Mozaik Peradaban Islam

Category archive

Studi Islam - page 3

Studi Islam

Megatruh: Sebuah Syarah Kesejarahan (9)

Menurut Habib Luthfi, metode dakwah yang digunakan oleh para penyebaran Islam awal di Nusantara, tidak menonjolkan atribut keagamaan lahiriah. Tapi lebih mengedepankan akhlaq, dan yang paling penting, mereka datang ke dalam satu masyarakat dengan membawa solusi, bukan masalah. Sebagaimana sudah dibahas pada edisi sebelumnya, bahwa besar kemungkinan Islam sudah masuk ke Nusantara jauh sebelum Singasari… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Nuh (4): Nabi Kaum Miskin

Pada usia 480 tahun Nuh diutus. Orang-orang mendengarkan perkataan Nuh dalam diam. Apa yang diucapkannya menghantam pikiran mereka yang telah membeku. Meski sepi perhatian, diam-diam orang-orang miskin tersentuh hatinya. Allah SWT mengutus Nabi Nuh AS menjadi rasul pertama bagi umat manusia. Ibnu Abbas mengatakan, ketika Nuh diutus, usianya sudah 480 tahun.[1] Allah SWT berkata kepada… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Nuh (3): Waddan, Berhala Pertama Umat Manusia

Iblis berkata, “Aku melihat kalian bersedih karena kematian orang ini. Bolehkan aku membuat patung yang menyerupai dia?” Dahulu kala, jauh hari sebelum masa Nabi Nuh, terdapat seorang pria yang bernama Waddan. Dia adalah seorang saleh yang berbudi baik dan sangat dicintai oleh para pengikutnya. Suatu waktu Waddan meninggal. Dengan diliputi kesedihan, rakyatnya kemudian mengubur jasad… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Nuh (2): Kelahiran Nuh

Ibnu Abbas meriwayatkan, “Ada sepuluh generasi antara Nuh dan Adam, seluruhnya adalah pengikut hukum agama yang benar. Kemudian mereka berselisih dan Allah mengutus para nabi sebagai pembawa kabar baik dan pemberi peringatan.” Kisah tentang Nabi Nuh tidak hanya dimiliki oleh Islam saja, agama-agama Samawi lainnya, yakni Yahudi dan Nasrani, juga memiliki kisahnya, dan tentu saja… Teruskan Membaca

Studi Islam

Megatruh: Sebuah Syarah Kesejarahan (8)

R. Michael Feener dalam salah satu jurnalnya menyebutkan, bahwa sebelum datangnya kolonialisme bangsa Eropa, Islam lebih dikenal sebagai ajaran nilai yang mewujud sebagai akhlak yang mulia, ketimbang identitas kelompok tertentu. Seperti sebuah trend etika, nilai-nilai agama ini menyatu secara alamiah dengan kebudayaan setempat. Sebagaimana sudah diurai pada edisi sebelumnya, bahwa Kitab Undang-Undang Angger Surya Ngalam… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Nuh (1): Rasul Pertama

Pada saat air bah tiba, seorang ibu lari membawa anaknya ke puncak gunung. Hingga air itu naik sampai ke lehernya, dia mengangkat anaknya dengan tangannya. Rasulullah berkata, “Jika Allah hendak mengampuni salah satu dari mereka, itu akan diberikan kepada ibu dari anak kecil itu.”[1] Di dalam ajaran Islam, Nabi Nuh AS dianggap sebagai salah satu… Teruskan Membaca

Studi Islam

Megatruh: Sebuah Syarah Kesejarahan (7)

Bila kita asumsikan, Kitab Undang-Undang Hukum Majapahit kental nuansa syariat Islam. Bukan tidak mungkin pada masa itu, norma-norma ajaran Islam sudah hidup, bahkan mendominasi nilai-nilai yang berkembang di masyarakat Jawa. Tahun 1215 M, ketika bangsa Inggris mendapatkan daulatnya dengan ditandatanganinya Magna Charta oleh Raja John, masyarakat nusantara – khususnya di Jawa bahkan belum mengenal adanya… Teruskan Membaca

Studi Islam

Megatruh: Sebuah Syarah Kesejarahan (6)

Pada tahun 1295 Raja Edward dari Inggris memperbaiki hak-hak parlemen. Dia mengatakan bahwa hanya parlemen yang bisa mengubah hukum. Hal ini bersamaan dengan saat akhir pemerintahan Kertanegara dari Singasari dan munculnya Majapahit dibawah pimpinan Raden Wijaya. Magna charta atau Piagam Agung yang ditandatangani Raja John pada 15 Juni 1215, atas desakan para Baron[1] (bangsawan). Setelah… Teruskan Membaca

Studi Islam

Megatruh: Sebuah Syarah Kesejarahan (5)

Ketika tahun 1215 M, bangsa Inggris melahirkan Magna Charta, “… Jawa pada saat itu berada dalam pemerintahan Tunggul Ametung yang sebentar lagi akan digantikan oleh Ken Arok. Kedua penguasa dari Jawa itu tak pernah memikirkan atau mengakui UU apapun.” (Rendra) Sebelum jauh membahas mengenai kiprah Wali Songo dalam menegakkan daulat manusia di bumi Nusantara, kita… Teruskan Membaca

Studi Islam

Megatruh: Sebuah Syarah Kesejarahan (4)

  Di tengah huru hara politik yang terjadi dalam kekhalifahan Abbasiyah di abad ke 9 M, lahirlah salah satu anak keturunan Rasulullah SAW bernama Ahmad bin Isa Al-Muhajir. Inilah kakek dari para Wali Songo yang – menurut Rendra dalam Megatruh – telah berhasil menegakkan, untuk sementara, “daulat manusia” di bumi Nusantara Memasuki akhir abad ke… Teruskan Membaca