Mozaik Peradaban Islam

Category archive

Islam Nusantara - page 4

Islam Nusantara

Kronik Nusantara tentang Kerajaan Islam Pertama di Jawa (3)

“Dalam naskah-naskah sejarah diceritakan, bahwa Arya Wiraraja adalah salah satu pejabat penting dalam Kerajaan Singasari di bawah pemerintahan Sri Kertanegara, dan juga aktor penting yang mendukung upaya Raden Wijaya dalam mendirikan Majapahit. Dengan demikian, fakta keislaman Arya Wiraraja sangat potensial mengubah secara signifikan perspektif kesejarahan Singasari, Majapahit, dan terutama perkembangan Islam di Pulau Jawa.” —Ο—… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Kronik Nusantara tentang Kerajaan Islam Pertama di Jawa (2)

“Dari apa yang diutarakan Agus Sunyoto, agaknya bisa kita asumsikan bahwa benar agama Islam menyebar di Nusantara, khususnya Pulau Jawa secara damai, tanpa pertempuhan darah, apalagi perang. Kerajaan Majapahit yang oleh banyak sejarawan disebut belum beragama Islam sepertinya memiliki iklim demokrasi dan toleransi yang luar biasa luas.” —Ο—   Berangkat dari laporan perjalanan Tome Pires,[1]… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Sejarah Perkembangan Islam di Nusantara; Studi Kiprah Keturunan Arab Meracik NKRI (8)

“Yang menarik, sebagaimana disimpulkan dari berbagai penelitian, termasuk oleh Azyumardi Azra, perkembangan ‘irfan (gnostisisme Islam) Ibn ‘Arabi di Nusantara terutama dibawa oleh para pemikir dari lingkungan thariqah ‘Alawiyah atau murid-murid mereka.” —Ο—   Dalam artikel berjudul “Napas Cinta dari Hadramaut” yang pernah dipublikasi oleh Majalah Tempo tahun 2012, Haidar Bagir mengungkapkan bahwa “Para pengikut tarekat… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Kronik Nusantara tentang Kerajaan Islam Pertama di Jawa (1)

“Bertolak dari sisa-sisa dan ideofak yang dapat dilacak, kita bisa temukan fakta bahwa kerajaan Islam yang awal di Jawa bukanlah Demak, melainkan Lumajang yang disusul Surabaya, Tuban, Giri, dan baru Demak. Keislaman Lumajang paling sedikit menunjukkan kurun waktu sekitar abad 12 Masehi, yaitu saat kerajaan Singasari di bawah kekuasaan Sri Kertanegara.” (Agus Sunyoto) —Ο—  … Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Sejarah Perkembangan Islam di Nusantara; Studi Kiprah Keturunan Arab Meracik NKRI (7)

“Pada kenyataannya, dalam penelitian yang lebih serius, bukan hanya Syaikh Siti Jenar, tapi para anggota Wali Songo keseluruhan adalah para guru panteisme (tauhid wujud).” —Ο—   Prof. Azyumardi Azra, dalam salah satu tulisannya mengatakan, “Kaum muslim Nusantara tidak hanya memiliki ortodoksi Islam yang bersumber dari para ulama otoritatif, tapi wilayah Nusantara sendiri terbentuk menjadi ranah… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Sejarah Perkembangan Islam di Nusantara; Studi Kiprah Keturunan Arab Meracik NKRI (6)

“Muhammad Subarkah dalam salah satu tulisannya di buku “Peran Dakwah Damai Habaib/Alawiyin di Nusantara” menyatakan, bahwa corak keberagamaan kaum ‘Alawiyin atau habib yang mengutamakan bobot sufistik daripada fiqhiyah (legal-formal) juga dianggap menjadi salah satu penentu meluasnya penyebaran dakwah. Sayangnya, tradisi pengajaran Islam sufistik ini pada masa sekarang justru mendapat tantangan dari kaum ‘eksetoris’, bahkan dianggap… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Sejarah Perkembangan Islam di Nusantara; Studi Kiprah Keturunan Arab Meracik NKRI (5)

“Imam Ahmad bin ‘Isa Al-Muhajir diperkirakan tiba di Hadramaut pada pada 965 M. Beliau menetap di tempat bernama Husaisah dan di sana dia mulai membangun landasan dakwah Islam yang moderat dan toleran, dengan pembobotan pada spiritualitas. Sejak itu, Hadhramaut seperti menemukan kembali posisinya dalam sejarah Islam, dan dalam sejarah penyebaran Islam di periode selanjutnya, kita… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Sejarah Perkembangan Islam di Nusantara; Studi Kiprah Keturunan Arab Meracik NKRI (4)

“Dibanding periode kedatangan orang-orang Arab sebelumnya, generasi yang datang pada periode ketiga ini relatif lebih siap dan mapan, baik dalam bidang intelektual, maupun spiritual. Mereka umumnya para ulama yang menguasai khazanah ilmu keislaman yang bersambung hingga Rasulullah SAW. Sejarawan menyebut mereka sebagai kaum Alawiyin, atau sekarang biasa dikenal dengan sebutan “Habib”.”  —Ο—   Periode ketiga… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Sejarah Perkembangan Islam di Nusantara; Studi Kiprah Keturunan Arab Meracik NKRI (3)

“Sangat mungkin periode kedua masukanya Islam ke Nusantara ini dilatari oleh satu rangkaian narasi sejarah yang sama. Hanya persoalannya, kita tidak bisa melacak lebih jauh kiprah masyarakat Islam pada periode ini secara akurat, mengingat minimnya sumber informasi yang mendukung upaya tersebut.” —Ο—   Masih dalam satu rentang periodesasi yang sama, fase kedua arus kedatangan Islam… Teruskan Membaca

Islam Nusantara

Sejarah Perkembangan Islam di Nusantara; Studi Kiprah Keturunan Arab Meracik NKRI (2)

Di Semarang, dalam salah satu pidatonya tahun 1948, Bung Karno mengatakan; “Kita kini sudah merdeka, tentu kita harus bersyukur kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa. Kita juga harus berterimakasih kepada seluruh rakyat yang sudah berjuang untuk kemerdekaan, karena ada warga keturunan yang juga ikut berjuang membantu perjuangan. Kita juga harus berterimakasih kepada warga keturunan Cina.… Teruskan Membaca