Mozaik Peradaban Islam

Category archive

Tokoh - page 3

Tokoh

Hamzah bin Abdul Muthalib (17): Shafiyyah binti Abdul Muthalib

Shafiyyah datang ke Uhud mencari Hamzah. Ali berkata kepada Zubair, “Katakan pada ibumu (bahwa kakaknya telah terbunuh).” Zubair menjawab, “Tidak, engkau saja yang ke sana dan katakan kepada bibimu.” Ada banyak versi yang meriwayatkan tentang bagaimana adik perempuan Hamzah bin Abdul Muthalib, Shafiyyah binti Abdul Muthalib, mencari-cari kakaknya di medan Perang Uhud. Beberapa menyebutkan bahwa… Teruskan Membaca

Tokoh

Hamzah bin Abdul Muthalib (16): Duka Rasulullah

Melihat jenazah Hamzah yang dimutilasi, Ibnu Masud meriwayatkan, “Beliau (Rasulullah) memeluknya, kemudian berdiri di sampingnya. Beliau menangis lagi hingga terisak-isak.” Setelah perang usai, kaum Quraisy kemudian pergi. Nabi memerintahkan kepada Ali bin Abi Thalib untuk melihat ke arah mana mereka pergi, apakah pulang ke Makkah atau justru ke Madinah? Setelah Ali memastikan bahwa mereka pergi… Teruskan Membaca

Tokoh

Hamzah bin Abdul Muthalib (15): Nyanyian Hindun binti Utbah

Hindun memotong hidung dan telinga Hamzah, menjadikannya gelang kaki dan kalung. Dia juga merobek perut Hamzah, mengeluar hatinya dan mengunyahnya. Perang Uhud akhirnya selesai, dan kedua belah pihak pun berpisah. Pada perang kali ini kerugian kaum Muslim tiga kali lebih besar ketimbang Quraisy. Ini adalah satu-satunya perang di antara Muslim Madinah dan Quraisy Makkah di… Teruskan Membaca

Tokoh

Hamzah bin Abdul Muthalib (14): Terbunuhnya Singa Allah

Hamzah melihat pasukan pemanah meninggalkan posnya, sehingga dia bergegas untuk membantu pasukan Muslim yang terdesak. Wahsyi melihat Hamzah lengah dan melemparkan lembingnya menembus perut Hamzah. Hari menuju Perang Uhud akhirnya tiba, Wahsyi bin Harb ikut berangkat bersama pasukan Quraisy Makkah. Manakala Hindun binti Utbah berpapasan dengan Wahsyi atau dia melewatinya, dia (Hindun) akan berkata, “Ayolah,… Teruskan Membaca

Tokoh

Hamzah bin Abdul Muthalib (13): Wahsyi bin Harb

Wahsyi, seorang budak Habsyi, memiliki kemahiran istimewa dalam memainkan lembing. Hindun binti Utbah menjanjikan harta dan kemerdekaan untuknya, “Jika engkau dapat membunuh Hamzah, maka semua ini akan menjadi milikmu!” Alur cerita akan kita tarik mundur terlebih dahulu kepada peristiwa-peristiwa sebelum pecahnya Perang Uhud. Ketika kaum Quraisy masih melakukan persiapan perang di Makkah, mereka melakukan diskusi… Teruskan Membaca

Tokoh

Hamzah bin Abdul Muthalib (12): Perang Uhud

Hamzah menebas pembawa bendera pasukan Quraisy dengan sekali tebas dari pundak hingga ke pusar. Dia lalu menyeruak masuk ke tengah pasukan Quraisy tanpa kenal takut. Jagoan-jagoan terkuat musuh pun dibuatnya bagai daun kering yang berterbangan. Setelah genap satu tahun Perang Badar, dengan niat untuk membalas dendam atas kekalahan mereka, kaum Quraisy Makkah tengah bergerak untuk… Teruskan Membaca

Tokoh

Hamzah bin Abdul Muthalib (11): Perang Badar (3)

Umayyah bin Khalaf yang menjadi tawanan setelah Perang Badar memberikan kesaksian tentang Hamzah, “Dialah (yang memakai bulu burung unta di dadanya) yang paling banyak menimpakan bencana besar kepada kami.” Ayat yang Turun setelah Berakhirnya Duel Setelah terjadinya duel sebelum Perang Badar di antara tiga orang Muslim dan tiga orang musyirikin tersebut, Allah menurunkan wahyu-Nya. Diriwayatkan… Teruskan Membaca

Tokoh

Hamzah bin Abdul Muthalib (10): Perang Badar (2): Duel Maut

Utbah bin Rabi’ah (kakek Muawiyah bin Abu Sufyan) dan dua kerabatnya mengajak duel. Maka Rasulullah bersabda, “Berdirilah, wahai Ubaidah bin al-Harits! Berdirilah, wahai Hamzah! Berdirilah, wahai Ali!” Menurut adat istiadat kuno bangsa Arab, biasanya sebelum perang besar dimulai, dilakukan duel tanding terlebih dahulu.[1] Ibnu Ishaq meriwayatkan: Setelah Hamzah berhasil menghabisi al-Aswad bin Abdil Asad di… Teruskan Membaca

Tokoh

Hamzah bin Abdul Muthalib (9): Perang Badar (1)

Seorang lelaki Quraisy yang berperangai buruk melihat telaga yang dibangun pasukan Muslim. Dia bersumpah melaksanakan salah satu hal ini: meminum air dari telaga itu, menghancurkannya, atau terbunuh karenanya. Belum sampai, Hamzah menghadangnya. Hari demi hari terus berlalu, dan kini umat Islam di Madinah telah memasuki tahun kedua setelah peristiwa hijrah dari Makkah. Meski sebelumnya kaum… Teruskan Membaca

Tokoh

Hamzah bin Abdul Muthalib (8): Komandan Militer Muslim Pertama

Bendera pertama pasukan Muslim yang berwarna putih diserahkan oleh Rasulullah kepada Hamzah. Dia kemudian berangkat hanya dengan 30 orang untuk menghadapi kafilah Quraisy sebanyak 300 orang yang dipimpin Abu Jahal. Kaum Quraisy di Makkah mengirimkan utusannya ke Madinah untuk menyampaikan pernyataan ancaman. Dia berkata, “Janganlah kalian bangga terlebih dahulu karena kalian bisa meninggalkan kami pergi… Teruskan Membaca