Mozaik Peradaban Islam

Category archive

Tokoh - page 5

Tokoh

Ammar bin Yasir (14): Perang Jamal (3)

Utusan Khalifah Ali berkata kepada Aisyah, Talhah, dan al-Zubair, “Tuan-tuan terlalu banyak membunuh. Jumlah orang yang tuan-tuan bunuh sudah mencapai 600 orang, sehingga hal ini menimbulkan kemarahan 6.000 orang-orang.” Ketika Khalifah Ali bin Abi Thalib RA mendengar kabar bahwa Basrah telah diserang oleh Aisyah RA, Talhah RA, dan al-Zubair RA, dia dan rombongannya segera bergegas… Teruskan Membaca

Tokoh

Ammar bin Yasir (13): Perang Jamal (2): Sikap Ammar

Mendengar tentang pembunuhan terhadap Khalifah Utsman, Aisyah berkata, “Demi Allah! Utsman telah dibunuh dengan tidak adil, dan aku akan membalas atas darahnya!” Lalu apakah yang mendorong Aisyah RA untuk menggalang pasukan di Makkah lalu menuju ke Basrah, Irak? Al-Tabari dalam Tarikh al-Rusul wa al-Muluk menuturkannya dalam sebuah riwayat. Diriwayatkan dari Ali bin Ahmad bin al-Hasan… Teruskan Membaca

Tokoh

Kyai Haji Ali Maksum (5): Menjadi Rais Am PBNU

Di tengah perpecahan yang terjadi di tubuh NU, Kyai Ali diminta oleh para kyai untuk memimpin. Namun dia berusaha keras untuk menolak jabatan itu, dan mengatakan tidak bersedia dipilih. Oleh Khoirul Imam | Staf Pengajar Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) An Nur Yogyakarta dan Pengasuh PPTQ Ibnu Sina Yogyakarta Sejak awal kedatangannya di Krapyak, Kyai Ali… Teruskan Membaca

Tokoh

Kyai Haji Ali Maksum (4): Tahun Kesedihan dan Tugas Berat Memimpin Krapyak

Tanah air sedang kacau akibat penjajahan Jepang. Begitu sampai di pesantren Krapyak, Ali Maksum tercengang melihat kondisi yang begitu memprihatinkan. Kondisi antara hidup dan mati. Oleh Khoirul Imam | Staf Pengajar Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) An Nur Yogyakarta dan Pengasuh PPTQ Ibnu Sina Yogyakarta Sekembalinya Ali dari Makkah, tahun 1941, kondisi tanah air sedang kacau… Teruskan Membaca

Tokoh

Kyai Haji Ali Maksum (3): Pulang Kampung dan Menikah

Setelah delapan tahun menimba ilmu di Tremas, Ali pulang kampung ke Lasem. Tiga tahun setelahnya dia menikah. Namun, baru saja beberapa hari menikah, dia mendapat tawaran untuk ke Makkah. Oleh Khoirul Imam | Staf Pengajar Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) An Nur Yogyakarta dan Pengasuh PPTQ Ibnu Sina Yogyakarta Sejak muda Ali dikenal sebagai sosok yang… Teruskan Membaca

Tokoh

Kyai Haji Ali Maksum (2): Jelajah Tremas dan Julukan Sang Munjid Berjalan

Ali sering tidak tidur sampai larut malam untuk mendalami kitab-kitab babon. Maka tidak heran kamarnya sering terlihat berantakan dengan kitab-kitab. Kegemarannya membaca jauh melampaui usianya yang masih remaja. Oleh Khoirul Imam | Staf Pengajar Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) An Nur Yogyakarta dan Pengasuh PPTQ Ibnu Sina Yogyakarta Selepas dari pesantren KH. Amir Pekalongan, pada usia… Teruskan Membaca

Tokoh

Kyai Haji Ali Maksum (1): Sang Pembaharu Nahdlatul Ulama

Meski dididik dengan tradisi pesantren tradisional, dia justru bisa menjadi sosok yang moderat, suka terhadap seni dan musik. Oleh Khoirul Imam | Staf Pengajar Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) An Nur Yogyakarta dan Pengasuh PPTQ Ibnu Sina Yogyakarta Salah satu teori Islamisasi di Indonesia mengatakan, Islam masuk ke Indonesia dengan dibawa oleh para pedagang dari India,… Teruskan Membaca

Tokoh

Ammar bin Yasir (12): Perang Jamal (1)

Pasca wafatnya Khalifah Utsman, Talhah dan al-Zubair berbaiat kepada Ali bin Abi Thalib. Mereka berdua lalu pergi ke Makkah menemui Aisyah. Tak lama kemudian, mereka bertiga menggalang pasukan besar. Ali bertanya-tanya. Selepas wafatnya Nabi Muhammad SAW, benih-benih perpecahan di dalam tubuh umat Islam mulai berkembang. Ada sejarawan yang berpendapat bahwa perpecahan ini murni karena persoalan… Teruskan Membaca

Tokoh

Ammar bin Yasir (11): Turbulensi Besar

Pasca wafatnya Khalifah Utsman bin Affan RA, umat Islam menjadi terbelah ke dalam faksi-faksi politik. Hampir seluruh riwayat yang menceritakan kisah hidup para sahabat Nabi SAW yang berusia panjang, mau tidak mau akan tersangkut paut dengan hal ini. Setelah sekian lama menjadi Gubernur Kufah, Ammar bin Yasir RA akhirnya diberhentikan oleh Khalifah Umar bin Khattab… Teruskan Membaca

Tokoh

Ammar bin Yasir (10): Gubernur Kufah (2)

Setelah menjadi gubernur, suatu hari Ammar belanja di pasar. Seseorang mencelanya, “Hai, yang telinganya terpotong!” Ammar menjawab, “Yang engkau cela itu adalah telingaku yang terbaik. Karena ia ditimpa kecelakaan sewaktu perang fi sabilillah.” Demikianlah, akhirnya Ammar bin Yasir RA ditunjuk untuk menjadi Gubernur Kufah oleh Umar bin Khattab RA. Sebagaimana diriwayatkan oleh Haritsah bin Mudharib,… Teruskan Membaca