Mozaik Peradaban Islam

Category archive

Tokoh - page 23

Mualaf

WS Rendra (1): Sang Penyair

“Kesadaran Adalah Matahari Kesabaran adalah Bumi Keberanian menjadi Cakrawala dan Perjuangan adalah Pelaksanaan Kata-Kata” (WS Rendra. Depok, 22 April 1984) Itulah kutipan dari puisi WS Rendra yang begitu melegenda. Puisi tersebut begitu melekat bagi para aktivis pergerakan di zaman orde baru berkuasa. Seringkali puisi tersebut dikutip dalam mimbar-mimbar orasi pergerakan, atau dalam sebuah tulisan yang… Teruskan Membaca

Tokoh

Suhrawardi

Seorang pemikir, yang akidah-akidahnya selama ini menempati posisi yang baik, khususnya di Iran, sebagai filsafat Musyaiyah, yang dikritik oleh Al-Ghazali secara tajam. Ia, adalah Syihabuddin Yahya bin Jalay bin Amirek Suhrawardi. Terkadang ia digelari dengan “yang terbunuh”, dan umumnya digelari Syaikh al-Isyrak, terutama mereka yang memelihara madrasahnya hingga sekarang ini. Oleh karena nasibnya yang belum… Teruskan Membaca

Tokoh

Jalaluddin Rumi

Jalaluddin Rumi, penyair mistik terbesar Persia, dilahirkan tahun 1207 M di Balkh, sebuah kota di Provinsi Khurasan, Persia Utara. Pada saat itu kota ini berkembang dengan baik di bawah kekuasaan Muhammad, Shah terbesar dari dinasti Khawarizmi yang kekuasaannya, sebagaimana digambarkan oleh E. G Bowe “meliputi pegunungan Ural di sebelah Utara sampai ke teluk Persia disebelah… Teruskan Membaca

Tokoh

Ibnu Taimiyah

    “Al-ruju’ ila al-Kitab wa al-Sunah” (kembali ke Kitab Suci dan Sunah) Kalimat di atas begitu umum kita kenal, seperti kredo (dasar tuntunan hidup) dalam aspek keagamaan hampir seluruh umat Islam di dunia. Kalimat ini merupakan ringkasan dasar ide pembaharuan Taqiyuddin Abdul Abbas Ahmad bin Abdul Salam bin Abdullah al-Khidr bin Muhammad al-Khidr bin… Teruskan Membaca

Tokoh

Ibnu Rusyd, Cendikiawan Islam Dari Benua Biru

Ia adalah Abul Walid Muhammad bin Ahmad bin Muhammad bin Ahmad bin Rusyd. Dilahirkan di Kordoba tahun 520 H/1126 M di tengah-tengah keluarga yang kaya harta dan ilmu. Bapak dan kakeknya adalah sama-sama memegang jabatan sebagai hakim. Pada tahun yang sama kakeknya yang terkenal meninggal. Ia menempuh pendidikan standard yang yang pertama-tama lebih dikenal oleh… Teruskan Membaca

Tokoh

Sekilas mengenal “Alhabib Ali bin Muhammad bin Husain al Habasyi”

  “…Siapa berhijrah menuju Allah dan RasulNya, niscaya ia dapatkan Allah dan RasulNya” (alhadits) Begitulah Rasulullah shollollohu’alaihi wa alihi wasallam bersabda. 1259 tahun kemudian, tepatnya Jum’at 24 Syawwal, seorang laki-laki dilahirkan disebuah desa bernama Qasam di Hadramaut,Yaman. Sepertinya ia mendengar ucapan kakeknya yang dicintainya itu, dan jadilah seluruh perjalanan hidupnya, sejak usia belia sampai wafatnya… Teruskan Membaca

Tokoh

Mahmud Ghaznawi

Dinasti Ghazni, mulanya hanyalah sebuah kerajaan kecil di wilayah kerajaan Bani Saman.  Dinasti ini didirikan oleh Alptgin, seorang budak dari dinasti Samaniah, pada permulaan paruh kedua abad X Masehi. Intrik dan pergantian kekuasaan terus terjadi hingga tiba masa pemerintahan Mahmud Ghaznawi, cicit Alptgin. Sebagai penguasa terbesar dari dinasti ini, Mahmud Ghaznawi merupakan milestone bagi sejarah… Teruskan Membaca

Tokoh

Faridu’d-Din Attar

“Setelah menguji burung-burung itu, maka kepala rumah tangga keraton itu pun membukakan pintu, dan ketika ia menyingkapkan seratus tabir, satu demi satu, maka sebuah dunia baru di balik tabir itu tersingkap. Kini cahaya dari segala cahaya memancar, dan sekalian burung-burung itu duduk di atas masnad, tempat duduk Yang Mulia dan Agung. Kepada mereka diberikan nas,… Teruskan Membaca

Tokoh

Syeikh Abdul Qadir Jaelani

Nama tokoh ini bagi kebanyakan Muslim tak asing lagi. Apalagi di dunia sufisme dan tarekat, dia dinilai sebagai salah seorang pengembang aliran tarekat Islam, yakni tarekat Qadiriyah, yang kini banyak diikuti Muslim di berbagai belahan dunia, tak terkecuali Indonesia. Dia adalah Syeikh Abdul Qadir Jaelani. Beberapa kalangan kerap kali juga menyebut pendiri tarekat Qadiriyah ini… Teruskan Membaca

Tokoh

Al Farabi “Sang Guru Kedua”

Abu Nashr Muhammad ibn Tarkhan ibn Al-Uzlagh Al Farabi lahir di Wasij, di Distrik Farab (yang dikenal dengan nama Utrar) di Transoxiana, sekitar 870 M, dan wafat di Damaskus pada 950 M. Sangat sedikit yang diketahui dari hayat Al Farabi. Kebanyakan informasi biografis muncul tiga abad setelah wafatnya. Dan sebagian catatan terpanjang tentangnya sangat meragukan… Teruskan Membaca