Mozaik Peradaban Islam

Category archive

Tokoh

Mualaf

Perjalanan Rosie Gabrielle Memeluk Islam (23): Lalu Apa?

Imagine there’s no countries. It isn’t hard to do. Nothing to kill or die for. And no religion too. Imagine all the people living life in peace. Setelah Rosie masuk Islam dan mengaku mendapatkan kedamaian di dalamnya, lalu apa yang hendak dia lakukan selanjutnya? Dalam salah satu kiriman media sosialnya, dia berbicara tentang bulan Ramadan,… Teruskan Membaca

Mualaf

Perjalanan Rosie Gabrielle Memeluk Islam (22): Leopold Weiss (2): The Message of The Quran

Asad tinggal bersama Arab Badui yang dipercayai masih memelihara tradisi berbahasa Arab yang paling dekat dengan bahasa Arab yang dipakai pada zaman Rasulullah saw. Sejak tinggal di Makkah dan Madinah, dan hingga akhir hidupnya, minat Asad terhadap Islam “terpusat pada masalah regenerasi.” Pengetahuan akademisnya tentang bahasa Arab klasik — dipermudah oleh penguasaannya atas bahasa Ibrani… Teruskan Membaca

Mualaf

Perjalanan Rosie Gabrielle Memeluk Islam (21): Leopold Weiss (1)

Leopold adalah seorang intelektual Yahudi, dan juga jurnalis yang sukses, namun jiwanya hampa. Hingga dia membaca ayat Alquran, “Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur….” Pada seri sebelumnya Rosie sempat mengungkapkan, bahwa seorang mualaf hendaknya melakukan penelitian sendiri tentang Islam dan membaca langsung Alquran terjemahan bahasa Inggris yang baik. Selain itu dia… Teruskan Membaca

Mualaf

Perjalanan Rosie Gabrielle Memeluk Islam (20): Tanya Jawab Setelah Masuk Islam (2)

Jangan mendengarkan ceramah radikal dari orang-orang yang memiliki interpretasi sendiri. Temukan dan cari kebenaranmu sendiri di dalam hatimu karena Tuhan akan membimbingmu di sepanjang jalan. Apakah kamu (orang yang) spiritual dan apa yang membuat kamu masuk Islam secara khusus? Ya, saya orang yang sangat spiritual dan telah melakukan perjalanan yang mendalam selama bertahun-tahun sekarang ini.… Teruskan Membaca

Mualaf

Perjalanan Rosie Gabrielle Memeluk Islam (19): Tanya Jawab Setelah Masuk Islam (1)

“Apakah kamu akan memilih mazhab Islam tertentu: Sunni/Syiah?” Rosie menjawab, “Tidak. Saya akan tetap non-denominasi dan mengikuti jalan Tuhan yang sederhana.” Setelah Rosie membagikan tentang keputusannya untuk masuk Islam, dia mengaku mendapat banyak sekali respon dari netizen, sebelumnya tidak pernah sebanyak ini. Rosie mendapatkan respon yang begitu beragam, mulai dari pertanyaan tentang alasan dia masuk… Teruskan Membaca

Mualaf

Perjalanan Rosie Gabrielle Memeluk Islam (18): Pakistan (9): Syahadat

Akhir tahun 2019 Rosie menyatakan dirinya telah “mati”. Dan pada awal 2020, dia menyatakan, “Saya masuk Islam. Apa yang menuntun saya ke keputusan besar ini?” Rosie pergi sekali ke banyak tempat di Pakistan selama tahun 2019, dan tentu saja tidak semuanya akan kita bahas dalam seri artikel yang singkat ini. Seperti yang pernah dia katakan… Teruskan Membaca

Mualaf

Perjalanan Rosie Gabrielle Memeluk Islam (17): Pakistan (8): Keluarga Miskin Balochistan

Namanya Persana, tinggal di gubuk kecilnya dia membuat pakaian tradisional baloch untuk membiayai keluarganya. Meski susah, mereka memberikan segala yang mereka punya untuk Rosie. Agak sulit untuk mengikuti urutan perjalanan Rosie di Pakistan, sebab unggahan foto atau video perjalanannya di media sosial dikirim secara acak. Tapi apabila melihat peta Pakistan, kemungkinan dari area sekitar Multan… Teruskan Membaca

Mualaf

Perjalanan Rosie Gabrielle Memeluk Islam (16): Pakistan (7): Tarekat Suhrawardiyyah di Multan

Rosie berkata, “Orang-orang yang mempraktikkan sufisme adalah…. yang memiliki hubungan langsung dan mendalam dengan Tuhan.” Bahauddin Zakariya Multani, yang mempunyai nama lengkap Abu Muhammad Bahauddin Zakariya, atau sering dipanggil dengan sebutan Baha-ul-Haq adalah seorang sufi dari Tarekat Suhrawardiyyah. Dia dilahirkan di Karor Lal Esan, Punjab, Pakistan pada 4 Juni 1171, dan wafat di Multan, Pakistan,… Teruskan Membaca

Mualaf

Perjalanan Rosie Gabrielle Memeluk Islam (15): Pakistan (6): Multan, Kotanya para Sufi

Ketika di Multan, Rosie sering ditanya oleh orang-orang, “Apakah kamu Muslim?” Dengan satu tangan di dada, dan tangan satunya lagi menunjuk dengan telunjuk ke arah langit, Rosie menjawab, “Satu Allah.” Setelah dari makam Baba Bulleh Shah di Kasur, menggunakan motor Rosie kemudian bertolak ke kota Multan. Kota ini sering disebut sebagai “kotanya para wali”, atau… Teruskan Membaca

Mualaf

Perjalanan Rosie Gabrielle Memeluk Islam (14): Pakistan (5): Pengalaman Mistik di Makam Baba Bulleh Shah (2)

Bulleh, engkau menjadi kekasih Tuhan dan karenanya dinistakan. Mereka menyebutmu, “Kafir, kafir,” engkau membalas mereka, “Ya, ya!” Bulleh Shah hidup di masa pergolakan ketika Kaum Sikh memberontak melawan Kekaisaran Islam Mughal. Dia dikatakan memiliki hubungan dekat dengan Guru Sikh yang ke-9, Guru Tegh Bahadur. Kaisar Mughal yang ke-6, Aurangzeb, pada waktu itu dilaporkan berlaku kejam… Teruskan Membaca