Mozaik Peradaban Islam

Tokoh

HOS. Tjokroaminoto (1)

Seorang pemimpin nasionalis berkebangsaan Belanda, P.F. Dahler, menyebut Tjokroaminoto sebagai seorang “harimau mimbar”, yang pidato-pidatonya dapat memukau pendengarnya sampai berjam-jam. Dengan postur tubuh yang tegap, penampilan yang berwibawa, dilengkapi dengan suara yang berat dan bahasa yang teratur membuat beribu-ribu hadirin harus terpaku mendengarnya kendati panas terik membakar mereka. Salah seorang yang mengikuti jejaknya adalah muridnya… Teruskan Membaca

Sejarah

Piagam Madinah; Sebuah Model Konstitusi Tertulis Pertama Dalam Sejarah (1)

Catatan historis timbulnya Negara konstitusional, sebenarnya merupakan proses sejarah yang panjang dan selalu menarik untuk dikaji. Jauh sebelum pemikir-pemikir Barat mengemukakan temuan mereka atas berbagai konstitusi di Yunani, sejarah Islam telah mencatat bahwa sejak zaman Rosulullah Muhammad Saw telah lahir konstitusi tulis yang pertama, yang kemudian dikenal dengan Konstitusi Madinah atau ada juga yang menyebutnya… Teruskan Membaca

Tasawuf

Perjumpaan dengan Sang Arif; Hagiografi dan Pemikiran Ibn Arabi (5)  

  Oleh : Musa Kazhim “Sobat, pengalaman ruhani memang tak bisa sepenuhnya berlangsung dalam ruang dan waktu yang kita kenal. Ia berlangsung di ‘ruang dan waktu’ yang subjektif—ruang yang tak mengenal disini-disana dan waktu yang tak mengenal kategori tadi-sekarang-nanti. Kekuatan subjektif seorang pesuluk sering menabrak batasan-batasan objektif semisal ini, sehingga ruang, waktu dan gravitasi seolah… Teruskan Membaca

Sejarah

Sirah Rasul; Terobosan Besar Hijrah (6)

Sumpah Setia tanpa Pamrih Kehadiran al-Abbas dan ceramahnya yang menjadi pembuka pertemuan itu harus dilihat dari sudut pandang perkembangan masa depan hubungan antara negara yang belum lahir dan kaum Quraisy. Apa yang akan berlangsung adalah penegasan kembali kesetiaan yang radikal. Dalam masyarakat kesukuan Arab, kejadian itu tentu sangat serius. Al-Abbas mengawalinya dengan menekankan bahwa sejauh… Teruskan Membaca

Kaligrafi

Sekolah Kaligrafi Islam (2): Disiplin Seorang Murid

Khattat (bahasa Arab) berarti Kaligrafer. Menjadi seorang Khattat bukanlah sesuatu yang mudah, dia membutuhkan proses-proses belajar dan pelatihan yang panjang disertai disiplin yang tinggi. Bagaimana tidak, karena tujuan akhir dari seorang khattat adalah kemampuan untuk menulis ayat suci yang benar, dan tidak hanya sekedar benar, tetapi juga harus indah. Dengan demikian, seorang khattat, selain harus… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Syeik Abdurrauf dan Tafsir Al Quran Pertama Di Nusantara

Prof. Hamka dalam salah satu prasarannya di Seminar Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia tahun 1980, menyatakan bahwa tafsir Al Quran tertua yang memuat lengkap 30 Juz, dengan ditulis dalam bahasa Melayu adalah Kitab tafsir Tarjuman al-Mustafid yang ditulis oleh ‘Abd ar-Ra’uf bin ‘Ali al-Jawiyy al-Fansuriyy as-Sinkiliyy, atau dikenal dengan Syeik Abdurrauf al-Sinkily yang… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Tentang Masuknya Islam ke Nusantara (2)

Islam dan Manusia Nusantara sudah melekat demikian intim selama ratusan tahun, keduanya merupakan sokoguru peradaban nusantara, bahkan membidani lahirnya NKRI. Namun selama masa penjajahan kolonial Belanda, sejarah Islam dan Nusantara dibelokkan, serta ditulis ulang oleh kaum orientalis untuk kepentingan kolonialisme. Sehingga sejarah Islam Nusantara menjadi pincang dan kurang objektif. Dalam kerangka inilah upaya penelusuran kembali… Teruskan Membaca

Kaligrafi

Kaligrafi ‘Allah’ dalam Peninggalan Bangsa Viking (3): Bantahan para Ahli

Temuan Annika Larsson mengenai lafadz ‘Allah’ dan ‘Ali’ yang disulam pada sebuah pakaian jenazah Viking kuno peninggalan abad ke-9 dan ke-10 mendapat bantahan dari seorang ahli. Dia adalah Stephennie Mulder, seorang Professor Seni dan Arsitektur Islam dari Universitas Texas, Austin, Amerika Serikat. Mulder menganggap bahwa isu yang diangkat oleh Larsson lebih besar motivasi politiknya ketimbang… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Tentang Masuknya Islam ke Nusantara (1)

Pada 24 Maret 2017 lalu, Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengunjungi kawasan objek wisata religi Pemakaman Mahligai Barus, di Desa Sihorbo, Kecamatan Barus Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah. Di areal pemakaman Mahligai Barus yang terbentang di atas bukit seluas 3 hektare tersebut terdapat sejumlah makam ulama besar asal Timur Tengah. Jokowi mengatakan lokasi… Teruskan Membaca

Kaligrafi

Sekolah Kaligrafi Islam (1): Jembatan Menuju Sukses

“Ketika kau ingin tujuan dari perjuanganmu tercapai, jangan berbalik menjauh dari gurumu. Ajari anakmu menulis, dan ajari juga keluarga dan kerabatmu…., karena menulis akan membawamu kepada keberuntungan terbaik dan bangkit ke kedudukan tinggi bagi dia yang tidak memiliki kualifikasi: ini adalah keahlian, keahlian yang diberkahi di antara keahlian lainnya, dan dengan itu kelas bawah mampu… Teruskan Membaca

Pilihan

Tasawuf

Muhammad Sang Cahaya

“Betapapun tingginya dan agungnya Nabi Muhammad SAW sebagai utusan-Nya untuk menerangi alam raya, beliau tetap harus ditegaskan sebagai ‘abduhu (hamba-Nya). Dan, menurut … Teruskan Membaca

Arsitektur

Budaya Islam

Nusantara

Kaligrafi

Monumental

Mualaf

Negara Islam

Orientalis

Sejarah