Mozaik Peradaban Islam

Category archive

Studi Islam

Studi Islam

Kisah Nabi Shaleh (5): Anak yang Diramalkan

Shaleh berkata kepada Kaum Tsamud, “Jika kalian tidak melukainya (si unta), seorang anak laki-laki akan dilahirkan dari kalian, yang akan melukainya. Dia adalah anak laki-laki dengan kulit putih, bermata biru, berambut coklat kemerahan, dan berkulit kemerahan.” Sekarang mari kita lanjutkan kembali riwayat dari Amr bin Kharijah, salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW, sebagaimana pernah dicantumkan… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Shaleh (4): Unta Betina dari Batu (2)

“Unta ini dapat menghabiskan air dalam sumur dalam satu waktu hanya untuk dirinya sendiri. Itu adalah unta yang diberkati, dan susunya cukup untuk ribuan pria, wanita, dan anak-anak. Jika ia tidur di tempat itu, maka hewan-hewan lain akan pergi.” Allah membuktikan kebenaran Nabi Shaleh, bukan saja dengan menciptakan unta dalam bentuk jasmaninya yang terlihat bagaikan… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Shaleh (3): Unta Betina dari Batu (1)

Kaum Tsamud berkata, “Mintalah kepada Tuhanmu untuk membuatkan unta betina, yang harus sepuluh bulan hamil, tinggi, dan menarik. Buatkanlah dari batu itu untuk kami.” Di tengah situasi menyimpangnya Kaum Tsamud, Allah kemudian mengutus Nabi Shales AS kepada mereka, yakni seseorang yang berasal dari kaum mereka sendiri. Silsilah lengkap Shaleh adalah: Shaleh bin Ubaid bin Asif… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Shaleh (2): Bangsa Pemahat Batu Karang

Karena saking kuatnya, Kaum Tsamud, meskipun tertimpa bangunan, masih dapat bertahan hidup. Rasulullah mengatakan, bangsa ini dikaruniai Allah umur yang panjang dan tubuh yang sangat kuat. Kaum Tsamud merupakan salah satu suku bangsa Arab terbesar yang telah punah. Sebaimana telah disebut pada seri sebelumnya, mereka adalah keturunan dari Tsamud bin Gether bin Aram bin Sem… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Shaleh (1): Kaum Tsamud

Rasulullah bersabda, “Orang terdahulu yang paling celaka adalah pemotong unta (Nabi Shaleh).” Untuk memulai kisah tentang Nabi Shaleh AS, kita akan memulainya dari sebuah riwayat dari Nabi Muhammad SAW yang disampaikan oleh salah satu sahabat, Abu al-Tufail: Ketika Rasulullah pergi dalam ekspedisi untuk menyerang Tabuk, dia berkemah di al-Hijr dan berkata, “Wahai orang-orang! Janganlah meminta… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Hud (8): Hadramaut, Tempat Migrasi Nabi Hud dan Pengikutnya

Sampai hari ini, makam Nabi Hud diyakini masih berada di Hadramaut, Yaman. Sementara itu, versi lain mengatakan makamnya berada di Wadi Al-Salam, Irak. Setelah pada artikel sebelumnya penulis menyampaikan riwayat-riwayat tentang proses hancurnya Kaum Ad dari Ibnu Ishaq, pada seri terakhir ini penulis akan menyampaikan riwayat dari Ibnu Katsir dalam Qisas Al-Anbiya karyanya. Tidak seperti… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Hud (7): Sarsar, Angin yang Sangat Kencang

Wahb bin Munabbih berkata, “Ketika Allah menghukum Kaum Ad. Siapa pun yang sedang tidak berada di rumah, dihempaskan oleh angin hingga dia membelah gunung dengannya, dan dengan demikian mereka semua dihancurkan.” Al-Tabari berkata, “Telah dikatakan, bahwa pemimpin dan orang terhebat mereka (Kaum Ad) saat itu adalah al-Khuljan.” Diriwayatkan dari al-Abbas bin al-Walid dari ayahnya dari… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Hud (6): Qayl bin Anz, Pemimpin Kaum Ad

Qayl bin Anz berdoa, “Aku meminta bahwa apa yang menimpa umatku harus menimpaku juga.” Dia mendapat jawaban bahwa umatnya akan mengalami kehancuran. Dia berkata, “Aku tidak peduli. Tidak ada faedahnya aku mempertahankan hidup mereka.” Mari kita lanjutkan riwayat dari Ibnu Ishaq tentang delegasi Kaum Ad yang berada di Makkah untuk berdoa: Telah dikatakan – dan… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Hud (5): Awan Hitam

Pemimpin Kaum Ad berdoa di Makkah, dan Allah mendatangkan tiga awan, satu putih, satu merah, dan satu hitam. Dia memilih awan berwarna hitam karena beranggapan di dalamnya mengandung banyak air. Dia tidak tahu apa yang ada di dalamnya adalah bencana. Demikianlah, setelah delegasi Kaum Ad mengetahui keislaman Marthid bin Sa’d dan mengecamnya, mari kita ikuti… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Hud (4): Marthid bin Sa’d, Bangsawan Ad yang Menyembunyikan Ke-Islamannya

Marthid bin Sa’d adalah salah satu delegasi Kaum Ad yang pergi ke kota suci Makkah untuk meminta hujan. Namun dalam proses itu, identitas keislamannya terungkap. Demikianlah, setelah Kaum Ad dilanda kekeringan selama tiga tahun, mereka mengirimkan delegasi mereka ke Makkah untuk berdoa meminta hujan. Bagaimana jalannya proses tersebut diriwayatkan oleh Ibnu Ishaq dalam riwayat yang… Teruskan Membaca