Mozaik Peradaban Islam

Tag archive

Sufi

Perjalanan Rosie Gabrielle Memeluk Islam (16): Pakistan (7): Tarekat Suhrawardiyyah di Multan

in Mualaf

Rosie berkata, “Orang-orang yang mempraktikkan sufisme adalah…. yang memiliki hubungan langsung dan mendalam dengan Tuhan.” Bahauddin Zakariya Multani, yang mempunyai nama lengkap Abu Muhammad Bahauddin Zakariya, atau sering dipanggil dengan sebutan Baha-ul-Haq adalah seorang sufi dari Tarekat Suhrawardiyyah. Dia dilahirkan di Karor Lal Esan, Punjab, Pakistan pada 4 Juni 1171, dan wafat di Multan, Pakistan,…

Teruskan Membaca

Perjalanan Rosie Gabrielle Memeluk Islam (15): Pakistan (6): Multan, Kotanya para Sufi

in Mualaf

Ketika di Multan, Rosie sering ditanya oleh orang-orang, “Apakah kamu Muslim?” Dengan satu tangan di dada, dan tangan satunya lagi menunjuk dengan telunjuk ke arah langit, Rosie menjawab, “Satu Allah.” Setelah dari makam Baba Bulleh Shah di Kasur, menggunakan motor Rosie kemudian bertolak ke kota Multan. Kota ini sering disebut sebagai “kotanya para wali”, atau…

Teruskan Membaca

Perjalanan Rosie Gabrielle Memeluk Islam (14): Pakistan (5): Pengalaman Mistik di Makam Baba Bulleh Shah (2)

in Mualaf

Bulleh, engkau menjadi kekasih Tuhan dan karenanya dinistakan. Mereka menyebutmu, “Kafir, kafir,” engkau membalas mereka, “Ya, ya!” Bulleh Shah hidup di masa pergolakan ketika Kaum Sikh memberontak melawan Kekaisaran Islam Mughal. Dia dikatakan memiliki hubungan dekat dengan Guru Sikh yang ke-9, Guru Tegh Bahadur. Kaisar Mughal yang ke-6, Aurangzeb, pada waktu itu dilaporkan berlaku kejam…

Teruskan Membaca

Pengantar Teosofi Islam (1): Tentang Wujud dan Kemaujudan (1)

in Studi Islam

Makna wujud sama dengan segala sesuatu, segala perkara, segala hal, segala tindakan, segala sebab dan akibat, segala gagasan dan acuan, segala angan-angan, dan segala-galanya. Konsep wujud hadir dalam semua yang ada sebagai sesuatu atau ke-sesuatu-an. Sesuatu dan Wujud Ada atau wujûd (وجود) adalah segala sesuatu yang kita temukan. Ia merupakan gagasan (term) yang tidak bisa…

Teruskan Membaca

Habib al-Ajami (4): Membocorkan Tempat Persembunyian Hasan al-Basri

in Tasawuf

Tentara al-Hajjaj, Gubenur Dinasti Umayyah, memburu Hasan al-Basri. Hasan bersembunyi di tempat Habib, namun dia malah membocorkannya kepada mereka. Farid al-Din Attar dalam Tadhkirat al-Awliya menuturkan: Suatu hari para petugas Hajjaj[1] mencari Hasan al-Basri. Dia bersembunyi di tempat penyepian Habib. “Apakah engkau melihat Hasan hari ini?” tanya para petugas kepada Habib. “Aku melihatnya,” jawabnya. “Di…

Teruskan Membaca

Habib al-Ajami (3): Karamah Habib

in Tasawuf

Suatu waktu Hasan al-Basri sedang menunggu perahu yang terlambat. Habib lalu datang, dan mempertanyakan mengapa Hasan mesti menunggu. Habib berjalan di atas air dan pergi. Melihatnya, Hasan pingsan. Doa yang Dikabulkan Suatu hari, seorang wanita tua datang menemui Habib dan, terjatuh di kakinya, menangis dengan sedih. “Aku memiliki seorang putra yang sudah lama tidak kutemui.…

Teruskan Membaca

Habib al-Ajami (2): Sang Rentenir yang Menjadi Wali Allah (2)

in Tasawuf

Berita tentang Habib yang dikutuk menyebar luas, bahkan anak-anak ketika melihatnya berkata, “Inilah dia Habib si rentenir. Lari, jangan sampai debunya menempel pada kita dan kita menjadi dikutuk seperti dia!” Mari kita lanjutkan kembali kisah Habib al-Ajami yang dituturkan oleh Farid al-Din Attar dalam Tadhkirat al-Awliya. Setelah Habib mendapati makanannya berubah menjadi darah hitam, dia…

Teruskan Membaca

Habib al-Ajami (1): Sang Rentenir yang Menjadi Wali Allah (1)

in Tasawuf

Habib berkata kepada pengemis, “Jika kami memberimu apa yang kami miliki engkau tidak akan menjadi kaya, dan kami sendiri yang akan menjadi miskin!” Spontan, makanan Habib berubah menjadi darah hitam. Habib ketakutan. Habib bin Muhammad al-Ajami al-Basri adalah orang Persia yang menetap di Basrah (sekarang di Irak). Dia juga kadang disebut Habib al-Farisi. Dia dikenal…

Teruskan Membaca

Malik bin Dinar al-Sami (3): Sahabat Allah

in Tasawuf

Malik bin Dinar memiliki tetangga yang perilakunya sangat buruk. Orang-orang meminta Malik untuk menegurnya. Ketika dia berangkat sebuah suara berkata, “Jauhkan tanganmu dari sahabat-Ku!” Malik dan Tetangganya yang Berakhlak Buruk Ada seorang pemuda yang tinggal di sekitar rumah Malik, dia sangat bejat dan berakhlak rendah. Malik terus-menerus merasa sedih karena perilakunya yang buruk, tetapi dia…

Teruskan Membaca

Malik bin Dinar al-Sami (2): Pertobatan

in Tasawuf

Suatu malam, Malik yang munafik, yang pada siang hari taat beribadah, namun pada malam hari bersenang-senang, mendengar suara dari dalam kecapinya, “Malik, apa yang membuatmu tidak bertobat?” Versi Kesatu Farid al-Din Attar dalam Tadhkirat al-Awliya menuturkan kisah tentang pertobatan Malik bin Dinar: Sekarang kisah pertobatannya terjadi sebagaimana berikut ini. Dia (Malik bin Dinar) adalah pria…

Teruskan Membaca