Mozaik Peradaban Islam

Islam Nusantara

Penyebaran Islam di Tanah Sunda (2): Para Perintis

“Masuknya Islam di Jawa Barat tidak bisa dilepaskan dari jasa-jasa para perintis seperti Bratalegawa, Syekh Quro, Pangeran Walangsungsang dan Syekh Nurjati. Atas Jasa dan dari keturunan merekalah Islam menyebar dari pesisir sampai pedalaman Tanah Pasundan” —Ο—   Agama Islam baru masuk ke daerah Jawa Barat antara akhir abad ke-14 dan awal abad ke-15. Beberapa tokoh… Teruskan Membaca

Tokoh

Kisah Abu Dzar al-Ghifari (7): Perintah Pergi ke Rabzah

“Abu Dzar bertanya, ‘katakan kepadaku ke mana aku harus pergi. Apakah aku harus pergi ke hutan?’ Kemudian Ustman menjawab, ‘aku memberimu perintah untuk pergi ke Rabzah.’” –O– Tibalah Abu Dzar di Madinah atas panggilan Ustman bin Affan. Sebelumnya Ustman telah mendapatkan informasi bahwa Abu Dzar mendapat dukungan dari masyarakat banyak. Ustman berpendapat bahwa apa yang… Teruskan Membaca

Budaya Islam

Sejumlah Sumbangan Dunia Islam Bagi Peradaban Modern (7)

“Bayangkan, dunia yang kita huni sekarang, seandainya bubuk mesiu tidak pernah ada atau ditemukan? Atau bayangkan peradaban modern tanpa ditunjang oleh sistem pengetahuan matematika dan algoritma. Lalu apa makna kemodernan tanpa sistem perhitungan, tanpa kalkukasi yang persisi?”.  —Ο—   Sistem Penomoran Apa jadinya peradaban kita sekarang bila sistem perhitungan atau algoritma tidak pernah ditemukan? Mungkin… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Penyebaran Islam di Tanah Sunda (1): Kerajaan dan Agama pra-Islam

“Sebelum datangnya Islam, masyarakat Sunda memang sudah menjadi masyarakat yang religius. Berbagai artefak yang ditemukan menunjukkan bahwa di tanah ini pernah hidup beberapa kepercayaan, mulai dari kepercayaan kepada roh-roh, hingga agama Hindu yang pernah menjadi agama resmi kerajaan.” —Ο—   Bumi Jawa Barat merupakan bagian dari Sunda Island, yang luas wilayahnya hampir sepertiga dari Pulau… Teruskan Membaca

Kaligrafi

Al-Akbar, Al-Quran Raksasa dari Palembang yang Mendunia (1)

“Adalah Turki dan Persia, dua negara di masa lalu yang memiliki nama paling termasyur dalam sejarah kaligrafi. Tetapi jangan salah, di masa kekinian Indonesia juga dapat mengambil peran sebagai salah satu negara yang membuat suatu terobosan baru dalam sejarah kaligrafi dan berkelas dunia. Di Palembang, Sumatra Selatan, terdapat sebuah Al-Quran yang terbuat dari ukiran kayu… Teruskan Membaca

Sejarah

The British East India Company (2): Meraba Rute Perdagangan  

“Setelah BEIC melejit pamornya, dan India pun menempati urutan tertinggi dari skala prioritas Kerajaan Inggris. Masalah kemudian muncul. Bagaimana mencari dan mengamankan rute perdagangan, agar asset kerajaan yang berjarak ribuan kilometer ini tetap aman?” —Ο—   Kisah bermula ketika pada tahun 1800-an teknologi kapal layar digantikan oleh kapal uap yang berbahan bakar batu bara. Pada… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kematian Manusia: Sebuah Karikatur (4)

  Oleh: Musa Kazhim “Humanisme Renaisans adalah “ibu kandung” darwinisme, kapitalisme, dan kolonialisme. Nalar pemikiran-pemikiran inilah, yang memantik impuls orang Eropa untuk menggelar perbudakan dan mengobarkan kekerasan di jagat raya.” —Ο— Ekses-ekses Penuhanan manusia meniscayakan kekuasaan dan kekayaan dan kehancuran manusia itu sendiri. Yang berlaku adalah hukum: lebih besar kekuasaan dan kekayaan, lebih layak manusia untuk… Teruskan Membaca

Tokoh

Kisah Abu Dzar al-Ghifari (6): Bertemu Muawiyah

“Abu Dzar berkata kepada Muawiyah, ‘apakah tuan-tuan yang sewaktu Quran diturunkan kepada Rasulullah, dia (harta kekayaan) berada di lingkungan tuan-tuan?’” –O– Abu Dzar al-Ghifari telah tiba di Suriah, tempat di mana Gubernur Muawiyah bin Abu Sufyan berkuasa. Menurut Tarikh Abul Fida, kejadian tersebut terjadi pada tahun 30 Hijriyah.[1] Di sana rakyat jelata telah menyambut kedatangannya,… Teruskan Membaca

Negara Islam

Titik Balik Sejarah Islam Modern (5): Berdirinya Negara Arab Saudi

“Sejarah Arab Saudi modern dimulai pada tahun 1902 ketika Abdul Aziz Al-Sa’ud bersama sekelompok pengikutnya merebut kota Riyadh, dan mengembalikannya ke dalam kendali keluarga Saud. Di tangannya-lah visi perjanjian antara Muhammad ibn Saud dengan Muhammad ibn ‘Abd al-Wahhab pada dua abad sebelumnya menjadi kenyataan.” —Ο—   Abdul Aziz al Sa’ud adalah putra dari Abdurrahman, pemimpin terakhir… Teruskan Membaca

Mualaf

Mengenal Abdul Karim Oey (3): Perjuangan Kemerdekaan

“Pasca agresi militer Belanda ke-2,  Oey menjadi buronan tentara Belanda. Mengetahui hal ini, dia melarikan diri ke pedalaman Bengkulu.” –O– Tiga bulan setelah proklamasi, tepatnya pada tanggal 7 November 1945 berdiri sebuah Partai Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi) di Yogyakarta. Pada tahun 1946, Masyumi didirikan juga di Bengkulu, di sana Abdul Karim Oey Tjeng Hien… Teruskan Membaca

Pilihan

Tasawuf

Muhammad Sang Cahaya

“Betapapun tingginya dan agungnya Nabi Muhammad SAW sebagai utusan-Nya untuk menerangi alam raya, beliau tetap harus ditegaskan sebagai ‘abduhu (hamba-Nya). Dan, menurut … Teruskan Membaca

Arsitektur

Budaya Islam

Nusantara

Kaligrafi

Monumental

Mualaf

Negara Islam

Orientalis

Sejarah

Sejarah

Kesultanan Malaka (1)

Dalam sejarah perkembangan Islam di Nusantara, sejarawan nyaris tak mungkin melewatkan arti penting dari Kesultanan Malaka. Kedudukan sebagai salah satu pusat perdagangan … Teruskan Membaca