Mozaik Peradaban Islam

Sejarah

Piagam Madinah; Sebuah Model Konstitusi Tertulis Pertama Dalam Sejarah (3)

Pada artikel sebelumnya kita sudah membahas mengenai sejarah dan dasar-dasar dibuatnya Piagam Madinah, berikut ini adalah isi dari Piagam Madinah yang di dalamnya terkandung sebanyak 47 Pasal : PIAGAM MADINAH Pembukaan بسم الله الرحمن الرحيم هذا كتاب من محمد النبي صلىالله عليه وسلم بين المؤمنين والمسلمين من قريش ويثرب ومن تبعهم فلحق بهم وجاهد معهم.… Teruskan Membaca

Tokoh

Mansa Musa (1): Orang Terkaya Sepanjang Masa

Ketika kita memikirkan orang terkaya sepanjang masa di dunia, nama seperti Bill Gates, Warren Buffet dan John D Rockefeller mungkin segera muncul dalam pikiran. Atau bila kita menjelajah lebih jauh lagi ke masa lalu, nama-nama seperti Fir’aun dan Qarun mungkin yang akan muncul, meski sulit dipahami bagaimana mengukur kekayaan Qarun yang Al-Quran pun menceritakannya. Dalam… Teruskan Membaca

Arsitektur

Masjid Tertua di China

Masjid Raya Guangzhou, atau dikenal juga dengan Masjid Huaisheng Mosque atau Masjid Guangta yang berarti Masjid Menara Cahaya, berdiri pada tahun 630 M, pada masa kekaisaran Dinasti Tang di China, atau semasa Kekhalifahan Usman bin Affan di dunia Islam. Melihat dari tahun pembangunannya, dapat dikatakan bahwa ini adalah masjid tertua di China dan Asia Timur,… Teruskan Membaca

Kaligrafi

Sekolah Kaligrafi Islam (4): Tinta dan Wadahnya

Dalam dunia kaligrafi, terciptanya karya seni yang bernilai tinggi mesti didukung juga oleh alat-alat yang berkualitas tinggi. Ada tiga alat kaligrafi yang dianggap penting untuk terciptanya karya kaligrafi yang bernilai tinggi, yaitu: pena, tinta, dan wadah tinta (dawat). Sebelumnya kita sudah membahas mengenai pena dan mengetahui bahwa pena adalah salah satu elemen terpenting dalam kaligrafi.… Teruskan Membaca

Tokoh

HOS. Tjokroaminoto (2)

Kongres SDI di Surabaya pada tahun 1912 adalah merupakan salah satu keputusan yang sangat bersejarah, karena dalam kongres itu nama Sarekat Dagang Islam (SDI) berubah menjadi Sarekat Islam (SI). Dan mengubah konsep pergerakan di bidang ekonomi menjadi organisasi pergerakan yang beroritentasi pada sosial-politik.  Lewat kongres itu pula H. Samanhudi menyerahkan kursi kepemimpinan SI kepada Tjokroaminoto.… Teruskan Membaca

Sejarah

Seputar Masuknya Islam Ke China (1)

Berdasarkan catatan sejarah, terdapat setidaknya dua jalur utama masuknya Islam ke China. Pertama, adalah rute jalur darat, yang dikenal dengan Jalur Sutra (Silk Route). Kedua, adalah rute jalur laut, atau Jalur Rempah-rempah (Spice Route). Jalur Sutra Alkisah, Kaisar Dinasti Han yang bernama Kaisar Wudi, menerima suatu informasi intelijen terkait adanya suku Yuezhi yang merupakan salah… Teruskan Membaca

Sejarah

Piagam Madinah; Sebuah Model Konstitusi Tertulis Pertama Dalam Sejarah (2)

Beberapa ahli memberikan nama-nama yang berbeda kepada Shahifat. Ada yang menyebutnya “perjanjian” (treaty), karena nabi membuat perjanjian persahabatan antara Muhajirin dan Ansar sebagai Komunitas Islam di satu pihak dan antara kaum muslimin dan kaum Yahudi serta sekutu-sekutu mereka di pihak lain agar mereka terhindar dari pertentangan suku serta bersama-sama mempertahankan keamanan kota Madinah dari serangan… Teruskan Membaca

Kaligrafi

Sekolah Kaligrafi Islam (3): Pena

Kaligrafi Islam bukan saja menghasilkan karya tulisnya yang bernilai seni tinggi, tetapi juga alat-alat penunjangnya. Perumpamaan di masa kini, seorang musisi tidak hanya menghasilkan musik yang melegenda, tetapi segala sesuatu alat musik yang digunakan si musisi untuk menciptakan komposisi musik menjadi bernilai sangat tinggi sepeninggalnya. Misalnya saja, pada tahun 2005, Eric Clapton, gitaris Blues asal… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Tentang Masuknya Islam ke Nusantara (3)

Menariknya, sirkulasi pelayaran di Samudera Hindia dipengaruhi oleh peredaran angin yang dikenal dengan angin muson atau monsoon. Kata “muson” berasal dari sebuah kata dalam bahasa Arab (mosem), yang berarti musim. Angin muson biasanya merujuk pada perubahan musiman arah angin di sepanjang pesisir Samudera Hindia, khususnya di laut Arab, yang bertiup dari arah barat daya di… Teruskan Membaca

Tokoh

HOS. Tjokroaminoto (1)

Seorang pemimpin nasionalis berkebangsaan Belanda, P.F. Dahler, menyebut Tjokroaminoto sebagai seorang “harimau mimbar”, yang pidato-pidatonya dapat memukau pendengarnya sampai berjam-jam. Dengan postur tubuh yang tegap, penampilan yang berwibawa, dilengkapi dengan suara yang berat dan bahasa yang teratur membuat beribu-ribu hadirin harus terpaku mendengarnya kendati panas terik membakar mereka. Salah seorang yang mengikuti jejaknya adalah muridnya… Teruskan Membaca

Sejarah

Piagam Madinah; Sebuah Model Konstitusi Tertulis Pertama Dalam Sejarah (1)

Catatan historis timbulnya Negara konstitusional, sebenarnya merupakan proses sejarah yang panjang dan selalu menarik untuk dikaji. Jauh sebelum pemikir-pemikir Barat mengemukakan temuan mereka atas berbagai konstitusi di Yunani, sejarah Islam telah mencatat bahwa sejak zaman Rosulullah Muhammad Saw telah lahir konstitusi tulis yang pertama, yang kemudian dikenal dengan Konstitusi Madinah atau ada juga yang menyebutnya… Teruskan Membaca

Tasawuf

Perjumpaan dengan Sang Arif; Hagiografi dan Pemikiran Ibn Arabi (5)  

Sobat, pengalaman ruhani memang tak bisa sepenuhnya berlangsung dalam ruang dan waktu yang kita kenal. Ia berlangsung di ‘ruang dan waktu’ yang subjektif—ruang yang tak mengenal disini-disana dan waktu yang tak mengenal kategori tadi-sekarang-nanti. Kekuatan subjektif seorang pesuluk sering menabrak batasan-batasan objektif semisal ini, sehingga ruang, waktu dan gravitasi seolah leleh dan mengalir tak beraturan… Teruskan Membaca

Sejarah

Sirah Rasul: Terobosan Besar Hijrah (6)

Sumpah Setia tanpa Pamrih Kehadiran al-Abbas dan ceramahnya yang menjadi pembuka pertemuan itu harus dilihat dari sudut pandang perkembangan masa depan hubungan antara negara yang belum lahir dan kaum Quraisy. Apa yang akan berlangsung adalah penegasan kembali kesetiaan yang radikal. Dalam masyarakat kesukuan Arab, kejadian itu tentu sangat serius. Al-Abbas mengawalinya dengan menekankan bahwa sejauh… Teruskan Membaca

Kaligrafi

Sekolah Kaligrafi Islam (2): Disiplin Seorang Murid

Khattat (bahasa Arab) berarti Kaligrafer. Menjadi seorang Khattat bukanlah sesuatu yang mudah, dia membutuhkan proses-proses belajar dan pelatihan yang panjang disertai disiplin yang tinggi. Bagaimana tidak, karena tujuan akhir dari seorang khattat adalah kemampuan untuk menulis ayat suci yang benar, dan tidak hanya sekedar benar, tetapi juga harus indah. Dengan demikian, seorang khattat, selain harus… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Syeik Abdurrauf dan Tafsir Alquran Pertama Di Nusantara

Prof. Hamka dalam salah satu prasarannya di Seminar Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia tahun 1980, menyatakan bahwa tafsir Alquran tertua yang memuat lengkap 30 Juz, dengan ditulis dalam bahasa Melayu adalah Kitab tafsir Tarjuman al-Mustafid yang ditulis oleh ‘Abd ar-Ra’uf bin ‘Ali al-Jawiyy al-Fansuriyy as-Sinkiliyy, atau dikenal dengan Syeik Abdurrauf al-Sinkily yang diperkirakan… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Tentang Masuknya Islam ke Nusantara (2)

Islam dan Manusia Nusantara sudah melekat demikian intim selama ratusan tahun, keduanya merupakan sokoguru peradaban nusantara, bahkan membidani lahirnya NKRI. Namun selama masa penjajahan kolonial Belanda, sejarah Islam dan Nusantara dibelokkan, serta ditulis ulang oleh kaum orientalis untuk kepentingan kolonialisme. Sehingga sejarah Islam Nusantara menjadi pincang dan kurang objektif. Dalam kerangka inilah upaya penelusuran kembali… Teruskan Membaca

Kaligrafi

Kaligrafi ‘Allah’ dalam Peninggalan Bangsa Viking (3): Bantahan para Ahli

Temuan Annika Larsson mengenai lafadz ‘Allah’ dan ‘Ali’ yang disulam pada sebuah pakaian jenazah Viking kuno peninggalan abad ke-9 dan ke-10 mendapat bantahan dari seorang ahli. Dia adalah Stephennie Mulder, seorang Professor Seni dan Arsitektur Islam dari Universitas Texas, Austin, Amerika Serikat. Mulder menganggap bahwa isu yang diangkat oleh Larsson lebih besar motivasi politiknya ketimbang… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Tentang Masuknya Islam ke Nusantara (1)

Pada 24 Maret 2017 lalu, Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengunjungi kawasan objek wisata religi Pemakaman Mahligai Barus, di Desa Sihorbo, Kecamatan Barus Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah. Di areal pemakaman Mahligai Barus yang terbentang di atas bukit seluas 3 hektare tersebut terdapat sejumlah makam ulama besar asal Timur Tengah. Jokowi mengatakan lokasi… Teruskan Membaca

Kaligrafi

Sekolah Kaligrafi Islam (1): Jembatan Menuju Sukses

“Ketika kau ingin tujuan dari perjuanganmu tercapai, jangan berbalik menjauh dari gurumu. Ajari anakmu menulis, dan ajari juga keluarga dan kerabatmu…., karena menulis akan membawamu kepada keberuntungan terbaik dan bangkit ke kedudukan tinggi bagi dia yang tidak memiliki kualifikasi: ini adalah keahlian, keahlian yang diberkahi di antara keahlian lainnya, dan dengan itu kelas bawah mampu… Teruskan Membaca

Kaligrafi

Kaligrafi ‘Allah’ dalam Peninggalan Bangsa Viking (2): Awal Mula Temuan

Di Museum Enköping, Swedia, tersimpan kain dan pakaian dari hasil pembongkaran makam bangsa Viking dari abad ke-10 dan ke-11. Benda-benda tersebut berasal dari komplek pemakaman Viking di daerah Birka dan Gamla Uppsala, Swedia. Benda tersebut disimpan di Museum selama 100 tahun. Semua peneliti beranggapan bahwa kain dan pakaian tersebut sama saja dengan peninggalan bersejarah bangsa… Teruskan Membaca