Mozaik Peradaban Islam

Category archive

Tokoh

Tokoh

Noor Inayat Khan: Muslimah yang Menjadi Elit Mata-Mata Inggris di Perang Dunia II (4)

“ Liberte!! demikianlah kata terakhir yang diucapkan oleh Noor Inayat Khan sesaat sebelum dieksekusi. Kata tersebut bermakna ‘Kebebasan’ atau ‘Merdeka’, merupakan gagasan yang sama dimiliki oleh hampir semua pejuang sejati di seluruh belahan dunia, maupun di segala zaman. Dan sebagaimana layaknya semua pahlawan sejati, kisah perjuangan mereka melampui skat-skat perbedaan, agama, bangsa dan ras. Mereka menjadi… Teruskan Membaca

Tokoh

Noor Inayat Khan: Muslimah yang Menjadi Elit Mata-Mata Inggris di Perang Dunia II (3)

“Berani, glamor dan sensitif serta tangguh, demikianlah BBC menggambarkan sosok Noor Inayat dalam salah satu artikel yang diterbitkannya. Semua ini menjungkirbalikkan semua hasil testnya dalam masa pelatihan. Konon ia bertindak bukan karena cinta untuk Inggris, tetapi karena tidak menyukai fasisme dan diktatorianisme. Shrabani Basu mengklaim bahwa Noor Inayat berjuang karena “tidak tahan melihat penjahanan di… Teruskan Membaca

Tokoh

Noor Inayat Khan: Muslimah yang Menjadi Elit Mata-Mata Inggris di Perang Dunia II (2)

“Pada tahun 1942, Noor bergabung dengan agen rahasia Inggris atau Special Operations Executive (SOE). Ketika gerakan perlawanan bawah tanah Perancis (France Resistance) mulai bergerak secara klaindestein, Noor Inayat bertindak sebagai operator radio wanita pertama yang dikirim ke wilayah Perancis yang diduduki Nazi. Tugasnya sangat vital, yaitu menyambungkan komunikasi antara para gerilyawan dengan London yang merupakan… Teruskan Membaca

Tokoh

Noor Inayat Khan: Muslimah yang Menjadi Elit Mata-Mata Inggris di Perang Dunia II (1)

“Noor Inayat Khan adalah seorang muslimah keturunan India. Dia merupakan cicit dari Sultan Tipu  penguasa Muslim Mysore India abad ke-18. Ayahnya adalah musisi dan juga pendiri perkumpulan sufi di London. Pengaruh ayahnya sangat besar pada diri Noor Inayat. Sehingga dia memiliki keteguhan yang luar biasa, tapi secara bersamaan berjiwa halus, toleran dan sangat anti pada… Teruskan Membaca

Tokoh

Yavuz Sultan Selim (5): Warisan Selim

“Dengan tumbangnya Mamluk, dan Ustmaniyah menguasai seluruh tanah Arab dan Afrika, di mana mayoritas penduduknya Muslim. Maka secara resmi Ustmaniyah menerima tongkat kekhalifahan dari Abbasiyah, dan Selim menjadi khalifah.” –O– Penaklukan Selim terhadap wilayah Mamluk menggeser pusat gravitasi Kesultanan Utsmaniyah (Ottoman) ke arah timur, baik secara kebudayaan maupun geografis. Dia sekarang telah menjadi penguasa atas… Teruskan Membaca

Tokoh

Yavuz Sultan Selim (4): Penaklukan Mamluk di Suriah dan Mesir

“Mamluk di Damaskus menyerah tanpa perlawanan. Selanjutnya, dalam khotbah Jumat di Masjid Agung Umayyah, nama Selim mesti disebutkan. Kini Selim menuju Mesir untuk membersihkan sisa-sisa Mamluk.” –O– Setelah kemenangannya atas Kekaisaran Safawi Persia, Selim kini memberikan perhatiannya kepada Kesultanan Mamluk di Suriah dan Mesir. Dia dan pasukannya bergerak ke selatan melalui Suriah dan Levant, yang… Teruskan Membaca

Tokoh

Yavuz Sultan Selim (3): Fatwa Religius dalam Peperangan Ustmaniyah

“Perang di antara sesama Muslim terlarang dalam Islam. Oleh karena itu Selim membutuhkan fatwa ulama yang menyatakan bahwa musuhnya adalah golongan Islam yang sesat sehingga wajib untuk diperangi.” –O– Di awal telah dijelaskan bahwa Bayezid, ayah Selim, ketika masih menjadi sultan telah gagal menangani perkembangan Kekaisaran Safawi. Atas sikap ayahnya yang lunak, akhirnya Selim berinisiatif… Teruskan Membaca

Tokoh

Yavuz Sultan Selim (2): Pertempuran dengan Kekaisaran Safawiyah Persia

“Setelah Selim naik tahta, dia melakukan pertempuran dengan Kekaisaran Safawi Persia yang bermadzhab Syiah. Namun beberapa perwira Ottoman tidak menginginkan perang ini, mereka meyakini di antara sesama Muslim dilarang untuk berperang.” –O– Pada saat Selim mewarisi kerajaan pada tahun 1512, Kesultanan Ustmaniyah (Ottoman) belum menjadi kekuatan adi kuasa yang melintasi berbagai benua. Terlepas dari kenyataan… Teruskan Membaca

Tokoh

Yavuz Sultan Selim (1): Sang Khalifah Ustmaniyah

“Di bawah Selim, Dinasti Ustmaniyah telah meningkat menuju level baru. Secara tidak terbantahkan Selim telah menjadi khalifah baru di dunia Muslim. Namun perjalanan Selim menjadi khalifah tidak mudah, dia harus membunuh ayah dan kakaknya sendiri.” –O– Cucu Sultan Ustmaniyah (Ottoman) Mehmed II, yang bernama Selim, naik tahta menjadi sultan. Di kemudian hari dia dikenal dengan… Teruskan Membaca

Tokoh

Sa’di Shirazi (4): Pengakuan Dunia dan Beberapa Karyanya

“Dunia menghormati Sa’di hari ini, di pintu masuk gedung PBB, puisinya yang berjudul ‘Anak-anak Adam’ terpampang. Bahkan Presiden Amerika Serikat Barack Obama pernah mengutipnya.” –O– Gaya prosa Sa’di, digambarkan sebagai “sederhana tetapi tidak mungkin untuk ditiru” mengalir secara alami dan mudah. Kesederhanaannya, bagaimanapun, didasarkan pada jaringan semantik yang terdiri dari sinonim, homofoni, dan oxymoron yang… Teruskan Membaca