Mozaik Peradaban Islam

Tag archive

Naser-e Khosraw - page 2

Naser-e Khosraw (6): Tennis, Kota Tekstil Abad Pertengahan

in Tokoh

Di kota Tennis mereka menenun buqalamun, yang tidak ditemukan di tempat lain mana pun di dunia. Ini adalah kain berwarna-warni yang muncul dengan warna berbeda pada waktu yang berbeda dalam sehari. Setelah dari Yerusalem aku memutuskan untuk berlayar ke Mesir melalui jalur laut dan dari sana kembali ke Makkah…. Tak lama, aku tiba di sebuah…

Teruskan Membaca

Naser-e Khosraw (5): Al-Ma’arri, Sang Filsuf Bermata Buta

in Tokoh

Meskipun kaya raya, Al-Ma’arri yang buta hanya makan sekerat roti sepanjang hari. Hartanya selalu dia berikan untuk orang-orang. Dia pernah berkata, “Aku tidak memiliki apa pun selain yang aku makan.” Di Suriah Pada tanggal sebelas Rajab (11 Januari) kami meninggalkan kota Aleppo. Setelah tiga parasang[1] (sekitar 17 km-pen) terdapat sebuah desa yang bernama Jond Qennasrin.…

Teruskan Membaca

Naser-e Khosraw (4): Melintasi Persia

in Tokoh

Dalam mimpinya Khosraw bertemu seseorang, berkata, “Berapa lama engkau akan terus minum anggur ini, yang menghancurkan akal seseorang? Jika engkau tetap sadar, akan lebih baik bagimu.” Mimpi ini menjadi titik balik dalam hidupnya. Pada seri kali ini dan selanjutnya, penulis akan menyajikan kutipan catatan perjalanan yang ditulis oleh Naser-e Khosraw sendiri, yang mana sudah diterjemahkan…

Teruskan Membaca

Naser-e Khosraw (3): Perampokkan

in Tokoh

Khosraw memberikan pandangan suram pertama kepada kita tentang kehidupan di padang pasir Arab yang tanpa ampun, dan bagaimana suku Arab Badui menjadi predator, yang memegang kendali atas jalan-jalan yang melintasi tanah mereka. Sekarang mari kita lanjutkan kembali pemaparan Michael Wolfe tentang perjalanan Naser-e Khosraw dalam bukunya yang berjudul One Thousand Roads to Mecca: Penggambaran Khosraw…

Teruskan Membaca

Naser-e Khosraw (2): Meninggalkan Jabatan

in Tokoh

Sebagai pejabat di lingkungan istana Seljuk yang Suni, Khosraw yang merupakan pengikut Fatimiyah merasa tersiksa. Hingga akhirnya dia memutuskan untuk meninggalkan segalanya dan pergi mengembara. Michael Wolfe dalam bukunya, One Thousand Roads to Mecca, menarasikan ringkasan perjalanan Naser-e Khosraw. Berikut ini adalah penuturannya: Buku perjalanan Naser-e Khosraw adalah teks klasik yang selama ribuan tahun telah…

Teruskan Membaca

Naser-e Khosraw (1): Catatan Perjalanan Haji Tertua

in Tokoh

Naser-e Khosraw adalah orang Persia pertama yang membuat catatan tertulis perjalanan haji pada tahun 1050. Naik haji pada masa itu bukanlah sesuatu yang mudah, perjalanan darat sepanjang ribuan km harus ditempuh, dia harus menghadapi tantangan alam dan juga bandit-bandit. Tradisi dan ritual pelaksanaan ibadah haji sudah dilakukan dari sejak masa Nabi Muhammad SAW masih hidup,…

Teruskan Membaca