Mozaik Peradaban Islam

Tag archive

Ilmu

Mengenal Allah (3): Pangkal Agama adalah Ilmu

in Tasawuf

“Pangkal agama ialah Makrifat tentang Dia.” ~ Ali bin Abi Thalib ra dalam Nahjul Balaghah ~ Setelah mengenal prinsip-prinsip perjalanan menuju Allah, pertanyaan selanjutnya dengan sarana apa kita melangkah? Jika menyelami hadis Nabi Muhammad saw, begitu juga sikap dan tutur kata Ahlulbait-nya[1], kita akan menemukan bahwa betapa mereka menekankan pentingnya ilmu pengetahuan. Dengan ilmu, mereka…

Teruskan Membaca

Kitab Al-Luma’ fi At-Tashawwuf Karya Abu Nasr as-Sarraj (16): Bab 52, Perbedaan Tafsir Sufistik

in Pustaka

Al-Junaid, berkata, “Orang faqir yang sebenarnya adalah orang yang tidak merasa cukup dengan sesuatu, namun segala sesuatu merasa cukup dengannya.” Bab 52: Tentang Alasan Perbedaan Pendapat di Kalangan Ahli Hakikat Ihwal Tafsiran Mendalam Atas Pengertian-pengertian Ajaran-ajaran dan Kondisi Spiritual Mereka Berkata syaikh (Abu Nashr Al-Sarraj), semoga Allah merahmatinya: Ketahuilah—semoga Allah membenarkan pemahamanmu dan melenyapkan tipu…

Teruskan Membaca

Kitab Al-Luma’ fi At-Tashawwuf Karya Abu Nasr as-Sarraj (15): Bab 51, Tafsir Alquran Kaum Sufi

in Pustaka

Allah akan mewariskan ilmu yang sebelumnya tidak mereka keta­hui, yakni yang Allah bukakan untuk orang-orang pilihan-Nya. Bab 51: Bagaimana Kaum Sufi Mengambil Penafsiran yang Tepat dalam Memahami Alquran, Hadis dan Sumber-sumber lain serta pelbagai Metode Tafsir mereka Syaikh [Abu Nashir Al-Sarraj] berkata, sebagai jawaban atas pertanyaan makna ‘penafsiran mendalam’ (deeper interpretations), bahwa istilah tersebut merujuk…

Teruskan Membaca

Kitab Al-Luma’ fi At-Tashawwuf Karya Abu Nasr as-Sarraj (12): Bab 16, Hakikat Spiritual Makrifat (2)

in Pustaka

Abu al-Husain Al-Nuri berkata, “Apa makna ketidakbermulaan tanpa ketidakberakhiran? Di antara keduanya tidak ada pembatas, sebagaimana yang awal adalah yang akhir, dan yang akhir adalah yang awal.” Seseorang bertanya pada Abu al-Husain Al-Nuri,[1] semoga Allah merahmatinya, “Bagaimana akal tidak sanggup memahami-Nya, padahal Allah hanya dapat diketahui dengan akal?” Dia menjawab, “Bagaimana sesuatu yang memiliki batas…

Teruskan Membaca

Kitab Al-Luma’ fi At-Tashawwuf Karya Abu Nasr as-Sarraj (11): Bab 16, Hakikat Spiritual Makrifat (1)

in Pustaka

Ahmad bin Atha berkata, tak ada jalan untuk menuju makrifat Hakikat karena tidak mungkin untuk menembus keabadian Ilahi. Bab 16: Penjelasan atas Apa yang Kaum Sufi Katakan tentang Hakikat Spiritual Makrifat dan Sifat-Sifat Orang Arif Seseorang bertanya pada Abu Said al-Kharraz,[1] semoga Allah merahmatinya, tentang makrifat. Dia menjawab, “Makrifat itu datang lewat dua sisi: pertama,…

Teruskan Membaca

Sepuluh Jurus Ilmu Kebal Warisan Rasulullah

in Ramadania

Dalam tulisan ini akan diuraikan kesaktian luar biasa yang sangat penting untuk dimiliki, khususnya bagi mereka yang berkecimpung dalam dunia dakwah. Ilmu ini adalah ilmu kebal yang diajarkan dan diwariskan Rasulullah SAW kepada para sahabatnya. Manusia selalu berusaha dengan berbagai macam cara untuk melindungi dirinya dari gangguan dan kejahatan orang lain. Banyak cara yang ditempuh…

Teruskan Membaca

Kitab Al-Luma’ fi At-Tashawwuf Karya Abu Nasr as-Sarraj (10): Bab 12, Ilmu Batin

in Pustaka

Ilmu itu ada dua, ilmu lahir dan ilmu batin. Alquran dan hadis Rasulullah juga memiliki lahir dan batin. Begitu pula Islam, memiliki aspek lahir dan batin. Hanya orang bodoh yang tidak menyadarinya. Bab 12: Pengukuhan atas Adanya Ilmu Batin dan Uraian tentang Kebenaran dan Argumentasinya Syaikh Abu Nashr as-Sarraj, semoga Allah merahmatinya, berkata: Ada sekelompok…

Teruskan Membaca

Kitab Al-Luma’ fi At-Tashawwuf Karya Abu Nasr as-Sarraj (9): Bab 9, Pentingnya Kepakaran Cabang Ilmu

in Pustaka

Ali bin Abi Thalib berkata, “Rasulullah mengajariku 70 bab ilmu yang tidak pernah beliau ajarkan kepada siapapun selain aku.” Bab 9: Ihwal Perlunya Kualifikasi Unik dalam Pembelajaran Agama dan Adanya Keunikan tiap Disiplin bagi Praktisinya, serta Bantahan atas Mereka yang Mengingkari Cabang Ilmu Tertentu dan Menolak untuk Merujuk Pada Pakar yang Seharusnya Syaikh Abu Nashr…

Teruskan Membaca

Kitab Al-Luma’ fi At-Tashawwuf Karya Abu Nasr as-Sarraj (8): Bab 8, Ilmu Kaum Sufi Lebih Unggul Dibanding Ahli Fiqih

in Pustaka

Umur manusia tidaklah mungkin dihabiskan sekadar untuk memiliki pengetahuan spesifik mengenai hukum-hukum yang terbatas. Sementara ilmu sufistik seperti isyarat, manifestasi, gerak-gerik ruh, pemberian, dan karunia dari samudera kedermawanan Ilahi tidaklah berhingga. Bab 8: Tentang Argumen Balasan Kaum Sufi terhadap Mereka yang Memprofesikan Kepakaran Hukum, dan Penjelasan yang Berdasarkan Dalil tentang Pemahaman Agama yang Mendalam Syaikh…

Teruskan Membaca

Pengilmuan Islam dan Integrasi Ilmu dengan Etika: Gagasan Kuntowijoyo (1)

in Tokoh

Awalnya Islam dianggap sebagai mitos, lalu sebagai ideologi, dan terakhir sebagai ilmu. Oleh Zainal Abidin Bagir[1] Secara garis besar, ada dua gagasan utama Kunto yang dibahas di sini: pengilmuan Islam dan integrasi ilmu dengan etika. Meskipun di tulisan-tulisan awalnya (80-an dan awal 90-an) dia tampak bersimpati pada gerakan islamisasi ilmu, belakangan ia membedakan gagasannya tentang…

Teruskan Membaca