Mozaik Peradaban Islam

Category archive

Studi Islam - page 2

Studi Islam

Kisah Nabi Hud (1): Kaum Ad

Kaum Ad adalah anak-anak keturunan Nabi Nuh dari jalur Sem. Mereka dianugerahi fisik yang kuat dan sempurna. Mereka terkenal akan keahlian dalam membangun bangunan-bangunan tinggi yang megah. Tidak lama setelah Allah SWT menenggelamkan umat Nabi Nuh, muncullah suatu kaum yang disebut dengan Kaum Ad. Alquran tidak menjelaskan berapa rentang waktu antara peristiwa banjir besar sampai… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Nuh (12): Akhir Banjir, Awal Mula Kehidupan

Al-Tabari berkata, “Di dunia ini hari ini, anak-anak Adam adalah keturunan langsung dari Nuh dan tidak ada keturunan Adam lainnya.” Lalu bagaimana dengan nasib manusia-manusia lainnya? Setelah bahtera tiba di al-Judi, Alquran mengabadikan momen-momen yang terjadi di sana: Dan difirmankan: “Hai bumi telanlah airmu, dan hai langit (hujan) berhentilah,” dan airpun disurutkan, perintahpun diselesaikan dan… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Nuh (11): Mengarungi Lautan

Ibnu Abbas berkata, “Mereka naik bahtera pada tanggal 10 Rajab, dan mereka berangkat pada Hari Asyura, (hari kesepuluh) al-Muharram; oleh karena itu, semua orang berpuasa pada Hari Asyura.” Ibnu Abbas mengatakan, Allah mengirimkan hujan selama 40 hari dan 40 malam sampai akhirnya membanjiri kaum penyembah berhala.[1] Tidak diketahui dengan pasti apakah banjir tersebut menutupi seluruh… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Nuh (10): Banjir Besar (2)

Nuh berkata kepada salah satu putranya, “Nak, ikutlah bersama kami!” Dia menjawab, “Aku akan lari ke gunung yang akan melindungiku dari air.” Dia sering berlindung di pegunungan ketika hujan besar turun, dan dia berpikir bahwa dia akan selamat. Suatu waktu Rasulullah SAW menceritakan tentang peristiwa yang terjadi kepada umat Nabi Nuh. Aisyah yang mendengarkannya, kemudian… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Nuh (9): Banjir Besar (1)

Ibnu Katsir menggambarkan, “Air naik dari retakan di bumi, tidak ada celah dari mana air tidak naik. Hujan turun dari langit dalam jumlah yang belum pernah terlihat sebelumnya di bumi. Bagian dalam bumi bergerak, dan dasar samudera terangkat tiba-tiba, membanjiri tanah yang kering.” Setelah selama 400 tahun membangun bahtera yang sangat besar (menurut riwayat Salman… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Nuh (8): Dialog Nabi Isa dengan Putra Nuh

Nabi Isa mengambil segenggam tanah di telapak tangannya, lalu berkata, “Ini adalah kuburan putra Nuh, Ham.” Dia memukul bukit itu dengan tongkatnya dan berkata, “Bangkitlah dengan izin Allah!” Dan bangkitlah Ham dengan rambut abu-abu. Demikianlah Nabi Nuh membuat bahtera sebagaimana diperintahkan oleh Allah SWT. Setelah bahtera itu selesai dibuat, ada banyak riwayat dengan versinya masing-masing,… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Nuh (7): Membangun Bahtera

Salman al-Farisi berkata, “Nuh membangun bahtera selama empat ratus tahun. Dia membiarkan pohon jati itu tumbuh selama empat puluh tahun hingga tingginya mencapai 300 hasta.” Nabi Muhammad SAW berkata, “Nuh menetap bersama umatnya selama 950 tahun, menyeru mereka kepada Allah. Kemudian pada akhir waktunya, dia menanam pohon yang tumbuh dan menyebar ke segala arah. Dia… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Nuh (6): Doa Nabi Nuh

Nuh menjadi rasul selama 950 tahun, hingga Allah mengatakan padanya, sudah tidak ada harapan bagi umatnya untuk beriman. Nuh lalu berdoa, “Janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan.” Quraish Shihab menyatakan, Nabi Nuh adalah nabi yang paling lama menghadapi gangguan dari kaumnya.[1] Sebuah ayat dalam Alquran menyatakan, “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus… Teruskan Membaca

Studi Islam

Megatruh: Sebuah Syarah Kesejarahan (10)

Tradisi kelimuan kaum Alawiyin (Habaib) dikenal juga dengan “Thariqah Alawiyah”.  Meski tak bisa lepas dari dasar-dasar teoretis pemikiran kesufian, Thariqah Alawiyah bukanlah suatu orde sufi (tarekat). Ajaran ini, lebih menganjurkan pada berbagai praktik mujahadah dan riyadhah untuk mengembangkan keadaan-keadaan spiritual tertentu yang melahirkan akhlak yang baik. Oleh sebab itu, Thariqah Alawiyah dikelompokkan ke dalam apa yang biasa disebut sebagai “tasawuf akhlaki”. Thariqah Alawiyah yang… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Nuh (5): Tantangan Mendatangkan Azab

Wahai Nuh, sesungguhnya engkau telah membantah dan memusuhi kami, dan engkau memperpanjangnya. Maka datangkanlah azab yang engkau ancamkan kepada kami, jika engkau memang benar. Pertentangan antara Nuh dengan para penguasa, orang-orang kaya, dan orang-orang kuat terus meningkat. Melihat Nuh terus mendapatkan pengikut dari golongan orang-orang lemah, mereka mencoba melakukan tawar menawar dengan Nuh, “Dengarkanlah, Nuh!… Teruskan Membaca