Mozaik Peradaban Islam

Category archive

Studi Islam

Studi Islam

Kaum Quraisy (17): Makkah Sebagai Ummul Qura (2)

Besar kemungkinan Jazirah Arab ketika itu tidak lain adalah sebuah imperium yang berbentuk konfederasi. Dan Kota Makkah sebagai Ummul Qura, bisa diasumsikan sebagai ibu kota negara federal Arab, yang memiliki kedudukan setara dengan Bizantium dan Persia. Bila diterjemahkan secara bahasa, Ummul Qura bisa diartikan sebagai ibu kota dari desa-desa. Karena qura adalah jamak dari qaryah… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kaum Quraisy (16): Makkah Sebagai Ummul Qura (1)

Salah satu nama Kota Makkah dalam Alquran adalah Ummul Qura atau induk/ibukota desa-desa. Penggunaan istilah ini oleh Alquran menjelaskan secara gamblang, bahwa kedudukan Kota Makkah ketika masa Rasulullah Saw adalah salah satu metropolitan paling masyhur di dunia. Ke tempat inilah mata para raja, kaisar dan kisrah tertuju. Sebagaimana sudah sedikit kita ulas pada edisi sebelumnya,… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kaum Quraisy (15): Kemungkinan Tafsir Surat Quraisy

Maka tidak mengherankan bila Allah SWT mengutus Rasul pamungkasNya di Kota Makkah, di pusat peradaban dunia. Dan melahirkannya dari kalangan Kaum Quraisy, yang merupakan wangsa Ibrahim, ningrat umat manusia, dan sekaligus kelas elit dalam skema politik dan perdagangan dunia. Terkait dengan Kaum Quraisy, Allah SWT bahkan berbicara mengenai mereka dalam satu surat khusus yang dinamakan… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kaum Quraisy (14): Era Keemasan

Sejak gagalnya serangan Abrahah menyerang Kabah, Kaum Quraisy semakin mantap menguasai Kota Makkah. Lebih dari itu, mereka belum pernah merasa semapan ini sejak ratusan tahun sebelumnya. Kota Makkah makin melesat pamornya, kemuliaan Kaum Quraisy meningkat, dan perdagangan yang mereka usahakan meraup untung berlipat ganda. Tidak berlebihan bila dikatakan, bahwa di masa itu Kaum Quraisy mulai… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kaum Quraisy (13): Abrahah dan Percaturan Politik Dunia (4)

Abdul Muthalib menyadari, bahwa tidak ada kekuatan manusia di jazirah Arab yang bisa menghentikan laju pasukan Abrahah. Maka dia sepenuhnya berserah kepada Allah SWT tentang cara mempertahankan Kabah. Namun, setelah lama ditunggu, Abrahah tak kunjung menghancurkan Kabah, dan tak jua dikabarkan kembali ke Yaman. Entah apa yang terjadi? Bila dinilai secara strategis, tampak apa yang… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kaum Quraisy (12): Abrahah dan Percaturan Politik Dunia (3)

Dari informasi sejarah tentang pembangunan gereja oleh Abrahah, terlihat sekali bahwa mega-proyek tersebut disokong oleh sebuah konsorsium kekuatan dunia, yaitu Bizantium dan sekutunya. Tujuan mereka tidak lain untuk mereduksi pamor Kota Makkah sebagai pusat ekonomi dan perdagangan terbesar di dunia kala itu. Ketika An-Najasyi, penguasa Habasyah di Ethiopia mendengar kisah terbunuhnya Aryath di tangan Abrahah,… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kaum Quraisy (11): Abrahah dan Percaturan Politik Dunia (2)

Atas perintah dari Bizantium, raja Habasyah yang bernama An-Najasymengirim pasukan yang berkekuatan tujuh puluh ribu personel ke Yaman. Pasukan tersebut dikomandani salah seorang yang bernama Aryath, dan salah seorang dari anak buahnya ialah Abrahah. Inilah untuk pertama kalinya langkah kaki Abrahah menapaki panggung sejarah dunia.   Habasyah atau kadang dikenal juga dengan nama Abyssinia, saat… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kaum Quraisy (10): Abrahah dan Percaturan Politik Dunia (1)

Abrahah Al-Ashram Abu Yaksum adalah gubernur Kekaisaran Ethiopia (Abyssinia) yang tunduk pada Bizantium. Dia memiliki tentara yang sangat kuat dengan pasukan gajah sebagai andalannya. Pasukan ini berhasil mereguk kemenangan besar dengan menaklukkan kerajaan Saba (Yaman) yang ketika itu sedang dalam pengaruh kekuatan politik Persia. Selain adanya ancaman dari dalam, pertumbuhan pesat Kota Makkah sebagai pusat… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kaum Quraisy (9)

Ketika itu, sistem pengelolaan Kota Makkah berada di tangan sebuah oligarki yang terdiri dari anggota terkemuka anak keturunan Qushay bin Kilab. Dengan banyaknya perubahan yang terjadi baik di dalam maupun di luar Kota Makkah, Abdul Muthalib merekonstruksi sistem pemerintahan tersebut agar kompatibel dengan kebutuhan zamannya. Selain sumur Zamzam, hal lain yang membuat nilai strategis dan… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kaum Quraisy (8): Abdul Muthalib dan Harta Karun Kota Makkah

Di era Abdul Muthalib, nilai kapital Kota Makkah meningkat sangat signifikan. Salah satu penyebabnya, adalah ditemukannya kembali Sumur Zamzam, yang sebelumnya sudah hilang ditelan zaman. Satu ketika, Muthalib teringat dengan kemenakannya yang berada di Madinah, dan bermaksud mengunjunginya untuk mengetahui keberadaannya. Di Madinah sendiri, Syaibah bin Hasyim sudah tumbuh menjadi remaja yang masyur namanya. Di… Teruskan Membaca