Mozaik Peradaban Islam

Tag archive

Khalifah

Kiprah Harun al-Rasyid dalam Zaman Keemasan Islam (5): Kisah Seribu Satu Malam

in Sejarah

Dalam cerita rakyat Seribu Satu Malam, sosok Harun al-Rasyid seringkali muncul. Dia digambarkan sebagai seorang khalifah yang berkuasa namun seringkali berjalan di tengah-tengah rakyatnya dengan menyamar. Alkisah, hiduplah seorang raja penguasa daratan tinggi Iran yang bernama Shahriyar. Sang raja dikisahkan suka memenggal perempuan-perempuan yang dinikahinya hanya dalam semalam sekadar untuk melampiaskan dendam terhadap istri pertamanya…

Teruskan Membaca

Kiprah Harun al-Rasyid dalam Zaman Keemasan Islam (4): Kertas adalah Mesin Utama Peradaban Baru

in Sejarah

Pada tahun 751 Dinasti Abbasiyah bertempur dengan Dinasti Tang dari China. Mereka tidak pernah menyangka bahwa akhir dari pertempuran ini akan mengubah sejarah dunia, yaitu terciptanya proses alih teknologi pembuatan kertas dari China ke Timur Tengah. Meskipun puncak Zaman Keemasan Islam baru terjadi satu generasi atau lebih setelah Kekhalifahan Harun al-Rasyid, namun saat dia memimpin…

Teruskan Membaca

Kiprah Harun al-Rasyid dalam Zaman Keemasan Islam (3): Bantuan Keluarga Persia al-Baramikah (3)

in Sejarah

Ketika Harun al-Rasyid menjadi khalifah, Yahya al-Baramikah diangkat menjadi wazirnya. Dia diberi kuasa mengendalikan administrasi kerajaan hampir secara total hingga selama 17 tahun. Zaman kemudian terus berganti kembali, Khulafaur Rasyidin digantikan oleh kekhalifahan Dinasti Umayyah. Dan ketika Umayyah sudah mendekati masa-masa akhirnya, keluarga al-Baramikah (Barmakids) merapat ke prospek calon penguasa terkuat pada masa itu, yaitu…

Teruskan Membaca

Kiprah Harun al-Rasyid dalam Zaman Keemasan Islam (2): Bantuan Keluarga Persia al-Baramikah (2)

in Sejarah

Kepala keluarga al-Baramikah yang beragama Buddha di depan khalifah Utsman masuk Islam. Dia berkata, “Hanya karena pilihan, dan mengetahui keunggulannya, tanpa rasa takut atau cemas, aku telah memasuki agama ini.” Keluarga al-Baramikah dan Pergulatan Sejarah Dahulu kala, di sebuah tempat yang kini berada di wilayah Asia Tengah, terdapat sebuah wilayah yang disebut Baktria. Ia berada…

Teruskan Membaca

Zaman Keemasan Islam (4): Kontribusi Peradaban Islam bagi Dunia

in Sejarah

Sejarawan Bernard Lewis mengatakan, “Budaya Islam di Timur Tengah adalah yang pertama yang benar-benar internasional, antar budaya, antar ras, dalam arti tertentu, bahkan antar benua, dan kontribusinya bagi dunia modern sangatlah besar.” Di mana saja Zaman Keemasan Islam Berlangsung? Pada awalnya Baghdad yang menjadi ibu kota Dinasti Abbasiyah adalah jantung dari Zaman Keemasan Islam. Namun…

Teruskan Membaca

Zaman Keemasan Islam (3): Penerjemahan Agresif Buku-Buku Asing

in Sejarah

Misi Khalifah Harun al-Rasyid adalah menerjemahkan setiap manuskrip dan buku dengan nilai intelektual apa pun, terlepas dari asal geografis, budaya, atau agama dari mana buku tersebut berasal. Kapan dan Mengapa Zaman Keemasan Islam dapat Terjadi? Mengapa Zaman Keemasan Islam dapat terjadi adalah sebuah pertanyaan yang sulit untuk dijawab, dan periode tersebut — seperti semua sejarah…

Teruskan Membaca

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq (16): Membebaskan para Budak

in Tokoh

Bilal digelandang menuju padang pasir, ditelanjangi kemudian ditindih dengan batu panas.  Abu Bakar datang dan berseru, “Apakah kalian akan membunuh seorang laki-laki karena mengatakan bahwa Tuhanku ialah Allah?” Al-Tabari dalam Tarikh al-Rusul wa al-Muluk berkata: Tiga tahun setelah penetapan misinya (sebagai Nabi), Allah memerintahkan Nabi-Nya untuk memberitakan pesan ilahi yang telah diterimanya, untuk menyatakannya di…

Teruskan Membaca

Ammar bin Yasir (24): Perang Shiffin (2)

in Tokoh

Ammar mendekati Ali dan berkata, “Wahai Amirul Mukminin! Ini adalah harinya (yang mana Rasulullah mengatakan bahwa aku akan syahid. Lalu kenapa aku masih tetap hidup)?” Ali menjawab, “Janganlah mengkhawatirkan tentang hal itu.” Mengenai jalannya Perang Shiffin, al-Qasim, orang kepercayaan Yazid bin Muawiyah, sebagaimana dikutip dalam Tarikh al-Rusul wa al-Muluk karya al-Tabari, meriwayatkan: Muawiyah mengirim Dhu…

Teruskan Membaca

Ammar bin Yasir (23): Perang Shiffin (1)

in Tokoh

Dalam perjalanan menuju ke Shiffin, Ammar berkata, “Ya Allah! Aku berperang hanya demi ridha-Mu dan aku yakin bahwa Engkau tidak akan pernah membuatku gagal selama aku melakukan hal-hal yang diridhai-Mu.” Usianya waktu itu sudah 93 tahun. Demikianlah, setelah kedua belah pihak tidak mencapai sepakat dalam perundingan, baik melalui surat menyurat maupun pengiriman utusan, akhirnya peperangan…

Teruskan Membaca

Ammar bin Yasir (22): Antara Ali dan Muawiyah

in Tokoh

Muawiyah mendapatkan dukungan dari sahabat yang lebih sedikit ketimbang Ali. Membandingkan kedua figur ini dapat menjelaskan alasannya. Dan inilah langkah-langkah Muawiyah untuk mengantisipasinya. Dalam hal meraih dukungan dari para sahabat Nabi, Muawiyah bin Abu Sufyan RA tampaknya kurang berhasil. Jumlah para sahabat yang mendukungnya jauh di bawah para sahabat yang bergabung dengan Khalifah Ali bin…

Teruskan Membaca