Mozaik Peradaban Islam

Category archive

Budaya Islam

Budaya Islam

Simbol Bulan Sabit dan Bintang dalam Islam (5): Bendera Negara (2)

“Dari total 14 negara yang menggunakan simbol ini, dua di antaranya bukan negara Islam, dan secara pemaknaannya pun tidak ada hubungannya dengan Islam.” –O– Pakistan Pakistan terletak di Asia Selatan. Penduduk Pakistan 96% Muslim, sisanya adalah Kristen atau Hindu. Bendera Pakistan didominasi oleh warna hijau, dengan seperempat garis putih vertikal di tepi kirinya. Di dalam… Teruskan Membaca

Budaya Islam

Simbol Bulan Sabit dan Bintang dalam Islam (4): Bendera Negara (1)

“Beberapa negara di era modern menggunakan simbol bulan sabit dan bintang (atau salah satunya) pada benderanya. Meski demikian, secara pemaknaan, simbol tersebut tidak selalu diasosiasikan dengan Islam.” –O– Kini walaupun secara luas banyak yang telah mengakui bahwa simbol bulan sabit dan bintang identik dengan Islam, namun tidak sedikit pula yang menolaknya. Mereka yang menolaknya berpendapat… Teruskan Membaca

Budaya Islam

Simbol Bulan Sabit dan Bintang dalam Islam (3): Masa Dinasti Ustmaniyah

“Banyak sumber sejarah yang menyatakan bahwa penggunaan simbol ini dimulai ketika Dinasti Ustmaniyah berkuasa. Namun, sumber sejarah lain menyatakan bahwa bukan Ustmaniyah yang pertama kali menggunakannya.” –O– Pada artikel sebelumnya kita telah membahas bahwa pada masa Rasulullah dan kekhalifahan Islam yang tidak jauh setelahnya tidak ditemukan simbol bulan sabit dan bintang yang digunakan sebagai identitas… Teruskan Membaca

Budaya Islam

Simbol Bulan Sabit dan Bintang dalam Islam (2): Masa Nabi Muhammad SAW

“Pada masa Nabi Muhammad SAW masih hidup, tidak ditemukan satupun riwayat yang menceritakan penggunaan simbol bulan sabit dan bintang sebagai identitas bagi masyarakat Muslim.” –O– Pada masa politeisme, simbol bulan sabit dan bintang – atau berbagai macam simbol lainnya – dikaitkan dengan penyembahan terhadap sesuatu yang mereka anggap agung dan transendental. Lalu bagaimana dengan Islam?… Teruskan Membaca

Budaya Islam

Simbol Bulan Sabit dan Bintang dalam Islam (1): Masa Pra-Islam

“Penggunaan bulan sabit dan bintang sebagai simbol keagamaan sudah jauh lebih dahulu digunakan sebelum masa Islam. Simbol ini telah digunakan beberapa ribu tahun sebelumnya.” –O– Saat ini telah diakui secara luas bahwa bulan sabit dan bintang merupakan simbol agama Islam. Bagaimanapun, simbol ini ditampilkan pada bendera beberapa negara Muslim dan bahkan menjadi bagian dari lambang… Teruskan Membaca

Budaya Islam

Ziarah Makam Wali (8): Syekh Siti Jenar (2)

“Petilasan atau makam sejatinya hanyalah media-simbolis untuk mendoakan ahli kubur. Kemantaban duduk bersila dan berdekatan dengan makam merupakan aspek eksternal yang diharapkan mampu menguatkan panjatan-panjatan doa. Namun yang terpenting adalah kehadiran hati dan ketundukan total pada Allah yang sanggup menjadikan akal-hati untuk terus menerus mengingat kematian, berdoa, mendoa, dan berdekatan dengan orang-orang saleh yang tak… Teruskan Membaca

Budaya Islam

Ziarah Makam Wali (8): Syekh Siti Jenar (1)

“Aku adalah perbendaharaan tersembunyi. Maka Aku ingin dikenal, lalu Ku-ciptakan makhluk agar Aku dikenal. Ungkapan hadis qudsi ini telah mengilhami pandangan Syekh Abdul Jalil bahwa semua yang ada adalah Dzat Allah semata. Allah tidak menciptakan alam semesta dengan dzat lain, melainkan dengan Dzat-Nya sendiri, yang dengan itu Allah menyaksikan diri-Nya. Inilah manunggaling kawulo-Gusti yang telah… Teruskan Membaca

Budaya Islam

Ziarah Makam Wali (7): Sunan Drajat di Lamongan

“Jasad boleh pergi, namun kenangan dan ajarannya menjadi inspirasi. Keberimanan diri tak akan berarti tanpa peran dan pemenuhan panggilan sosial. Seperti Sunan Drajat. Ia telah meninggalkan warisan betapa pentingnya kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Karena baginya itu kunci untuk mencerap cahaya Ilahi yang tak akan berpendar tanpa pemantik api kehidupan dengan memikirkan masyarakat dan mengangkat… Teruskan Membaca

Budaya Islam

Ziarah Makam Wali (6): Sunan Gunung Jati di Cirebon

  Oleh: Khairul Imam Para peziarah makam Sunan Gunung Jati berdiri, lalu duduk bersila di depan gerbang kayu Pintu Pasujudan. Mereka melakukan beragam ritus di depan pintu itu, berharap mampu menyambungkan jiwanya dengan Sang Sunan. Membakar kemenyan dan menebar bunga-bunga. Semerbak harumnya mengharumkan jalan-jalan menuju ke persemayamannya. Mereka tidak berharap banyak dari para wali itu.… Teruskan Membaca

Budaya Islam

Ziarah Makam Wali (5): Sunan Kalijaga di Kadilangu (2)

  Oleh: Khairul Imam Di tempat-tempat itu mereka duduk bersila dan menundukkan kepala. Asyik masyuk dalam dialog imajiner dengan wali-wali yang telah mendahuluinya. Merapalkan doa-doa, membacakan ayat-ayat Al-Quran, membasahi bibir dengan rupa-warna zikir. Menghadiahkan bacaan untuk mereka sebagai tanda terimakasih karena telah menghujamkan Islam dalam kalbu tanpa kekerasan, tanpa paksaan, tetapi dengan kasih sayang. Meneteskan… Teruskan Membaca