Mozaik Peradaban Islam

Category archive

Tokoh - page 3

Tokoh

Ayuba Suleiman Diallo (1): Bangsawan Afrika yang Menjadi Budak di Amerika

Tahun 1730, Ayuba yang seorang bangsawan ditangkap, digunduli, dan dijual sebagai budak ke Amerika. Hidupnya berubah total. Di Amerika, ketika sedang salat dia diganggu bocah kulit putih, dan dilempari kotoran berkali-kali. Ayuba Suleiman Diallo adalah seorang bangsawan Muslim asli asal Afrika Barat. Dia berkulit hitam. Namun pada tahun 1730 atau 1731, nasib Ayuba yang waktu… Teruskan Membaca

Tokoh

Naser-e Khosraw (16): Pulang

Pelayan itu membicarakan Khosraw dalam bahasa Arab, yang kini berpenampilan terhormat, menyangka dia tidak akan mengerti. Khosraw berkata, “Engkau benar sekali. Kami adalah orang-orang yang memiliki karung-karung tua yang diikat ke punggung kami.” Sekarang, karena kami berutang kepada pengemudi unta sebanyak tiga puluh dinar, kami tidak memiliki jalan lain kecuali meminta pertolongan wazirnya Raja Ahwaz,… Teruskan Membaca

Tokoh

Naser-e Khosraw (15): Basra

Ketika Naser-e Khosraw tiba di Basra, karena perjalanan yang begitu berat, orang berilmu ini hampir telanjang dengan rambut panjang tidak terurus. Orang-orang meneriakinya sebagai orang gila, melempari batu, dan mengejarnya, sehingga dia mesti bersembunyi. Kota ini (Basra, sekarang berada di Irak-pen) memiliki tembok yang besar, kecuali pada bagian yang menghadap air, di mana tidak ada… Teruskan Membaca

Tokoh

Naser-e Khosraw (14): Lahsa (2)

Abu Said berkata kepada para putranya, “Ketika aku datang kembali kepada kalian, kalian tidak akan mengenaliku. Tandanya adalah kalian menebas leherku dengan pedangku. Jika itu aku, aku akan segera hidup kembali.” Tidak ada masjid untuk salat Jumat di Lahsa, dan khutbah dan salat berjamaah tidak diadakan. Seorang pria Persia, bernama Ali bin Ahmad, yang mana… Teruskan Membaca

Tokoh

Naser-e Khosraw (13): Lahsa (1)

Penguasa kota ini adalah seorang sharif. Mereka tidak salat maupun berpuasa, tetapi mereka percaya kepada Muhammad dan misinya. Orang-orang ini pernah mengambil Hajar Aswad dan membawanya ke tanah mereka. Untuk mencapai kota Lahsa dari arah mana pun, engkau harus melintasi hamparan padang pasir yang luas. Kota Muslim terdekat ke Lahsa yang memiliki penguasa adalah Basra,… Teruskan Membaca

Tokoh

Naser-e Khosraw (12): Falaj, Kota Para Bandit

Mereka mengaku sebagai al-Raqim yang disebutkan di dalam Alquran. Mereka adalah orang-orang yang lapar, telanjang, dan jahil. Setiap orang membawa pedang. Mereka menghabiskan sepanjang hari untuk berkelahi dan membunuh satu sama lain. Setelah menjalani banyak kesulitan dan mengalami ketidaknyamanan yang luar biasa, pada…. (6 Juli) kami tiba di Falaj, yang berjarak 180 parasang[1] (sekitar 1.000… Teruskan Membaca

Tokoh

Naser-e Khosraw (11): Perjalanan Bersama Suku-Suku Arab

Suku-suku Arab ini, sepanjang hidupnya tidak pernah meminum apapun selain susu unta. Dan sepanjang perjalanan, setiap kali menemukan kadal, mereka memakannya. Mereka berpikir bahwa seluruh dunia sama dengan mereka. Dari Makkah Menuju Taif Pada hari Jumat…. (4 Mei 1051), tanggal pertama dari bulan tua Gemini (akhir Mei hingga akhir Juni-pen), aku melakukan perjalanan sepanjang tujuh… Teruskan Membaca

Tokoh

Naser-e Khosraw (10): Naik Haji (2)

Tahun 2019, penduduk Makkah jumlahnya sekitar 2 juta orang. Pada abad ke-11, Khosraw mengatakan, “Aku rasa, warga Makkah tidak lebih dari dua ribu orang, sisanya, sekitar lima ratus orang, adalah musafir dan mujawir.” Tepat di luar gerbang ini (Gerbang Shafa) ada tangga menuju Gunung Shafa, dan di sini engkau menghadap Kabah dan mengucapkan doa yang… Teruskan Membaca

Tokoh

Naser-e Khosraw (9): Naik Haji (1)

Bagaimana kondisi Makkah pada abad ke-11? Naser-e Khosraw berkata, “Di ujung utara pasar, adalah Gunung Marwah, yang lebih rendah dan memiliki banyak bangunan yang dibangun di atasnya, karena terletak di tengah-tengah kota. Dalam (melaksanakan ibadah) berlari antara Shafa dan Marwah orang-orang akan berlari-lari di dalam pasar ini.” Penggambaran Tentang Kota Makkah Kota Makkah terletak di… Teruskan Membaca

Tokoh

Naser-e Khosraw (8): Di Istana Kekhalifahan Fatimiyah (2)

Pawai diikuti oleh ratusan orang, didahului oleh trompet, genderang, dan klarinet dan diikuti oleh batalion tentara, dari Gerbang Harem hingga ujung kanal. Di kejauhan, datanglah Sultan, dia adalah pemuda yang bertubuh tegap, bercukur rapi dengan rambut cepak, keturunan Husain bin Ali. Rokub Fath al-Khalij Ketika air Sungai Nil naik,…. dengan ketinggian yang naik sebanyak delapan… Teruskan Membaca