Mozaik Peradaban Islam

Category archive

Islam Nusantara - page 2

Islam Nusantara

Arya Damar dan Era Penyebaran Islam di Nusantara (2)

“Menurut kronik Tionghoa dari klenteng Semarang, ayah Arya Damar adalah Hyang Wisesa dan ayah Raden Patah adalah Kung Ta Bu Mi. Yang pertama memerintah dari tahun 1389 sampai tahun 1427; yang kemudian memerintah dari tahun 1474 sampai 1478. Keduanya memang lahir dari wanita Toinghoa, tetapi baik ibu maupun bapaknya berbeda. Dalam hal ini pemberitaan Babad… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Arya Damar dan Era Penyebaran Islam di Nusantara (1)

“Dia hidup pada era transisi, ketika runtuhnya kerajaan Majapahit dan bangkitnya pengaruh Islam di Nusantara. Sosok tersebut bernama Arya Damar. Namanya tercatat di banyak naskah kuno Nusantara, dan juga tercatat dalam naskah-naskah kuno Cina.” —Ο—   Dalam studi kontemporer, Islam diperkirakan sudah masuk ke Nusantara sejak abad ke-7 M. Namun  baru kembang dan menjadi agama… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Sejarah Perkembangan Islam di Nusantara; Studi Kiprah Keturunan Arab Meracik NKRI (18)

“Ketika komunitas Hadrami pada akhirnya merasa bahwa dirinya adalah pemimpin natural kaum Muslimin Nusantara. Dengan demikian secara tidak langsung, mereka sudah dengan sendirinya melakukan redefinisi terhadap identitas mereka, bukan sebagai bagian dari masyarakat nusantara, tapi sebagai satu etnis yang berada pada kelas berbeda.” —Ο—   Sebagaimana sudah kita bahas dalam edisi sebelumnya, pada akhir penelitiannya… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Gebang Tinatar: Masterplan Peradaban Pesantren Nusantara(2)

“Kiai Ageng Mohammad Besari dan para pendahulu boleh wafat, tapi amalan mereka menyejukkan persemaiannya, dan mengibaskan sepoi kenikmatan dalam kehidupan setelah kematian. Mereka meletakkan fondasi-fondasi kesalehan bagi santri dan masyarakat melalui teladan hosrizontal dan melangitkan zikir-zikir vertikal. Kehidupan masyarakat tanpa agama kini berubah menjadi sublim dalam pelukan ruhani yang panjang. Menggelorakan malam-malam dengan bacaan Al-Quran… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Sejarah Perkembangan Islam di Nusantara; Studi Kiprah Keturunan Arab Meracik NKRI (17)

“Melalui penelitian yang dilakukan oleh van den Berg, pemerintah kolonial berharap bisa mengetahui lebih cepat apakah dalam diri masyarakat Arab ditemukan unsur berbahaya, khususnya berhubungan dengan ancamanan Pan-Islamisme.” —Ο—   Belajar dari pengalaman Perang Diponegoro dan Perang Padri, pemerintah kolonial akhirnya menyadari bahwa karater hibrida yang memadukan unsur ningrat lokal dan keturunan Arab di Nusantara,… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Sejarah Perkembangan Islam di Nusantara; Studi Kiprah Keturunan Arab Meracik NKRI (16)

“Kepemimpinan keturunan Alawiyin dalam Perang Jawa dan Perang Padri, berhasil melahirkan paranoia bangsa kolonial terhadap Islam dan juga para keturunan Alawiyin.” —Ο—   Munculnya kebijakan pemerintah kolonial untuk membuat klasifikasi rasial di Nusantara tidak datang tiba-tiba. Ide ini bermula ketika terjadi perlawanan rakyat di sejumlah daerah yang dimotori oleh para keturunan kaum Alawiyin. Meski mengusung… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Sejarah Perkembangan Islam di Nusantara; Studi Kiprah Keturunan Arab Meracik NKRI (15)

“Agaknya rezim kolonial sudah memahami sejak awal, bahwa kebhinekaan yang ada di Nusantara, adalah kekuatan utama masyarakatnya. Untuk itu, diperlukan solusi hukum untuk membendungnya.” —Ο—   Revolusi industri dan modernisme yang terjadi di Eropa telah berhasil mengubah banyak hal di dunia. Tapi perubahan paling penting dan fundamental dari semua itu, mereka berhasil mengubah secara revolusioner… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Sejarah Perkembangan Islam di Nusantara; Studi Kiprah Keturunan Arab Meracik NKRI (14)

“Memasuki akhir abad 18, dominasi baru terbentuk di Nusantara. Proyek kolonialisme bertujuan menginstall sistem imperium bangsa Eropa ke semua wilayah jajahannya. Untuk itu dibutuhkan inovasi dalam teknologi pengawasan. Ilmu pengetahuan yang lebih komprehensif tentang tanah jajahan dan penduduknya sangat diperlukan oleh aparatus kolonial, guna mengatur kawasannya dan melaporkan kepada para penguasa di Eropa. Pada periode inilah… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Sejarah Perkembangan Islam di Nusantara; Studi Kiprah Keturunan Arab Meracik NKRI (13)

“Bagaimanapun secara kuantitatif kita menghitung sebab-sebab diterimanya orang-orang Arab ini, khususnya kaum Alawiyin, pada akhirnya modal kualitatif lah yang menjadi alasan utama diterimanya mereka sebgaai bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Nusantara.” —Ο—   Sebagaimana sudah diurai dalam edisi sebelumnya, bahwa pada akhir abad ke-18, keturunan Arab yang berasal dari Hadramaut atau kaum Alawiyin… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Sejarah Perkembangan Islam di Nusantara; Studi Kiprah Keturunan Arab Meracik NKRI (12)

“Pada sekitar abad ke 18, keturunan Alawiyin telah mengalami asimilasi dengan masyarakat lokal. Mereka memperoleh kedudukan yang memungkinkan kiprahnya terlihat nyata dalam masyarakat. Secara spekulatif penulis menilai bahwa kehadiran kaum Alawiyin yang merata dan berpengaruh di hampir setiap kepulauan besar di Nusantara inilah yang menjadi racikan pertama anatomi keindonesiaan hari ini.” —Ο—   Sebagaimana sudah… Teruskan Membaca