang menunjukan betapa tingginya keinginan mereka untuk memperbaiki moral, kebiasaan, dan pendidikan mereka, dan juga merupakan indikasi akan betapa besarnya… Teruskan Membaca

Sejarah

Invasi Mongol ke Baghdad 1258 M (1)

Penaklukan kota Baghdad oleh tentara Mongol pada tahun 1258, dikenal sebagai titik balik kejadian yang mengubah wajah peradaban Islam hingga hari ini. Ironisnya, durasi penaklukan ini hanya berlangsung selama 13 hari, dari tanggal 29 Januari sampai 10 Februari 1258 M. Dikabarkan, selama berhari-hari pasukan Mongol menyiksa, memperkosa, dan menganiaya penduduk Baghdad tanpa henti. Tidak jelas… Teruskan Membaca

Studi Islam

Rasa’il Ikhwanus Shafa (2): Kitab yang Mengajak untuk tidak Memusuhi Apapun

Pada akhir abad kesembilan belas, sarjana baratlah yang pertama-tama mulai menaruh perhatian serius pada Ikhwan al-Safa’ dan Rasa’il mereka. Di antara kontributor yang terkemuka di Barat yang mempelajari Rasa’il adalah sarjana Jerman Fr. Dieterici. Selama sekitar tiga puluh tahun, dia menerbitkan teks dan studi tentang filsafat Islam dengan Ikhwan al-Safa’ sebagai subjek utama perhatiannya. Dan… Teruskan Membaca

Studi Islam

Sumber Emanasi (al-Isyraq) Suhrawardi (3)

Hikmah al-Isyraq, merupakan salah satu buku yang penyusunannya tidak mengikuti kebiasaan pembagian kepada mantik, ilmu pasti, ilmu alam, dan ilmu ketuhanan. Padahal, pembagian ilmu pasti itu terkadang memang dihapuskan, sebagaimana terdapat pada sebagian besar nash-nash filsafat dalam bahasa Arab lainnya, seperti as-Syifa dan al-Najat yang disusun Ibnu Sina, serta tiga karya besar lainnya yang disusun… Teruskan Membaca

Tokoh

Kisah Abu Dzar al-Ghifari (1): Perantau itu bernama Jundub bin Janadah

Dia datang ke Makkah dari suatu tempat yang jauh. Letih, sakit, dan lelah karena telah melewati padang pasir dengan sinar matahari yang menyengat dan udara yang panas. Namun matanya memancarkan sorot yang bahagia karena dia akan menemui seseorang yang dicarinya. Dia datang ke Makkah dengan menyamar, seolah-olah dia adalah salah seorang peziarah yang hendak menyembah… Teruskan Membaca

Monumental

Universitas Qairouan, Universitas Pertama di Dunia

Universitas Qairouan (Al-Qarawiyyin) adalah Universitas pertama di dunia. Berdasarkan UNESCO dan the book Guinness World Records, Universitas Qairouan adalah Universitas pertama dan juga tertua yang memberikan gelar bagi para lulusannya. Universitas Qairouan didirikan oleh Fatimah al-Fihri, seorang wanita Muslim kaya yang bertekad menggunakan harta warisannya untuk pendidikan. Pada tahun 859, di kota Fes, Maroko, Fatimah… Teruskan Membaca

Studi Islam

Rasa’il Ikhwanus Shafa (1): Sebuah Adikarya, Kitab Rujukan Paling Misterius

Dalam khasanah pemikiran Islam, banyak sekali karya-karya agung dan berpengaruh yang lahir dari para pemikir-pemikir terkenal. Sebut saja kitab Ihya ‘Ulumuddin karya Al Ghazali, atau Mukadimah karya Ibnu Khaldun. Namun, disebutkan ada satu adikarya pemikir muslim yang sangat berpengaruh, tapi sampai hari ini tidak diketahui secara pasti siapa penulisnya. Karya ini dikenal dengan Rasa’il al-Ikhwan… Teruskan Membaca