Mozaik Peradaban Islam

Category archive

Tokoh - page 3

Tokoh

Ibnu Jubair (2): Asal-Usul Muslim Spanyol

Hanya dengan berlayar sehari dari pantai utara berbatu Maroko, di lembah Mediterania yang subur di Andalusia, para Muslim mendirikan perpaduan peradaban yang kelak akan menerangi Eropa selama delapan abad kemudian. Asal-usul kedatangan Muslim Spanyol dapat dilacak pada tahun-tahun terakhir abad ke-7 di sebuah wilayah Laut Mediterania Barat di mana daratan Eropa dan Afrika hampir bertemu.[1]… Teruskan Membaca

Tokoh

Ibnu Jubair (1): Rihlah Muslim Spanyol

Ibnu Jubair dilahirkan di Granada, Spanyol, pada 1145. Pada 1183 dia melakukan perjalanan ke Makkah. Buku perjalanannya kemudian menjadi model bagi perkembangan sastra populer Arab pada Abad Pertengahan. Sebelum masuk ke kisah Ibnu Jubair, penulis akan menjelaskan terlebih dahulu tentang sumber referensi utama yang digunakan dalam seri artikel kali ini. Referensi utama seri artikel ini… Teruskan Membaca

Tokoh

Mushab bin Umair (14): Kesaksian Rasulullah

Rasulullah bersabda, “Ketika di Makkah dulu, tak seorangpun aku lihat yang lebih halus pakaiannya dan lebih rapi rambutnya daripada engkau. Tetapi sekarang ini, dengan rambutmu yang kusut masai, hanya ditutupi sehelai burdah.” Setelah perang berakhir, Rasulullah bersama para sahabat datang meninjau medan pertempuran untuk menyampaikan perpisahan kepada para syuhada. Di hadapan para syuhada yang terbunuh,… Teruskan Membaca

Tokoh

Mushab bin Umair (13): Syahidnya al-Khair (2)

Setiap kali tangan Mushab putus, dia berkata, “Muhammad itu tiada lain hanyalah seorang Rasul, yang sebelumnya telah didahului oleh beberapa Rasul.” Beberapa sejarawan sepakat bahwa kalimat ini kelak diabadikan di dalam Alquran. Sekarang mari kita simak penuturan dari saksi mata yang menyaksikan saat-saat terakhir Mushab bin Umair pada Perang Uhud. Ibnu Saad meriwayatkan: Dikisahkan kepada… Teruskan Membaca

Tokoh

Mushab bin Umair (12): Syahidnya al-Khair (1)

Demi melindungi Rasulullah, Mushab al-Khair membentenginya dari serangan musuh. Tangan kanannya yang memegang bendera pasukan Muslim ditebas hingga putus. Bendera dia pindahkan ke tangan kiri, ditebasnya juga tangan itu. Hingga bendera itu ditelungkupkan di dada dan lehernya. Pada saat Perang Uhud berlangsung, pasukan Muslim yang jumlahnya lebih sedikit meraih keunggulan, mereka dapat mendesak pasukan Quraish… Teruskan Membaca

Tokoh

Mushab bin Umair (11): Pemanah pada Perang Uhud

Rasulullah berkata kepada pasukan pemanah, “Lindungilah punggung kami. Jika kalian melihat kami telah mengumpulkan harta rampasan perang, maka janganlah kalian turut bergabung bersama kami.” Setelah Perang Badar, pada tahun berikutnya (625 M/3 H) umat Islam terlibat perang untuk yang kedua kalinya dengan kaum Quraish Makkah. Perang ini disebut dengan Perang Uhud. Perang ini merupakan kelanjutan… Teruskan Membaca

Tokoh

Mushab bin Umair (10): Perang Badar

Umat Islam meraih kemenangan besar dalam perang ini. Salah satu tawanan perang dari pihak Quraish adalah saudara kandung Mushab bin Umair. Bagaimana reaksi Mushab melihat saudaranya sendiri? Dua tahun setelah peristiwa hijrah besar, umat Islam terlibat peperangan dengan kaum Quraish Makkah yang sebelumnya telah menindas Muslim. Ada banyak penafsiran terkait apa yang melatarbelakangi terjadinya perang… Teruskan Membaca

Tokoh

Mushab bin Umair (9): Orang yang Ditangisi Rasulullah

Di Madinah, Rasulullah melihat keadaan Mushab, dan lalu mata Rasulullah penuh dengan air mata, dan dia mulai menangis. Setelah peristiwa hijrah besar, umat Islam dan Nabi Muhammad SAW menetap di Yastrib, yang namanya kemudian menjadi Madinah. Dalam berbagai riwayat, banyak dikisahkan tentang kesulitan yang dialami oleh Muslim di sana pada masa-masa awal. Tidak terkecuali dengan… Teruskan Membaca

Tokoh

Mushab bin Umair (8): Al-Muqri

“Marilah kita pergi kepada Mushab dan beriman bersamanya! Kata orang-orang, kebenaran itu terpancar dari celah-celah giginya,” penduduk Yastrib berbondong-bondong masuk Islam sehingga hampir tidak ada rumah orang Anshar yang tidak memiliki Muslim di dalamnya. Dalam riwayat versi lainnya, sebagaimana disampaikan oleh Tabrani dan Abu Nuaim dalam Dala’ilun Nubuwwah, ketika Mushab bin Umair berbicara kepada orang-orang… Teruskan Membaca

Tokoh

Mushab bin Umair (7): Saad bin Muadz dan Bani Abdil Ashhal

Pemimpin Anshar berkata, “Demi Allah! Jika bukan karena hubungan antara kau dan aku, engkau tidak akan pernah berpikiran untuk melakukan hal ini. Engkau berani memperkenalkan ke daerah kami sesuatu yang kami benci!” Usaid kemudian mengambil tombaknya dan pergi ke tempat di mana Saad bin Muadz dan orang-orangnya duduk dalam sebuah pertemuan. Ketika Saad bin Muadz… Teruskan Membaca