Mozaik Peradaban Islam

Category archive

Islam Nusantara - page 2

Islam Nusantara

Arya Damar dan Era Penyebaran Islam di Nusantara (6)

Abad 14-15 masehi adalah periode emas penyebaran Islam di Nusantara. Sejumlah peristiwa yang terjadi dalam periode ini, tercatat dalam naskah sejarah Nusantara, Cina, Arab dan Eropa. Dalam catatn-catatan tersebut, nama Arya Damar adalah salah satu yang paling banyak muncul. Sedemikian rupa sehingga, nyaris tidak mungkin menceritakan narasi pada periode tersebut, tanpa memasukkan nama Arya Damar… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Arya Damar dan Era Penyebaran Islam di Nusantara (5)

Menurut M.C. Ricklefs, pada masa kejayaan Majapahit, Islam bukan hanya menjadi agama bawaan yang dianut oleh orang asing di Nusantara, tapi sudah diterima oleh masyarakat Jawa termasuk juga sudah pula dianut oleh keluarga ningrat Majapahit. Fakta ini menjelaskan bahwa Majapahit adalah negara yang toleran, terbuka dan sangat inklusif.   Arya Damar, menjadi penguasa Palembang ketika… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Arya Damar dan Era Penyebaran Islam di Nusantara (4)

Brawijaya V tercatat sebagai raja Majapahit yang paling besar menaruh perhatian pada perkembangan agama Islam. Perhatian yang besar dari seorang mahajara Majapahit pada agama Islam, merupakan faktor determinan yang menyebabkan Islam menyebar dengan luar biasa cepat di Nusantara. Pada masa inilah perkembanga Islam memasuki era keemasannya di Nusantara.   Agus Sunyoto dalam buku Atlas Wali Songo… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Arya Damar dan Era Penyebaran Islam di Nusantara (3)

Arya Damar, adalah anak hasil perkawinan antara Raja Majapahit dengan seorang “putri Cina”. Menurut Prof. Dr. Slamet Muljana yang dimaksud dengan istilah “putri Cina” dalam kronik nusantara, biasanya adalah wanita peranakan Tionghoa. Bukan wanita asli dari Tionghoa yang menikah dengan masyarakat lokal.   Sebagaimana sudah diurai dalam edisi sebelumnya, Arya Damar di kalangan masyarakat Tionghoa dikenal… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Arya Damar dan Era Penyebaran Islam di Nusantara (2)

“Menurut kronik Tionghoa dari klenteng Semarang, ayah Arya Damar adalah Hyang Wisesa dan ayah Raden Patah adalah Kung Ta Bu Mi. Yang pertama memerintah dari tahun 1389 sampai tahun 1427; yang kemudian memerintah dari tahun 1474 sampai 1478. Keduanya memang lahir dari wanita Toinghoa, tetapi baik ibu maupun bapaknya berbeda. Dalam hal ini pemberitaan Babad… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Arya Damar dan Era Penyebaran Islam di Nusantara (1)

“Dia hidup pada era transisi, ketika runtuhnya kerajaan Majapahit dan bangkitnya pengaruh Islam di Nusantara. Sosok tersebut bernama Arya Damar. Namanya tercatat di banyak naskah kuno Nusantara, dan juga tercatat dalam naskah-naskah kuno Cina.” —Ο—   Dalam studi kontemporer, Islam diperkirakan sudah masuk ke Nusantara sejak abad ke-7 M. Namun  baru kembang dan menjadi agama… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Sejarah Perkembangan Islam di Nusantara; Studi Kiprah Keturunan Arab Meracik NKRI (18)

“Ketika komunitas Hadrami pada akhirnya merasa bahwa dirinya adalah pemimpin natural kaum Muslimin Nusantara. Dengan demikian secara tidak langsung, mereka sudah dengan sendirinya melakukan redefinisi terhadap identitas mereka, bukan sebagai bagian dari masyarakat nusantara, tapi sebagai satu etnis yang berada pada kelas berbeda.” —Ο—   Sebagaimana sudah kita bahas dalam edisi sebelumnya, pada akhir penelitiannya… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Gebang Tinatar: Masterplan Peradaban Pesantren Nusantara(2)

“Kiai Ageng Mohammad Besari dan para pendahulu boleh wafat, tapi amalan mereka menyejukkan persemaiannya, dan mengibaskan sepoi kenikmatan dalam kehidupan setelah kematian. Mereka meletakkan fondasi-fondasi kesalehan bagi santri dan masyarakat melalui teladan hosrizontal dan melangitkan zikir-zikir vertikal. Kehidupan masyarakat tanpa agama kini berubah menjadi sublim dalam pelukan ruhani yang panjang. Menggelorakan malam-malam dengan bacaan Al-Quran… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Sejarah Perkembangan Islam di Nusantara; Studi Kiprah Keturunan Arab Meracik NKRI (17)

“Melalui penelitian yang dilakukan oleh van den Berg, pemerintah kolonial berharap bisa mengetahui lebih cepat apakah dalam diri masyarakat Arab ditemukan unsur berbahaya, khususnya berhubungan dengan ancamanan Pan-Islamisme.” —Ο—   Belajar dari pengalaman Perang Diponegoro dan Perang Padri, pemerintah kolonial akhirnya menyadari bahwa karater hibrida yang memadukan unsur ningrat lokal dan keturunan Arab di Nusantara,… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Sejarah Perkembangan Islam di Nusantara; Studi Kiprah Keturunan Arab Meracik NKRI (16)

“Kepemimpinan keturunan Alawiyin dalam Perang Jawa dan Perang Padri, berhasil melahirkan paranoia bangsa kolonial terhadap Islam dan juga para keturunan Alawiyin.” —Ο—   Munculnya kebijakan pemerintah kolonial untuk membuat klasifikasi rasial di Nusantara tidak datang tiba-tiba. Ide ini bermula ketika terjadi perlawanan rakyat di sejumlah daerah yang dimotori oleh para keturunan kaum Alawiyin. Meski mengusung… Teruskan Membaca