Mozaik Peradaban Islam

Category archive

Studi Islam - page 3

Studi Islam

Kisah Nabi Luth (7): Malaikat di Kota Sodom (1)

Tanpa mengetahui bahwa mereka malaikat, putri Luth berkata kepada Luth, “Aku belum pernah melihat wajah yang lebih tampan daripada wajah mereka. Jangan biarkan umatmu menangkap dan memperkosa mereka.” Mari kita lanjutkan kisah Nabi Luth. Setelah dari tempat Nabi Ibrahim, para malaikat bertolak ke kota Sodom, tempat di mana Luth dan umatnya berada. Mengenai apa yang… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Luth (6): Dialog Nabi Ibrahim dengan para Malaikat

Ibrahim berkata, “Apakah menurutmu ada lima puluh Muslim di antara orang-orang Sodom?” Malaikat menjawab, “Jika ada lima puluh di antara mereka, kami tidak akan menghukum mereka…. Dan bahkan jika ada sepuluh…. Kami lebih tahu.” Peristiwa datangnya para malaikat ke tempat Nabi Ibrahim itu diabadikan di dalam Alquran: Dan tatkala utusan Kami mendatangi Ibrahim dengan kabar… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Luth (5): Doa Nabi Luth

Doanya dijawab oleh Allah SWT. Dia kemudian mengutus tiga malaikatnya, yaitu Jibril, Mikail, dan Israfil. Ketiganya turun ke bumi dalam wujud manusia, menjelma menjadi tiga orang pemuda yang sangat tampan. Demikianlah, Nabi Luth meminta meminta kaumnya untuk menyembah Allah, karena dengan perintah-Nya dia berusaha melarang mereka untuk melakukan hal-hal yang tidak disukai Allah seperti merampok,… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Luth (4): Kemungkaran yang Meningkat

Nabi Luth tinggal cukup lama bersama kaumnya, namun mereka semakin menjadi-jadi. Mereka mulai membegal para musafir laki-laki dan memperkosanya secara terbuka di tengah keramaian. Thahir Ibnu Asyur menduga bahwa Nabi Luth AS cukup lama tinggal di kota Sodom. Luth sebelumnya sudah memiliki istri pertama, darinya dia melahirkan dua anak perempuan. Kemudian setelah istri pertamanya wafat,… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Luth (3): Keburukan Terbesar Setelah Kemusyrikan

Quraish Shihab menyatakan, “Keburukan paling besar dan yang tiada taranya dari kaum Nabi Luth as., — setelah kemusyrikan — adalah homoseksual.” Dalam artikel sebelumnya, telah dijelaskankan bahwa Nabi Luth tidak menyeru kaumnya untuk Ketauhidan, namun mengapa Allah tetap mengutus nabi untuk kaum ini, menunjukkan bahwa perkara homoseksual memang persoalan yang serius. Untuk penjelasannya sekarang mari… Teruskan Membaca

Studi Islam

Hermeneutika Fazlur Rahman: Pokok-Pokok Pikiran

Jibril bukanlah seperti tukang pos ketika menyampaikan wahyu kepada Nabi Muhammad. Oleh Haidar Bagir[1] Banyak orang dengan simplistik melihat Fazlur Rahman sebagai seorang pemikir liberal. Padahal, sebenarnya Rahman jauh lebih kompleks dari itu. Di awal-awal kariernya, Rahman sebenarnya lebih tertarik pada filsafat Islam per se. Dia, misalnya, menjadikan resensinya atas bagian Jiwa dalam Al-Syifa’-nya Ibn… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Luth (2): Diutusnya Keponakan Nabi Ibrahim

“Sesungguhnya kamu telah mendatangi lelaki untuk syahwat bukan wanita bahkan kamu adalah kaum yang melampaui batas.” (Q.S Al-Araf [7]: 81) Nabi Luth AS hidup di masa yang sama dengan Nabi Ibrahim AS, hubungan di antara keduanya adalah sebagai keponakan dan paman. Ayah Luth merupakan saudara kandung Ibrahim. Al-Tabari meriwayatkan, Luth beriman kepada kenabian Ibrahim, sang… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Luth (1): Sodomi Pertama

Seorang anak laki-laki berwajah manis ditangkap karena melakukan pengrusakan. Malamnya, dia meratap, minta dipeluk oleh penjaga, dan melakukan gerakan-gerakan pengundang syahwat. Anak itu adalah Iblis. Alkisah, dahulu kala ada sebuah wilayah yang bernama al-Mutafikah, di dalamnya terdapat lima kota, yaitu Sabah, Sarah, Amarah, Duma, dan Sodom. Kota yang terakhir disebutkan adalah kota yang paling besar… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Shaleh (9): Larangan Memasuki Rumah Kaum Tsamud

Kita mengetahui bahwa bangunan peninggalan kaum Tsamud masih ada sampai sekarang. Dalam suatu riwayat, ketika melewati kota Tsamud, Nabi Muhammad SAW berkata kepada para sahabatnya, “Janganlah ada di antara kalian yang memasuki kota atau minum dari air mereka.” Demikianlah, akhirnya Kaum Tsamud dihancurkan karena kesombongan dan perilaku mereka yang melampaui batas. Setelah azab dijatuhkan, Nabi… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Shaleh (8): Sembilan Orang Pembunuh

Dan adalah di kota itu sembilan orang laki-laki yang membuat kerusakan di muka bumi, dan mereka tidak berbuat kebaikan. (Q.S 27: 48) Untuk menambah khazanah pengetahuan pembaca tentang kisah Nabi Shaleh, maka kami tampilkan riwayat lainnya menurut versi Ibnu Katsir. Seluruh narasi dan alur pemaparan ayat Alquran di dalamnya ditulis oleh Ibnu Katsir. Berikut ini… Teruskan Membaca