Mozaik Peradaban Islam

Category archive

Budaya Islam

Budaya Islam

Ziarah Makam Wali (2): Maulana Malik Ibrahim

  Oleh: Khairul Imam Kita berhamburan menuju pemakaman para wali, seakan ingin mencuri dengar percakapan antara mereka dengan Tuhan. Kita semua berziarah mendoakan mereka yang memiliki kontak imajiner karena telah mengorbankan hidup sampai matinya untuk umat. Mengajarkan dan mencurahkan kasih sayang, berlaku sebagai penyambung lidah Rasulullah saw. yang mengasihi umatnya dari ketersesatan. Para wali adalah… Teruskan Membaca

Budaya Islam

Ziarah Makam Wali (1): Sunan Ampel

  Oleh: Khairul Imam Segala yang mengada di alam semesta mengandung makna perwujudannya. Waktu, tempat, barang-barang berharga, jejak-jejak sejarah, dan lain sebagainya. Selain wujud material, di dalamnya juga mengandung magnet spiritual. Kekuatan itu secara alamiah dihadirkan oleh Sang Mahakuasa. Segala yang ada, tampak maupun tak tampak. Pada tempat, benda, dan waktu. Sesuatu itu menjadi sakral… Teruskan Membaca

Budaya Islam

Sejumlah Sumbangan Dunia Islam Bagi Peradaban Modern (10); Notasi Musik

“Musik dalam tradisi di dunia Islam, bukan hanya sebagai hiburan, tapi juga menjadi metode terapi dan pengobatan. Al Kindi misalnya, sudah menggunakan musik sebagai metode terapi untuk menyembuhkan penderita quadriplegic atau kelumpuhan total.” —Ο—   Musik, siapa yang belum pernah mendengarnya? Secara umum, musik bisa diartikan sebagai harmoni suara. Desir angin, air yang jatuh, debur ombak,… Teruskan Membaca

Budaya Islam

Festival Tabuik di Pariaman (5): Delapan Prosesi dalam Tabuik (2)

“Prosesi keempat hingga kedelapan, secara berturut-turut yaitu: Maarak Jari-Jari, Maarak Saroban,  Tabuik Naiak Pangkek, Pesta Hoyak Tabuik, dan proses terakhir adalah Tabuik Dibuang ke Laut.” —Ο—   Mengarak Jari-Jari/Maarak Jari-Jari (Tanggal 7 Muharram) Maarak jari-jari atau Mengarak jari-jari dilakukan pada hari yang sama dengan maatam yakni tanggal 7 Muharram sebagai kelanjutan acara maatam. Maarak jari-jari diselenggarakan setelah… Teruskan Membaca

Budaya Islam

Festival Tabuik di Pariaman (4): Delapan Prosesi dalam Tabuik (1)

Pada dasarnya segala prosesi ritual dalam Festival Tabuik merupakan reka ulang peristiwa perang Karbala menurut masyarakat Pariaman.[1] Secara keseluruhan terdapat delapan prosesi dalam Festival Tabuik Pariaman, berikut ini adalah ulasannya: Mengambil Tanah/Maambiak Tanah (Tanggal 1 Muharram) Maambiak Tanah merupakan prosesi ritual pengambilan segumpal tanah ke sungai. Aktivitas pengambilan tanah tersebut dilakukan pada sore hari tanggal… Teruskan Membaca

Budaya Islam

Festival Tabuik di Pariaman (3): Peleburan Budaya, Religi, dan Pariwisata

“Sejak tahun 1982, Festival Tabuik dijadikan sebagai bagian dari agenda kalender pariwisata Kabupaten Padang Pariaman. Karena itu terjadi berbagai penyesuaian, salah satunya dalam hal waktu pelaksanaan acara puncak dari rangkaian ritual Tabuik ini. Jadi, meskipun prosesi ritual awal Tabuik tetap dimulai pada tanggal 1 Muharram, yaitu saat perayaan tahun baru Islam, tetapi pelaksanaan acara puncaknya… Teruskan Membaca

Budaya Islam

Festival Tabuik di Pariaman (2): Sebuah Tinjauan Sejarah dan Perennial

“Tradisi Tabuik yang dibawa oleh orang-orang Sepoy mudah diterima oleh masyarakat Pariaman, karena sejak awal Syekh Burhanuddin sendiri memperkenalkan Islam di Pariaman melalui pendekatan budaya dan dengan toleransi yang besar terhadap adat istiadat setempat.” –O– Tradisi Tabuik di Pariaman, Sumatra Barat, pertama kalinya berlangsung sejak tahun 1831 M. Tradisi ini diperkenalkan kepada masyarakat lokal oleh… Teruskan Membaca

Budaya Islam

Festival Tabuik di Pariaman (1): Peringatan Wafatnya Husein, Sebuah Asimilasi Kebudayaan

“Peristiwa wafatnya Husein, cucu Nabi Muhammad SAW, di Karbala, tidak hanya diperingati di Irak, tapi juga diperingati di Pariaman, Sumatra Barat, dengan nama Festival Tabuik. Festival ini telah berlangsung sejak puluhan tahun lalu dan diperkirakan telah ada sejak abad ke-19 Masehi.” –O– Sepeninggal Muawiyah, khalifah pertama dinasti Umayah, Yazid bin Muawiyah yang menjadi pewaris takhta… Teruskan Membaca

Budaya Islam

Sejumlah Sumbangan Dunia Islam Bagi Peradaban Modern (9)

“Salah satu warisan kebudayaan Islam bagi dunia modern adalah tradisi. Hingga sekarang tradisi ini masih dipakai, bahkan kini sudah terstandarisasi, baik di bidang kemiliteran, pendidikan, hingga ekonomi dan perdagangan.” —Ο—   Cek (cheque) Kita mungkin sering mendengar kata “Cek” (cheque). Sebuah metode pembayaran dengan menggunakan surat atau warkat yang berisi perintah tak bersyarat dari nasabah… Teruskan Membaca

Budaya Islam

Sejumlah Sumbangan Dunia Islam Bagi Peradaban Modern (8)

 “Taman dan Kaca, adalah beberapa sumbangan kecil dari dunia Islam bagi peradaban modern yang  masih penting dan digunakan hingga sekarang.” —Ο—   Kebun dan Taman Berkebun adalah kegiatan yang memadukan dua unsur, ilmu dan seni. Sebagai ilmu, berkebun menuntut keahlian tentang teknik budi daya tanaman yang kompleks seperti, sifat-sifat tanaman, kadar air, serta tanah. Prinsip dasar yang… Teruskan Membaca