Mozaik Peradaban Islam

Author

Aldi Daniealdi - page 190

Aldi Daniealdi has 2016 articles published.

Assassin (1)

in Sejarah

Kita mungkin sering mendengar kata “Assassin”, kamus Oxford mengartikannya sebagai “A person who murders an important person for political or religious reasons” (orang yang membunuh orang-orang penting demi tujuan politik atau agama). Kata ini juga kerap digunakan sebagai judul dalam film, yang begitu mendengarnya saja, kita langsung bisa membayangkan keseruan aksi laga dan trik-trik misterius…

Teruskan Membaca

Invasi Mongol ke Baghdad 1258 M (3)

in Sejarah

Setelah menaklukan Baghdad, pasukan Mongol bertolak ke Barat, menuju pusat-pusat peradaban Islam lainnya di Mediterania timur, atau Levant, dan seterusnya ke Mesir. Hanya berselang 2 tahun dari jatuhnya Baghdad, atau pada bulan Maret 1260, dinasti Ayyubiyah di Damaskus jatuh ke tangan bangsa Mongol. Tak lama setelah itu, orang Mongol merebut kota-kota di Palestina, yaitu Nablus…

Teruskan Membaca

Pertempuran Talas 751 M (1): Pertempuran Dinasti Abbasiyah melawan Dinasti Tang, Titik Balik Peradaban Islam

in Sejarah

Mari kita bayangkan sejenak, seandainya minyak bumi yang selama ribuan tahun sudah ditemukan oleh manusia, namun revolusi industri tidak pernah berlangsung di Eropa, dan mesin-mesin inovatif yang rakus mengkonsumsi minyak bumi tidak pernah dibuat. Mungkin gerak laju peradaban kita tidak akan secepat ini. Hal yang sama juga terjadi dengan “kertas”. Benda ini memang ditemukan oleh…

Teruskan Membaca

Al-Tahtawi; Islam dan Patriotisme (3)

in Studi Islam

Hukum Alam dan Syariat-Syariat Kegiatan-kegiatan manusia harus menyesuaikan diri dengan penyebab-penyebab yang disebutkan tadi di atas; artinya manusia harus melakukan penelitian terhadapnya; jika tidak maka ia akan menerima hukuman Tuhan lantaran melakukan hal-hal yang bertentangan dengan sang Pencipta penyebab-penyebab itu. Sekedar contoh dapat dikemukakan, jika orang ingin melihat di kegelapan malam dia harus melakukan serangkaian…

Teruskan Membaca

Melacak Asal-Usul Habib di Indonesia (1): Siapakah Habib?

in Islam Nusantara

Habib, siapakah dia? Gambaran Habib bagi masyarakat Indonesia barangkali adalah seorang laki-laki berwajah Arab, berjanggut, bersorban, dan mengenakan gamis. Namun, di luar soal tampilan, biasanya seorang Habib memiliki banyak sekali jamaah yang rutin menghadiri kegiatan keagamaan yang dilakukan olehnya. Namun siapakah sebenarnya Habib itu? Sejarah mencatat, keberadaan para Habib di Indonesia sudah berlangsung lama sejak…

Teruskan Membaca

Rasa’il Ikhwanus Shafa (3): Visi Politik

in Studi Islam

Namun di luar keterbukaan mereka di bidang agama, tendensi politik pergerakan mereka tetap menjadi lahan perdebatan. Yang tidak dapat disangkal adalah kenyataan bahwa mereka hidup dalam lingkungan Syiah, meskipun tidak berafiliasi pada sekte manapun. Ditambah lagi, pada masa itu, benturan politik antara penguasa Abbasiah dan kelompok Syiah kerap terjadi dan sudah berlangsung sejak berdirinya dinasti…

Teruskan Membaca

Invasi Mongol ke Baghdad 1258 M (2)

in Sejarah

Sebelum terjadinya invasi ke Baghdad – dinasti Abbasiyah yang saat itu sedang mengalami era dekandensi yang sangat parah – sebenarnya sudah terbiasa membayar upeti tahunan kepada Mongol. Bahkan pada tahun 1251, pada saat Mongke Khan dilantik menjadi Khan Agung, Abbasiyah mengirimkan delegasinya untuk memberi penghormatan. Namun Monke Khan memiliki kebijakan lain. Baginya, persembahan yang diberikan…

Teruskan Membaca

Perjumpaan dengan Sang Arif; Hagiografi dan Pemikiran Ibn Arabi (7)

in Tasawuf

Metode ‘menghaluskan’ tubuh paling mudah tentu saja melalui disiplin-disiplin ruhani seperti shalat, puasa, khalwat, menjauhi kesenangan duniawi, menjalani syariat dengan ketat dan sebagainya. Tapi semua ini tentu tak mungkin tanpa tekad (himmah) bahkan hasrat yang membara. Melalui tekad yang bulat dan hasrat itulah manusia tega membelah jasadnya, meringkihkan tubuhnya dan membiarkan hukum-hukum ruh mendominasi sekujur…

Teruskan Membaca

Pengumpulan Mushaf Al-Quran

in Sejarah

Perang Yamamah menyebabkan sekitar tujuh puluh sahabat penghafal al-Quran gugur. Oleh karena itu Umar mengusulkan kepada Abu Bakar untuk melakukan kodifikasi al-Quran. Pada awal kelahiran agama Islam, bangsa Arab tergolong bangsa yang buta huruf, sangat sedikit di antara mereka yang pandai menulis dan membaca. Bahkan, nabi Muhammad Saw sendiri dinyatakan sebagai nabi yang ummi, yang…

Teruskan Membaca

Kisah Abu Dzar al-Ghifari (2): Gerombolan Perampok itu Telah Menjadi Pembela Kebajikan

in Tokoh

Abu Dzar meneriakkan kalimat syahadat dengan keras di Masjidil Haram di hadapan kaum Quraisy, atas tindakannya tersebut dia dipukuli. Berita mengenai peristiwa pemukulan terhadap Abu Dzar oleh kaum Quraisy segera sampai kepada paman Rasulullah, Abbas. Ia segera mendatangi tempat terjadinya peristiwa tersebut. Dia sadar, satu-satunya cara untuk menyelamatkan Abu Dzar hanya dapat dengan cara diplomasi…

Teruskan Membaca