Mozaik Peradaban Islam

Category archive

Tokoh - page 3

Tokoh

Allamah Thabathabai: Filosof dan Mufasir Muslim Kontemporer (10): Bidayah dan Nihayah (2)

Filsafat adalah suatu pandangan dunia, maka sudah seharusnya seluruh bahasannya disusun dan diurut seperti tatanan alam yang matematis dan geometris. Mendahulukan suatu bahasan yang belum saatnya dibahas akan merusak dan memutus alur pemahaman ibarat memetik buah yang belum matang. Beberapa keistimewaan Haydari menyebutkan paling tidak ada lima keistimewaan Bidayah dan Nihayah yang sulit dicari tandingannya… Teruskan Membaca

Tokoh

Allamah Thabathabai: Filosof dan Mufasir Muslim Kontemporer (9): Bidayah dan Nihayah (1)

Keberanian Allamah melanggar tabu pengajaran filsafat di Qum dan rangkuman pengalaman mengajar filsafat selama bertahun-tahun itulah yang kemudian melahirkan Bidayah dan Nihayah. Selain tafsir Al-Mizan, mahakarya Thabathabai yang juga monumental adalah dua karya filsafatnya yang berjudul Bidayah Al-Hikmah dan Nihayah Al-Hikmah yang ditulis dengan pendekatan matematis, rigorous, ketat, singkat, dan padat. Karya ini hingga sekarang… Teruskan Membaca

Tokoh

Allamah Thabathabai: Filosof dan Mufasir Muslim Kontemporer (8): Tafsir Al-Mizan

Dalam tafsir Al-Mizan, Thabathabai menunjukkan bahwa dengan melampaui sekat-sekat sektarian dan keluar dari lingkup metodologi yang sempit, Alquran dapat hadir dalam semesta yang jauh lebih lapang, luas, dan relevan. Di antara puluhan karya Thabathabai, orang akan sulit menemukan mercusuar yang lebih terang ketimbang tafsir Al-Mizan. Karya ini memiliki terlalu banyak kelebihan dibanding tafsir-tafsir Alquran pada… Teruskan Membaca

Tokoh

Allamah Thabathabai: Filosof dan Mufasir Muslim Kontemporer (7): Ushul-e Falsafe va Ravesh-e Re’alism

Karya ini membuktikan bahwa bangunan persepsi dan pengetahuan manusia tidaklah mungkin bersumber dari dalam sistem tubuh manusia, melainkan datang dari realitas yang lebih tinggi. Dari sekian banyak karya yang dilahirkan oleh pemikiran Allamah Thabathabai, hampir semua memiliki kualitas ilmiah yang mumpuni. Tapi dari sekian banyak karya-karya tersebut ada beberapa di antaranya yang dianggap monumental dan… Teruskan Membaca

Tokoh

Allamah Thabathabai: Filosof dan Mufasir Muslim Kontemporer (6): Karya-karya

Proses penulisan Tafsir Al Mizan berlangsung selama 18 tahun, dan baru selesai tepat di salah satu malam Lailatul Qadar, yaitu pada tanggal 23 Ramadhan 1392 H/1972 M. Inilah mahakarya yang kelak akan menjadi salah satu eksiklopedia ilmu-ilmu Islam yang monumental.  Menurut Thabathabai, motivasinya mengajarkan filsafat adalah untuk membantu siswa yang tiba di Qum ‘dengan koper… Teruskan Membaca

Tokoh

Allamah Thabathabai: Filosof dan Mufasir Muslim Kontemporer (5): Tafsir Alquran dan Filsafat

Tradisi di Qum menyatakan bahwa studi tafsir Alquran dianggap kurang menantang secara intelektual, dan filsafat dipandang oleh beberapa ulama di Qum sebagai tindak subversif. Sebaliknya, Thabathabai justru menilai bahwa dua pelajaran itu lah yang paling dibutuhkan oleh masyarakat Muslim. Terlepas dari kemajuan yang sudah dicapai oleh budaya pendidikan Islam di Qum, ketika Thabathabai tiba di… Teruskan Membaca

Tokoh

Allamah Thabathabai: Filosof dan Mufasir Muslim Kontemporer (4): Hijrah ke Qum

Di tengah kondisi sulit, Syah Husein Vali, Darwis yang hidup 200 tahun lalu datang kepada Thabathabai dan mengatakan bahwa Ali bin Abi Thalib menyampaikan salam untuknya. Kembali ke Tabriz Pada tahun 1934, Allamah Thabathabai memutuskan kembali ke Tabriz, disebabkan himpitan ekonomi. Beberapa kali dia berhutang kepada sejumlah orang, hingga akhirnya tak ada lagi orang yang… Teruskan Membaca

Tokoh

Allamah Thabathabai: Filosof dan Mufasir Muslim Kontemporer (3): Riwayat Pendidikan (2)

Thabathabai melanjutkan pendidikannya di hawzah di Najaf. Untuk mencapai kematangan spiritual dia menghabiskan hari-harinya dengan berpuasa. Bukan hanya puasa makan, dia juga puasa berbicara. Setelah berhasil menuntaskan pendidikannya di Tabriz, Allamah Thabathabai dan adiknya melanjutkan studi ke Najaf, yang merupakan pusat ilmu pengetahuan Syiah. Keistimewaan tempat ini tidak hanya karena banyak berkumpul para guru dan… Teruskan Membaca

Tokoh

Allamah Thabathabai: Filosof dan Mufasir Muslim Kontemporer (2): Riwayat Pendidikan  (1)

Selama empat tahun Thabathabai gagal memahami pelajaran dari gurunya dan gagal dalam ujian. Gurunya berkata dengan keras, “Berhentilah menghabiskan waktuku dan waktumu!” Masa kecil Thabathabai dilewatinya dengan menjadi seorang yatim-piatu sejak usia 9 tahun. Ayah beliau wafat ketika Thabathabai masih berusia 5 tahun. Menyusul empat tahun kemudian ibunya, yang meninggal ketika melahirkan adiknya, Sayyid Muhammad… Teruskan Membaca

Tokoh

Allamah Thabathabai: Filosof dan Mufasir Muslim Kontemporer (1)

Keluarga Thabathabi secara turun-temurun memegang kuat tradisi keilmuan. Namun di antara semuanya ada satu yang paling bersinar, dialah Allamah Muhammad Husein Thabathabai. Siapapun yang membaca sejarah Islam, tentu bisa menilai, bagaimana agama ini kian hari kian berkilau disinari oleh gemerlap capaian para sarjana dan ulamanya. Mereka datang berduyun-duyun tanpa henti selama lebih dari 14 abad… Teruskan Membaca