Mozaik Peradaban Islam

Kitab Al-Luma’ fi At-Tashawwuf karya Abu Nasr as-Sarraj (1): Pengantar Redaksi

in Pustaka

Last updated on March 7th, 2019 09:06 am


Al-Luma’ adalah salah satu ensiklopedia tasawuf paling awal dalam sejarah Islam. Dalam karya ini, Abu Nasr as-Sarraj secara antusias membuktikan keabsahan klaim kaum Sufi bahwa tasawuf adalah salah satu disiplin ilmu keislaman.

Buku karya John Renard, Knowledge of God in Classical Sufisme: Foundations of Islamic Mystical Theology. Photo: Amazon

Rubrik Pustaka akan memuat terjemahan dan tinjauan atas pelbagai karya para pemikir Islam, baik yang klasik maupun kontemporer. Dalam rubrik ini, pembaca akan diajak menyimak teks dari karya-karya mereka secara langsung atau tinjauan para pakar tentang karya-karya mereka agar dapat mengikuti alur pemikiran mereka dari sumber-sumber utamanya.

Pada bagian ini, redaksi menyediakan terjemahan dari Kitab Al-Luma’ fi At-Tashawwuf (Kitab Pendaran Cahaya tentang Tasawuf) karya Abu Nasr as-Sarraj. Abu Nasr as-Sarraj sendiri merupakan pesuluk dan syekh (guru) Sufi yang lahir di Tus, Iran dan wafat pada 988 M. (377 H.). Semasa hidupnya, Sarraj kerap berkelana dan menetap di berbagai kota di dunia Islam seperti Tabriz, Naishapur, Kairo, Ramla, Damaskus, Baghdad, dan Basra.[1]

Sebagian peneliti tasawuf beranggapan bahwa al-Luma’ adalah salah satu ensiklopedia tasawuf paling awal dalam sejarah Islam. Dalam karya ini, Sarraj secara antusias membuktikan keabsahan klaim kaum Sufi bahwa tasawuf adalah salah satu disiplin ilmu keislaman. Setelah menegaskan tasawuf sebagai disiplin Islam yang autentik, Sarraj menjelaskan aspek-aspek yang lebih dalam tentang modus pengetahuan Sufi pada bab-bab selanjutnya.[2]

Teks yang dimuat di sini berasal dari terjemahan John Renard atas karya klasik Sarraj sebagai bagian dari buku tebalnya seputar makrifat dalam ajaran tasawuf klasik dengan judul Knowledge of God in Classical Sufisme: Foundations of Islamic Mystical Theology. Buku Renard itu lalu diterbitkan oleh Paulist Press, 2004 dalam seri The Classics of Western Spirituality. Karya penting itu kini sudah diterjemahkan dan diterbitkan oleh penerbit Mizan dengan judul Mencari Tuhan: Menyelam ke Dalam Samudra Makrifat pada tahun 2006.

Sebagai sarjana studi-studi Islam jebolan Department of Near Eastern Languages and Civilizations di Universitas Harvard pada 1978, John Renard aktif mengajar di Department of Theological Studies di Universitas Saint Louis dan menelurkan sejumlah buku seperti Ibn ‘Abbâd of Ronda—Letters on the Sufi Path; Understanding the Islamic Experience dan A Historical Dictionary the Islamic Experience of Sufism.

Dalam mengantarkan karyanya, Renard mengakui bahwa karya yang dikarangnya itu memiliki dua maksud: memudahkan akses atas kumpulan karya besar penulis paling berpengaruh yang masih relatif sedikit diketahui di luar lingkaran studi-studi keislaman; dan untuk menjalin himpunan teks penting tentang tema yang melukiskan perkembangan dasar-dasar teologi Islam, yakni konsep makrifat dan hubungannya dengan modus-modus pengetahuan lainnya. Sudah lazim orang membicarakan teologi Islam sebatas pada nadi kecil dalam tradisi besar, suatu nadi yang dikenal sebagai kalâm, teologi spekulatif atau sistematis. Sekalipun tidak “sistematis” seperti kalâm, tradisi tasawuf juga memiliki signifikansi yang cukup besar dan ikut membentuk tradisi arus-utama teologi Islam.

Demikianlah sekilas pengantar redaksi tentang karya ini. Kelanjutan dari artikel ini adalah konten pilihan dari buku yang dimaksud yang sudah dipilih oleh redaksi Gana Islamika. (MK)

Bersambung ke:

Kitab Al-Luma’ fi At-Tashawwuf karya Abu Nasr as-Sarraj (2): Bab I, Penjelasan Ajaran Tasawuf

Catatan Kaki:


[1] Rujuk wikipedia.org dengan entri Abu_Nasr_as-Sarraj.

[2] John Esposito, The Oxford Dictionary of Islam ihwal “Abu Nasr al-Sarraj”. Oxford University Press, 2003. Diakses pada 2 Maret 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*