Mozaik Peradaban Islam

Tag archive

Pembunuhan

Penaklukan Persia (12): Pembunuhan Kisra

in Sejarah

Prajurit penjaga malam di Madain yang biasanya menyerukan nama raja yang berkuasa ketika melewati jalan-jalan, malah menyebutkan nama Shiruyah sebagai raja ketimbang Kisra, sebuah tanda kudeta telah dimulai. Sekarang kita kembali kepada kisah Kisra yang merobek-robek surat dari Nabi Muhammad saw. Waktu itu Kisra lalu meminta Badhan, gubernurnya di Yaman, untuk membawa Rasulullah ke hadapannya.…

Teruskan Membaca

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq (26): Lolos dari Pembunuhan

in Tokoh

Rasulullah menaburkan debu ke atas kepala para pembunuh seraya membaca Surat Ya Sin, “Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding (pula), dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.” Mari kita lanjutkan kembali riwayat dari Ibnu Abbas: Kemudian Jibril mendatangi Rasulullah dan berkata, “Jangan habiskan malam ini di…

Teruskan Membaca

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq (25): Konspirasi Pembunuhan Nabi (2)

in Tokoh

Salah seorang bangsawan Quraisy berkata, “Belenggulah dia (Muhammad) dengan rantai, penjarakan dia, dan tunggu hingga dia mati.” Namun Iblis berkata, “Tidak, demi Allah, ini tidak bijaksana….” Sekarang mari kita lanjutkan kembali riwayat dari Ibnu Abbas, tentang pembicaraan yang terjadi di Darun Nadwah: Mereka bicara satu kepada yang lainnya, “Orang ini (Muhammad) telah melakukan apa yang…

Teruskan Membaca

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq (24): Konspirasi Pembunuhan Nabi (1)

in Tokoh

Ketika orang-orang Quraisy berkumpul, Iblis datang dengan menyaru sebagai seorang lelaki tua. Dia berkata, “Mungkin kalian tidak akan kurang menilai jika (mendengar) nasihat yang baik darinya.” Pada akhirnya, cepat atau lambat, orang-orang Quraisy mengetahui bahwa Rasulullah telah memperoleh baiat dari penduduk Yatsrib yang terkenal memiliki kemampuan berperang yang tangguh. Selain itu, mereka juga menyadari bahwa…

Teruskan Membaca

Kisah Nabi Shaleh (9): Larangan Memasuki Rumah Kaum Tsamud

in Studi Islam

Kita mengetahui bahwa bangunan peninggalan kaum Tsamud masih ada sampai sekarang. Dalam suatu riwayat, ketika melewati kota Tsamud, Nabi Muhammad SAW berkata kepada para sahabatnya, “Janganlah ada di antara kalian yang memasuki kota atau minum dari air mereka.” Demikianlah, akhirnya Kaum Tsamud dihancurkan karena kesombongan dan perilaku mereka yang melampaui batas. Setelah azab dijatuhkan, Nabi…

Teruskan Membaca

Kisah Nabi Shaleh (8): Sembilan Orang Pembunuh

in Studi Islam

Dan adalah di kota itu sembilan orang laki-laki yang membuat kerusakan di muka bumi, dan mereka tidak berbuat kebaikan. (Q.S 27: 48) Untuk menambah khazanah pengetahuan pembaca tentang kisah Nabi Shaleh, maka kami tampilkan riwayat lainnya menurut versi Ibnu Katsir. Seluruh narasi dan alur pemaparan ayat Alquran di dalamnya ditulis oleh Ibnu Katsir. Berikut ini…

Teruskan Membaca

Kisah Nabi Shaleh (7): Tangisan Anak Unta

in Studi Islam

Melihat ibunya roboh, ia menangis sampai air matanya mengalir. Lalu ia mendekati Shaleh dan mendengkur satu kali, sekali lagi, lalu lagi. Shaleh berkata, “Setiap dengkuran menandakan satu hari. Nikmatilah dirimu di rumahmu selama tiga hari ini. Ini bukanlah janji palsu.” Mari kita lanjutkan sabda Nabi Muhammad yang diriwayatkan oleh Abu Jafar tentang Kaum Tsamud yang…

Teruskan Membaca

Kisah Nabi Shaleh (6): Konspirasi Pembunuhan Nabi Shaleh

in Studi Islam

Rencana pembunuhan Shaleh digagalkan Allah. Sebagai gantinya, Kaum Tsamud ingin melukai unta betina Shaleh. Dari segi tata bahasa Alquran, mereka bukan sekedar melukainya, tetapi melakukan sesuatu yang lebih mengerikan. Masih terkait dengan ramalan tentang anak laki-laki dan delapan penjahat yang diriwayatkan oleh Amr bin Kharijah, Ibnu Juraij – seorang ulama generasi Taba at-Tabiin – juga…

Teruskan Membaca

Bangsa Mongol dan Dunia Islam (7): Pembunuhan Begter

in Sejarah

Temujin mengintai kakaknya dengan panah. Ketika sudah dekat, dia menembaknya tanpa ampun. Atas tindakannya, Temujin menjadi buronan bagi seluruh masyarakat padang rumput Mongolia. Setelah bertengkar dengan ibu mereka, kedua bersaudara itu, Temujin dan Khasar melihat Begter sedang duduk diam di atas bukit kecil yang menghadap padang rumput. Mereka berdua mendekatinya dengan hati-hati di balik rerumputan…

Teruskan Membaca

Kisah Tentang Adam (14): Qabil dan Habil (4)

in Studi Islam

“Adam: ‘Tanah dan orang-orang di atasnya telah berubah. Wajah bumi sekarang jelek dan berdebu. Semua yang lezat dan berwarna telah berubah. Keceriaan dari wajah tampan telah menjadi langka.’ Iblis menjawab: ‘Ayah Habil! Keduanya telah terbunuh. Yang hidup telah menjadi seperti yang dibantai dan mati. Dia membawa kejahatan yang dia takutkan. Dia membawa tangisannya.’” –O– Di…

Teruskan Membaca