Mozaik Peradaban Islam

Category archive

Studi Islam - page 2

Studi Islam

Kaum Quraisy (7)

Hasyim meninggal dunia di Gaza pada tahun 510 M. Setelah Hasyim wafat, masalah perebutan hak atas Sikaya dan Rifada kembali meruncing. Kali ini Umayyah bin Abd Syam menuntut kembali hak ayahnya dari Bani Hasyim. Salah satu pertanyaan yang patut diajukan terkait Makkah dan Kabah yang menjadi pusat penyembahan berhala terbesar di seluruh dunia pada masa… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kaum Quraisy (6)

Setelah berakhir pemerintahan Qushay bin Kilab, Kota Makkah jatuh pada anarki. Tidak ada sistem politik, otoritas dan hukum yang diakui di kota ini. Dalam kondisi seperti ini, ikatan kelompok (ashobiyah) adalah sumber eksistensi tiap individu, dan satu-satunya tempat yang aman di muka bumi. Ini sebabnya, ikatan ini sangat dipuja, dijunjung tinggi, dan dibela hingga tetes… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kaum Quraisy (5)

Alhasil, dengan semua kedudukan dan kemuliaan yang diraihnya, arti kata Quraisy pun berkembang tidak lagi hanya sebatas identitas genetik. Melainkan juga sifat, karakter, dan kiprah suatu kaum. Mirip seperti partai politik pada masa kini, kaum Quraisy lebih mirip seperti satu identitas ideologi dan politik. Selain Akd al liwa, tradisi lain yang juga dilakukan pada era… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kaum Quraisy (4)

Sekitar awal abad kelima Masehi, seorang anak keturunan Fihr (Quraisy) yang bernama Qushay bin Kilab, didaulat menjadi penguasa Kota Makkah. Dia juga berhasil menjadikan dirinya sebagai pemegang kekuasan politik dan spiritual sekaligus. Dengan adanya kekuasaan sebesar ini, Qushay memiliki keleluasaan menata kembali sistem pemerintahan Kota Makkah agar kompatibel dengan kebutuhan masyarakat dunia masa itu. Berkat… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kaum Quraisy (3)

Adnan yang mula-mula memanfaatkan nilai strategis Kota Makkah, yang terletak di tengah jalur lalu lintas perdagangan dunia, untuk membangun bisnis ekspor-impor ke berbagai wilayah. Aktivitas tersebut dikenal dengan istilah qarasya yang berarti berusaha atau mencari. Dari sinilah asal kata Quraisy diambil. Pada sekitar awal abad ke-3 Masehi, orang-orang Jurhum ditaklukkan oleh serbuan Suku Kahtan –… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kaum Quraisy (2)

Allah SWT memerintahkan Nabi Ibrahim as membangun Kabah di Kota Makkah agar menjadi petunjuk bagi umat manusia. Tapi oleh manusia, Kabah dikapitalisasi demi hasrat duniawi. Makkah pun berubah menjadi pusat penyembahan berhala paling masyhur di dunia. Kota Makkah yang sekarang kita lihat, awalnya merupakan gurun tandus yang nyaris tak berpenghuni. Kemudian Allah SWT menganugerahi daerah… Teruskan Membaca

Studi Islam

Kaum Quraisy (1)

Apa dan siapa Kaum Quraisy? Dalam Al-Quran, Allah SWT bahkan mengabadikan mereka dalam satu surat khusus, yang dikenal dengan Surah Quraisy (106). Lalu apa keistimewaan mereka? dan bagaimana kiprah mereka sebelum datangnya syiar Islam? Rasululllah Saw bersabda: “Sesungguhnya Allah telah memilih dari keturunan (Nabi) Ismail, Kinanah, dan memilih Quraisy dari (keturunan) Kinanah, dan memilih Bani… Teruskan Membaca

Studi Islam

Memaknai Revolusi Imam Husein (15): Rahasia Aspek Tempat (2)

“Setiap hari adalah Asyura, dan setiap tempat adalah Karbala.” –O– Pada hari pertama Muharam, Sayidina Husein dan rombongan tiba di wilayah Nainawa. Rombongan melanjutkan prosesi melewati Ghadiriyah menuju lokasi yang disebut dengan Karbala. Sebelum berhenti, Sayidina Husein menanyakan nama lokasi itu. Seseorang memberitahunya bahwa tempat itu bernama Karbala. Beliau lalu menjawab, “Memang, inilah tempat karb… Teruskan Membaca

Studi Islam

Al-Quran dan Perempuan (5): Para Perempuan Penerjemah Al-Quran (4)

Al-Quran Suci hadir melalui sang nabi sebagai manusia sejati (al-insan al-kamil). Ia membukakan cakrawala pengetahuan dalam setiap lini. Tak terkecuali sebagai pengobat hati dan pembimbing ruhani ke jalan Ilahi. Ada kalanya menyingkap masa lalu umat manusia dalam gerak sejarah kehidupannya. Kadang memberikan penawar bagi rasa sakit yang tak terperi, menyibak harapan yang hampir hilang sebab… Teruskan Membaca

Studi Islam

Memaknai Revolusi Imam Husein (14): Rahasia Aspek Tempat (1)

“Dalam perjalanan menuju Kufah, Sayidina Husein ditawari bantuan 20.000 tentara terlatih untuk melindunginya, namun beliau menolak. Jelas bahwa Sayidina Husein tidak menyiapkan strategi militer. Tujuannya adalah revolusi penyadaran.” –O– Salah satu aspek penting dalam gerakan Sayidina Husein adalah tempat-tempat yang beliau lalui menuju Karbala. Belum ada riset luas mengenai signifikansi khas masing-masing tempat, tapi jelas… Teruskan Membaca