Mozaik Peradaban Islam

Tag archive

Toleransi

Satu Abad Pejuang Toleransi Ustadz Husein al-Habsyi (4): Mengembara ke Malaysia, Menikah, dan Pecahnya Perang Dunia II

in Tokoh

Tentara Jepang mengebom Malaysia. Akibat trauma perang yang terjadi kala itu, putra sulung Husein, Muhammad, meninggal dunia sebelum berusia 2 tahun. Setelah lulus dari Madrasah al-Khairiyah dengan usia yang masih sangat muda, Husein al-Habsyi bersama kakaknya, Ali al-Habsyi, diminta untuk mengajar di almamaternya tersebut. Ini adalah sebuah prestasi yang jarang ditemukan pada anak-anak semuda itu,…

Teruskan Membaca

Satu Abad Pejuang Toleransi Ustadz Husein al-Habsyi (3): Di Bawah Asuhan Guru-Guru Besar

in Tokoh

Pada usia 12 tahun Husein al-Habsyi telah mampu membaca kitab Shahih Bukhori dan Ihya Ulumuddin karya Abu Hamid Al-Ghazali bersama para ulama termasyhur di Jawa Timur. Setelah Husein kecil diambil oleh Muhammad bin Salim Baraja, yaitu paman dari pihak ibunya, dia memasukkan Husein ke Madrasah al-Khairiyah di Surabaya. Dengan jarak yang tidak terlalu jauh dari…

Teruskan Membaca

Satu Abad Pejuang Toleransi Ustadz Husein al-Habsyi (2): Masa Kecil (2)

in Tokoh

Masa kebersamaan Husein kecil bersama ayahnya hanya berlangsung sekitar enam bulan dari sejak dia dilahirkan. Sebab tak berapa lama setelah menetap di Jawa Barat, ayahnya wafat dan dikuburkan di Garut. Menjadi Anak Yatim Pada awal artikel telah disebutkan bahwa Husein al-Habsyi adalah keturunan Arab asal Hadhramaut, Yaman Selatan. Berdasarkan data yang dihimpun oleh sejarawan J.M.…

Teruskan Membaca