Mozaik Peradaban Islam

Category archive

Studi Islam

Studi Islam

Kematian Manusia: Sebuah Karikatur (6)

  Oleh: Musa Kazhim    “Dengan menyingkirkan realitas Ilahi sebagai Pemelihara dan Pencipta alam raya, maka perspektif menyeluruh (holistic) itupun mengaus dan menyusut habis. Atomisme, determinisme, dan objektivisme adalah anak-cucu dari perselingkuhan antara materialisme dan humanisme yang merontokkan perspektif tersebut.”  —Ο—     Khulasah: Deklarasi Kematian Manusia Sejenak setelah pikiran modern membunuh kesadaran akan Kehadiran Ilahi dari struktur kehidupan, manusia… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kematian Manusia: Sebuah Karikatur  (5)

  Oleh: Musa Kazhim   “Dalam kebudayaan massa manusia menjadi objek. Mereka kehilangan gugus makna, sehingga tidak mampu memahami konteks umum dari kehidupan ini. Mereka teralienasi, kehilangan identitas sebagai pribadi (person). Tercekik oleh sistem yang dibuatnya sendiri, identitas pribadi itu mengering secara eksistensial.” —Ο—   Kelahiran Massa dan Kematian Manusia Di dalam rahim materialisme, humanisme, dan… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kematian Manusia: Sebuah Karikatur (4)

  Oleh: Musa Kazhim “Humanisme Renaisans adalah “ibu kandung” darwinisme, kapitalisme, dan kolonialisme. Nalar pemikiran-pemikiran inilah, yang memantik impuls orang Eropa untuk menggelar perbudakan dan mengobarkan kekerasan di jagat raya.” —Ο— Ekses-ekses Penuhanan manusia meniscayakan kekuasaan dan kekayaan dan kehancuran manusia itu sendiri. Yang berlaku adalah hukum: lebih besar kekuasaan dan kekayaan, lebih layak manusia untuk… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kematian Manusia: Sebuah Karikatur (3)

  Oleh: Musa Kazhim  “Ketika sisi kualitatif dinegasikan, kehidupan menjadi DNA dan partikel-partikel kuantitatif atau gumpalan energi yang terkurung dalam penjara molekular-molekular yang memilukan. Saintisme menggantikan agama, dan fungsi-fungsi kependetaan beralih ke bahu para ilmuwan.” —Ο—   Pendekatan kuantitatif terhadap alam menafikan sisi kualitatif kehidupan, sehingga ajaran benar-salah dan baik-buruk digantikan mencekik semua orang yang… Teruskan Membaca

Studi Islam

Astrolab: GPS Pertama Hasil Inovasi Seorang Muslimah Abad 10

“Astrolab adalah instrumen utama astronomi kuno. Berfungsi persis seperti GPS di era modern. Alat ini pertama kali dikembangkan oleh bangsa Yunani. Pada Abad ke-10, seorang cendekiawan muslimah menyempurnakannya…” —Ο—   Salah satu elemen penting dari infrastruktur informasi global, adalah Global Positioning System atau lazim disebut GPS. Teknologi ini merupakan alat yang membantu manusia dalam menentukan… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kematian Manusia : Sebuah Karikatur (2)

  Oleh: Musa Kazhim “Humanisme Renaisans memicu terjadinya pemujaan tak terkendali pada individu. Alam dieksploitasi untuk memuaskan syahwat manusia. Posisi sakral kebijaksanaan digantikan oleh matematika, dan nalar kuantitatif mengeliminir makna-makna kualitatif.” —Ο—   Renaisans Menurut Jostein Gaarder, Renaisans menyuguhkan pandangan baru ihwal manusia: humanisme. Berbeda dengan humanisme Abad Pertengahan yang memberi tekanan pada hakikat manusia sebagai… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kematian Manusia: Sebuah Karikatur (1)

  Oleh: Musa Kazhim “Istilah “kematian manusia” mengacu pada problem filosofis-eksistensial. Ketika identitas-diri perlahan-lahan  meleleh, dan tak ada “nama” yang bisa menandai (signify) eksistensi mereka. Dalam ngarai anonimitas yang menakutkan itu, mereka karam dan lenyap.” —Ο—   Pengantar Alih-alih merupakan sesuatu yang stagnan dan statis, istilah “kematian manusia” ini justru mengacu pada proses yang terus berlangsung. Karena itu,… Teruskan Membaca

Studi Islam

Al-Tahtawi; Islam dan Patriotisme (3)

Hukum Alam dan Syariat-Syariat Kegiatan-kegiatan manusia harus menyesuaikan diri dengan penyebab-penyebab yang disebutkan tadi di atas; artinya manusia harus melakukan penelitian terhadapnya; jika tidak maka ia akan menerima hukuman Tuhan lantaran melakukan hal-hal yang bertentangan dengan sang Pencipta penyebab-penyebab itu. Sekedar contoh dapat dikemukakan, jika orang ingin melihat di kegelapan malam dia harus melakukan serangkaian… Teruskan Membaca

Studi Islam

Rasa’il Ikhwanus Shafa (3): Visi Politik

Namun di luar keterbukaan mereka di bidang agama, tendensi politik pergerakan mereka tetap menjadi lahan perdebatan. Yang tidak dapat disangkal adalah kenyataan bahwa mereka hidup dalam lingkungan Syiah, meskipun tidak berafiliasi pada sekte manapun. Ditambah lagi, pada masa itu, benturan politik antara penguasa Abbasiah dan kelompok Syiah kerap terjadi dan sudah berlangsung sejak berdirinya dinasti… Teruskan Membaca

Studi Islam

Islam dan Anasir-Anasir Sosialisme (2)

Persaudaraan Persaudaraan dan rasa cinta di antara umat Islam seperti rasa cinta di antara saudara yang sebenar-benarnya. Di dalam Al-Quran terdapat firman Tuhan yang menyatakan, bahwa Tuhan sendiri menaruh kecintaan dan rasa persaudaraan di dalam hatinya tiap-tiap orang Islam untuk mencinta dan merasa bersaudara kepada sesama saudara Islam. “Dan Tuhan menaruh di dalam hati mereka… Teruskan Membaca