Mozaik Peradaban Islam

Author

Aldi Daniealdi - page 198

Aldi Daniealdi has 2016 articles published.

Maulid Nabi Muhammad SAW (3): Gallery Peringatan Maulid di berbagai Negara

in Budaya Islam

Sebagaimana dibahas pada artikel sebelumnya, peringatan Maulid Nabi besar Muhammad SAW pada hari ini hampir diselenggarakan oleh seluruh negara di dunia. Pada artikel kali ini pembaca akan diajak untuk melihat photo-photo penyelenggaraan Maulid dari berbagai negara. Berikut ini adalah photo-photonya:  1. Yaman 2. Irak 3. Tunisia 4. Lebanon 5. Mesir 6. Turki 7. Indonesia Khusus…

Teruskan Membaca

Istilah-Istilah ‘Irfan (1)

in Studi Islam

Tasawuf, atau Irfan (Gnostisisme) adalah pengungkapan pengalaman-pengalaman mistik (sufistik) ke dalam bahasa, yang antara lain dicirikan dengan penggunaan bahasa-bahasa analogis dan simbolik. Kadang ‘irfan disebut juga tasawuf teoritis. Mistisisme itu sendiri dipahami sebagai kepercayaan sampai batas tertentu bersifat “tersembunyi” (dari persepsi umum), hanya dapat diperoleh melalui pengalaman intuitif suprarasional, bahkan spiritual, dan bukan melalui nalar…

Teruskan Membaca

Mazari Sharīf

in Arsitektur

Mazari Sharīf (Mazar-e Sharīf, Mazar-i-Sharif), adalah kota terbesar keempat di Afghanistan, dengan populasi sekitar 300.000 orang. Mazari Sharīf adalah ibu kota provinsi Balkh dan merupakan rumah bagi kelompok multi etnis seperti Uzbek, Turkmen, Tajik dan Hazara. Kota ini terhubung oleh jalan yang menyambung dengan kota dan negara di sekitarnya, yaitu Kabul di tenggara, Herat di…

Teruskan Membaca

Snouck Hurgronye dan Islam Nusantara (3)

in Orientalis

Sebuah kalimat Snouck Hurgronye dalam kuliah umumnya yang disampaikan di Universitas Leiden pada tahun 1911, yang berjudul “Nederland en de Islam”, berbunyi sebagai berikut :[1] “satu-satunya penyelesaian daripada masalah ini adalah asosiasi antara para kawula Kerajaan Belanda yang beragama Islam dengan orang-orang Belanda. Kalau asosiasi ini berhasil maka tidak ada lagi apa yang dinamakan “masalah…

Teruskan Membaca

Snouck Hurgronye dan Islam Nusantara (2) (Menyusun Strategi Penjinakan)

in Orientalis

Di masa perlawanan terhadap penjajahan kolonial pada abad ke 18 dan 19, seruan Jihad fi sabilillah memberi energi yang sangat besar kepada masyarakat di Nusantara. Bahkan di Perang Aceh, seruan Jihad fi sabilillah ini menjadi nama perang itu sendiri, Perang Sabil. Dalam perang ini, pemerintah kolonial Belanda merasakan betul bagaimana sulitnya mematahkan perlawanan rakyat yang…

Teruskan Membaca

Maulid Nabi Muhammad SAW (2): Sejarah Permulaan

in Budaya Islam

Pelaksanaan Maulid Nabi sudah dilaksanakan sejak ribuan tahun lalu oleh Umat Islam di dunia. Menurut AM. Waskito, setidaknya ada tiga versi tentang asal mula peringatan maulid: Pertama, perayaan Maulid pertama kali diadakan oleh Dinasti Ubaid (Fathimi) di mesir yang berhaluan Syiah Ismailiyah (Rafidhah). Dinasti ini berkuasa di Mesir pada tahun 362 sampai dengan 567 Hijriyah.…

Teruskan Membaca

Jalaluddin Rumi

in Tokoh

Jalaluddin Rumi, penyair mistik terbesar Persia, dilahirkan tahun 1207 M di Balkh, sebuah kota di Provinsi Khurasan, Persia Utara. Pada saat itu kota ini berkembang dengan baik di bawah kekuasaan Muhammad, Shah terbesar dari dinasti Khawarizmi yang kekuasaannya, sebagaimana digambarkan oleh E. G Bowe “meliputi pegunungan Ural di sebelah Utara sampai ke teluk Persia disebelah…

Teruskan Membaca

Snouck Hurgronye dan Islam Nusantara (1); (Memetakan Sejarah)

in Orientalis

Dalam sejarah kolonialisme bangsa Belanda, pelawanan Umat Islam di Nusantara merupakan salah satu, atau bahkan satu-satunya perlawanan yang paling merepotkan. Menurut Ruslan Abdulgani, serangkaian perang yang dialami oleh Belanda di Nusantara, seperti Perang Banten yang pecah pada pertengahan abad 18, Perang Cirebon yang berlangsung antara 1802-1806, Perang Padri yang terjadi pada 1821-1838, dan Perang Diponegoro…

Teruskan Membaca

Maulid Nabi Muhammad SAW (1)

in Budaya Islam

Di tengah keluarga Bani Hasyim di Mekkah pada Senin pagi, Tanggal 9 Rabi’ul-Awwal,[1] permulaan tahun dari peristiwa penyerangan pasukan gajah, dan empat puluh tahun setelah kekuasaan Kisra Anusyirwan, atau bertepatan dengan tanggal 20 atau 22 bulan April tahun 571 M lahirlah seorang bayi yang kelak diberi nama Muhammad, yang di kemudian hari akan menjadi Nabi…

Teruskan Membaca