Mozaik Peradaban Islam

Studi Islam

Kematian Manusia: Sebuah Karikatur (4)

  Oleh: Musa Kazhim “Humanisme Renaisans adalah “ibu kandung” darwinisme, kapitalisme, dan kolonialisme. Nalar pemikiran-pemikiran inilah, yang memantik impuls orang Eropa untuk menggelar perbudakan dan mengobarkan kekerasan di jagat raya.” —Ο— Ekses-ekses Penuhanan manusia meniscayakan kekuasaan dan kekayaan dan kehancuran manusia itu sendiri. Yang berlaku adalah hukum: lebih besar kekuasaan dan kekayaan, lebih layak manusia untuk… Teruskan Membaca

Tokoh

Kisah Abu Dzar al-Ghifari (6): Bertemu Muawiyah

“Abu Dzar berkata kepada Muawiyah, ‘apakah tuan-tuan yang sewaktu Quran diturunkan kepada Rasulullah, dia (harta kekayaan) berada di lingkungan tuan-tuan?’” –O– Abu Dzar al-Ghifari telah tiba di Suriah, tempat di mana Gubernur Muawiyah bin Abu Sufyan berkuasa. Menurut Tarikh Abul Fida, kejadian tersebut terjadi pada tahun 30 Hijriyah.[1] Di sana rakyat jelata telah menyambut kedatangannya,… Teruskan Membaca

Negara Islam

Titik Balik Sejarah Islam Modern (5): Berdirinya Negara Arab Saudi

“Sejarah Arab Saudi modern dimulai pada tahun 1902 ketika Abdul Aziz Al-Sa’ud bersama sekelompok pengikutnya merebut kota Riyadh, dan mengembalikannya ke dalam kendali keluarga Saud. Di tangannya-lah visi perjanjian antara Muhammad ibn Saud dengan Muhammad ibn ‘Abd al-Wahhab pada dua abad sebelumnya menjadi kenyataan.” —Ο—   Abdul Aziz al Sa’ud adalah putra dari Abdurrahman, pemimpin terakhir… Teruskan Membaca

Mualaf

Mengenal Abdul Karim Oey (3): Perjuangan Kemerdekaan

“Pasca agresi militer Belanda ke-2,  Oey menjadi buronan tentara Belanda. Mengetahui hal ini, dia melarikan diri ke pedalaman Bengkulu.” –O– Tiga bulan setelah proklamasi, tepatnya pada tanggal 7 November 1945 berdiri sebuah Partai Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi) di Yogyakarta. Pada tahun 1946, Masyumi didirikan juga di Bengkulu, di sana Abdul Karim Oey Tjeng Hien… Teruskan Membaca

Tokoh

Kisah Abu Dzar al-Ghifari (5): Situasi Politik Pada Saat Itu (2)

“Ustman bin Affan berkata kepada Ali bin Abu Thalib, ‘tidakkah engkau ketahui bahwa Umar mengangkat Muawiyah menjadi gubernur selama masa pemerintahannya, maka patutkah aku disalahkan jika aku mengangkatnya juga?’ Ali menjawab, ‘Tetapi tahukah engkau? Bahwa takutnya Muawiyah kepada Umar lebih besar daripada takutnya budak Umar.’” –O– Dalam kitabnya Ibnu Katsir menceritakan dialog yang terjadi di… Teruskan Membaca

Sejarah

The British East India Company (1); Kuda Troya Kapitalisme Pertama Bangsa Eropa

“The British East India Company, adalah awal mula hikayat imperialism dan kolonialisme bangsa Eropa di kawasan Asia dan Afrika. Bagi Timur Tengah, inilah pintu masuk, sehingga kemudian Inggris dapat memiliki kendali atas Oman, Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, Kuwait, Irak, Yordania, dan Palestina, atau apa yang sekarang kita kenal Israel.”  —Ο—   Mungkin kita pernah… Teruskan Membaca

Tokoh

Kisah Abu Dzar al-Ghifari (4): Situasi Politik Pada Saat Itu (1)

“Untuk dapat memahami tindak perilaku Abu Dzar al-Ghifari, latar belakang situasi politik dan kultural di masa itu perlu digambarkan. Artikel ini dibuat dalam rangka memberikan penggambaran latar belakang yang terjadi di masa ketika Abu Dzar berkeliling ke penjuru negeri untuk melaksanakan syi’arnya” –O– Sepeninggal Nabi Muhammad SAW, Islam telah menyebar luas dan berkembang pesat. Islam… Teruskan Membaca

Budaya Islam

Sejumlah Sumbangan Dunia Islam Bagi Peradaban Modern (6)

“Pena yang sekarang kita gunakan, sebuah alat sederhana namun sangat fundamental dalam menopang peradaban modern. Alat ini pertama kali dibuat oleh salah satu Khalifah Fatimiyah di Mesir pada abad ke 10.” —Ο—   Kincir angin Taukah anda, bahwa 8% dari total listrik yang dikonsumi masyarakat di benua Eropa, bersumber dari tenaga angin? Pada bulan desember… Teruskan Membaca

Mualaf

Mengenal Abdul Karim Oey (2): Masuk Islam

“Oey Tiang Seng: ‘Ananda adalah orang yang mampu, orang keturunan baik-baik mengapa mau masuk suku Melayu, pakaian jorok dan serba buruk itu.'” –O– Di Bintuhan usaha Oey Tjeng Hien berkembang pesat. Dia telah menjadi pengusaha yang sukses dan kaya raya,  tapi hatinya terasa kosong dan hampa. Pegangan batin yang dia bawa dari Padang adalah kepercayaannya… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kematian Manusia: Sebuah Karikatur (3)

  Oleh: Musa Kazhim  “Ketika sisi kualitatif dinegasikan, kehidupan menjadi DNA dan partikel-partikel kuantitatif atau gumpalan energi yang terkurung dalam penjara molekular-molekular yang memilukan. Saintisme menggantikan agama, dan fungsi-fungsi kependetaan beralih ke bahu para ilmuwan.” —Ο—   Pendekatan kuantitatif terhadap alam menafikan sisi kualitatif kehidupan, sehingga ajaran benar-salah dan baik-buruk digantikan mencekik semua orang yang… Teruskan Membaca

Pilihan

Tasawuf

Muhammad Sang Cahaya

“Betapapun tingginya dan agungnya Nabi Muhammad SAW sebagai utusan-Nya untuk menerangi alam raya, beliau tetap harus ditegaskan sebagai ‘abduhu (hamba-Nya). Dan, menurut … Teruskan Membaca

Arsitektur

Budaya Islam

Nusantara

Kaligrafi

Monumental

Mualaf

Negara Islam

Orientalis

Sejarah