Mozaik Peradaban Islam

Category archive

Studi Islam - page 2

Studi Islam

Islam dan Sains Modern: Perspektif Muthahhari (2): Posisi Muthahhari

Sains terbatas karena, tak seperti agama, ia tak mampu menyalakan harapan manusia, menumbuhkan cinta, ataupun menegaskan tujuan dan maksud segala perkembangan yang dipicunya sendiri. Oleh Zainal Abidin Bagir[1] Di mana posisi Muthahhari dalam pemetaan kasar ini? Tampaknya agak sulit menemukan posisinya. Kita bisa dengan segera mengatakan bahwa Muthahhari tidak dapat dimasukkan ke kelompok (1) dan… Teruskan Membaca

Studi Islam

Islam dan Sains Modern: Perspektif Muthahhari (1): Ragam Tanggapan Muslim terhadap Sains Modern

Banyak ilmuwan Islam yang menjustifikasi sikap mereka dengan mengatakan bahwa sains modern adalah semata-mata perkembangan lebih lanjut dari apa yang berkembang dalam peradaban Islam. Oleh Zainal Abidin Bagir[1] Ada beberapa tipologi yang menggambarkan ragam tanggapan Muslim terhadap sains modern.[2]  Di sini saya tak ingin membahasnya secara spesifik, namun sekadar secara sederhana mencoba memetakan empat kecenderungan… Teruskan Membaca

Studi Islam

Megatruh: Sebuah Syarah Kesejarahan (13)

Melalui instrumen kebudayaan inilah para Wali Songo memperkenalkan ajaran Islam yang ramatan lil alamain dan menegakkan apa yang disebut Rendra sebagai “Daulat manusia”. Salah satu contoh, bila sebelum adanya Islam, lakon perwayangan berisi narasi tentang para elit, pada era Wali Songo, masyarakat diperkenalkan lebih jauh dengan lakon Punakawan, yang tokoh-tokohnya adalah rakyat jelata. Namun demikian,… Teruskan Membaca

Studi Islam

Megatruh: Sebuah Syarah Kesejarahan (12)

Meski konsep nilai yang diusul Kesultanan Demak terbilang baru bagi masyarakat Jawa, tapi kehadirannya tidak mengubah sistem dan tatanan kehidupan masyarakat. Sebaliknya, menurut Agus Sunyoto, sistem hukum dan konsep hirarki kesultanan sebenarnya men-copy paste apa yang sebelumnya sudah ada di era Majapahit. Rendra, dalam pidato kebudayaanya yang berjudul Megatruh, menilai bahwa “daulat manusia” baru kenal… Teruskan Membaca

Studi Islam

Megatruh: Sebuah Syarah Kesejarahan (11)

Pada masa Kesultanan Demak, masyarakat penuh harga diri dan pasti diri. Ini semua karena mereka merasa punya jaminan kepastian hidup. Dan kepastian hidup ada karena adanya daulat hukum yang tertera dalam kitab “Salokantara” dan “Jugul Muda” ialah kitab UU Demak yang punya landasan syariah agama Islam, yang mengakui bahwa semua manusia itu sama derajatnya, sama-sama… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Luth (12): Kembali Bersama Ibrahim

Qatadah bin an-Numan meriwayatkan bahwa penduduk Sodom terdiri dari empat juta jiwa. Dan setelah peristiwa penghancuran, Ibnu Katsir menjelaskan, bahwa kota-kota dan nama mereka dihapuskan dari muka bumi. Lalu ingatan tentang mereka dihapuskan. Alquran di dalam Surat an-Najm Ayat 53-54 berkata: “Dan negeri-negeri yang dijungkirbalikkan itu, Dia membinasakan(nya) lalu menutupinya dan sungguh mengerikan ketertutupan itu.”… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Luth (11): Turunnya Azab (2)

“Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit. Maka Kami jadikan yang di atasnya ke bawahnya dan Kami hujani mereka dengan (batu) sijjil” (Q.S al-Hijr [15]: 73-74) Peristiwa diazabnya umat Nabi Luth di kota Sodom diabadikan di dalam ayat Alquran yang berbunyi: “Dan Kami hujani atas mereka hujan (batu), maka lihatlah… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Luth (10): Turunnya Azab (1)

Dan ketika waktu penghancuran yang ditentukan tiba, Jibril mengangkat negeri mereka dengan sayapnya dan membalikannya. Dia mengangkatnya begitu tinggi sehingga penduduk surga dapat mendengar kokok ayam jantan dan gonggongan anjing. Setelah para malaikat mengungkapkan identitas mereka kepada Nabi Luth dan mengatakan akan memberikan hukuman bagi para penduduk kota Sodom, sebagaimana tercatat di dalam Alquran, mereka… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Luth (9): Pengkhianatan Istri Luth

“Dalam sejarah para nabi, pengkhiatan seorang istri nabi terhadap suaminya bukanlah pertama kalinya. Selain Nabi Luth, Nabi Nuh juga pernah mengalaminya.” Ada banyak versi tentang kedatangan para malaikat di kota Sodom yang hendak menemui Nabi Luth, kali ini penulis akan menampilkan riwayat yang mengatakan bahwa mereka langsung menemui Luth, tidak menemui para putrinya terlebih dahulu.… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kisah Nabi Luth (8): Malaikat di Kota Sodom (2)

Ketika umat Luth tahu ada tamu pria-pria tampan di rumah Luth, mereka datang dengan riang gembira karena hendak berhubungan seks dengan para tamu. Luth berkata, “Inilah putri-putriku, jika kamu hendak berbuat.” Selanjutnya kami akan membahas kisah kedatangan para malaikat di kota Sodom berdasarkan ayat-ayat Alquran, bukan dari riwayat atau komentar dari para sahabat nabi atau… Teruskan Membaca