Mozaik Peradaban Islam

Category archive

Studi Islam - page 2

Studi Islam

Puasa dan Takwa (2)

Sayyidina Ali bin Abi Thalib pernah berkata: “Sesungguhnya takwa kepada Allah adalah obat bagi hati Anda, penglihatan bagi kebutaan jiwa Anda, penyembuhan bagi penyakit tubuh Anda, pelurus keburukan dada Anda, penyuci kecemaran pikiran Anda, cahaya bagi kegelapan mata Anda, hiburan bagi kekalutan hati Anda dan kecerahan bagi suramnya kebodohan Anda.” Lantas, apa sesungguhnya hubungan takwa… Teruskan Membaca

Studi Islam

Puasa dan Takwa (1)

“Sepanjang takwa ada, terpeliharalah ketenangan dan keheningan dalam jiwa. Dan dalam suasana yang hening itulah seruan akal bisa bergema dengan jelas. Sebaliknya, jiwa yang gaduh oleh bentakan hawa nafsu yang telah terjerat rayuan setan tidak akan bisa mendengarkan ajakan akal ke jalan yang benar.” Ketika berbicara tentang ibadah puasa, Allah berfirman, “Hai orang-orang beriman, diwajibkan… Teruskan Membaca

Studi Islam

Interaksi Subjek dan Objek (2)

“Dalam penyatuan objek dan subjek tidak ada lagi aku dan dia, yang ada hanya suasana persatuan, perjumpaan dan percintaan. Pada tahap ini, bahasa manusia kehilangan kata untuk melukiskannya. “ Kesimpulan ilmiah dari pelbagai penelitian mutakhir mengenai hubungan-langsung subjek dan objek ini telah meruntuhkan paradigma positivisme yang dikotomis dan mekanis. Dalam pandangan kaum positivis, pertama, realitas… Teruskan Membaca

Studi Islam

Interaksi Subjek dan Objek (1)

“Alam wujud dan segala sesuatu pada dasarnya saling terkait dan saling mempengaruhi, persis seperti hubungan antara orang yang bercermin dan bayangan yang terpantul darinya. Jadi, keadaan alam raya dan segenap isinya tak lain dari refleksi diri kita sendiri.” Alkisah, seekor anjing memasuki sebuah ruangan yang dipenuhi dengan cermin. Begitu melihat dirinya dalam cermin, anjing itu… Teruskan Membaca

Studi Islam

Falsafah Surga & Neraka: Sebuah Kajian Teologis dan Teleologis (9)

“Setiap yang diterima oleh manusia di alam akhirat, baik berupa pahala ataupun siksa, sebenarnya merupakan sesuatu yang dipersiapkannya di dunia ini. Perbedaannya, di dunia dia tidak menge­tahui dan memahaminya, sedangkan di akhirat dia pasti akan menge­tahui dan memahaminya secara jelas.” Siksa di Akhirat Siksa di akhirat memiliki kaitan eksistensial dengan dosa yang lebih kuat ketimbang… Teruskan Membaca

Studi Islam

Falsafah Surga & Neraka: Sebuah Kajian Teologis dan Teleologis (8)

“Dunia adalah tempat beramal yang kadang-kadang di dalamnya dapat disaksikan sebagian balasan. Sedangkan, akhirat adalah tempat khusus untuk mendapatkan balasan dan perhitungan, tanpa sedikit pun kesempatan untuk beramal.” Hukuman di Dunia Jenis balasan atau hukuman kedua ialah hukuman yang memiliki hubungan kausal dengan dosa. Artinya, ia merupakan efek dosa dan konsekuensi alamiahnya. Hukuman seperti ini… Teruskan Membaca

Studi Islam

Falsafah Surga & Neraka: Sebuah Kajian Teologis dan Teleologis (7)

“Seseorang yang teraniaya adalah tawanan dari kompleks psikologis dan jika kompleks psikologis ini tidak hilang, besar kemungkinan penderitanya akan melakukan tindak kejahatan, baik disadari maupun tidak. Ini sebabnya dibutuhkan hukuman atau balasan bagi pelaku aniaya.” Peringatan dan Pelajaran Jenis balasan yang pertama, berkenaan dengan ketentuan-ketentuan pidana yang berlaku di tengah-tengah masyarakat, baik berdasarkan undang-undang Ilahi… Teruskan Membaca

Studi Islam

Falsafah Surga & Neraka: Sebuah Kajian Teologis dan Teleologis (6)

“Surga dan neraka adalah gurun dan lahan kosong. Keduanya tercipta sejak di dunia ini. Sebagaimana kita menanam pohon-pohon di surga dengan perbuatan-perbuatan di dunia, demikian pula perbuatan-perbuatan jelek kita dapat menyalakan api untuk membakar semua kebaikan yang dengan susah payah kalian usahakan.” Korelasi Akhirat dengan Dunia Sebelumnya, kami telah menelaah perbedaan-perbedaan antara tatanan dunia dan… Teruskan Membaca

Studi Islam

Falsafah Surga & Neraka: Sebuah Kajian Teologis dan Teleologis (5)

“Eksistensi kehidupan dunia itu bersifat sosial, dimana setiap orang terikat dengan satu dan lainnya. Sehingga amal saleh yang dilakukan seseorang, bisa saja berdampak terhadap orang-orang jahat. Demikian juga sebaliknya.” Menabur dan Menuai. Perbedaan ketiga antara dunia dan akhirat ialah bahwa dunia merupakan tempat menabur benih dan menanam, sedangkan akhirat adalah tempat menuai dan memetik hasil.… Teruskan Membaca

Studi Islam

Falsafah Surga & Neraka: Sebuah Kajian Teologis dan Teleologis (4)

“Sungguh, kehidupan akhirat benar-benar merupakan kehidupan murni, dan tidak bercampur dengan kematian. Kehidupan akhirat tidak bercampur dengan kematian, tidak mengalami proses penuaan, ke­rusakan, dan kehancuran, melainkan keabadian dan kekekalan belaka.” Pembalasan di Akhirat Untuk dapat memberikan gambaran yang tepat tentang balasan di akhirat, ada baiknya kita kemukakan beberapa pertanyaan penting sebagai berikut: Apakah aturan-aturan dan… Teruskan Membaca