Mozaik Peradaban Islam

Category archive

Tasawuf - page 2

Tasawuf

Ibrahim bin Adham (2): Pertemuan dengan Nabi Khidr AS (1)

Suatu malam Ibrahim tertidur di istananya. Tengah malam atap bederak, seseorang berjalan di atas. “Siapa di sana?” dia berteriak. “Seorang sahabat,” jawabnya. Ibrahim bin Adham di dalam legenda dikenal luas sebagai penguasa Balkh, Khurasan (daerah ini sekarang meliputi sebagian Iran, Afghanistan, dan Asia Tengah), yang turun takhta untuk menjalani kehidupan zuhud. Namun menurut N. Hanif,… Teruskan Membaca

Tasawuf

Ibrahim bin Adham (1): Pengantar

Ibrahim bin Adham adalah salah satu tokoh sufi yang paling terkemuka pada abad ke 2 H. Dia menjadi gambaran ideal bagi para sufi generasi berikutnya terutama karena telah meninggalkan kemewahan pada masa mudanya. Redaksi Gana Islamika sebelumnya sudah pernah memuat artikel tentang Ibrahim bin Adham, namun artikel tersebut merupakan bagian dari rangkaian seri artikel tentang… Teruskan Membaca

Tasawuf

Mengenal Allah (9): Epilog: Kisah Penggali Kubur yang Menyetubuhi Mayat

Seorang penggali kubur di Madinah mengetahui ada perempuan muda yang dikuburkan. Setelah keluarga jenazah pulang, dia menggali kuburan itu kembali. Syahdan, seorang penggali kubur di Madinah suka mencuri barang-barang yang dikuburkan bersama mayat. Setelah keluarga jenazah pulang, dia menggali kuburan itu kembali untuk mengambil barang-barang berharga yang ikut dikuburkan bersama mayat. Dia akan mengambil kain… Teruskan Membaca

Tasawuf

Mengenal Allah (8): Tanya Jawab (3): Ilmu yang Berguna

Sayidina Ali bin Abi Thalib ra mengatakan, “Tidur dalam keadaan yakin lebih baik daripada beribadah dalam keadaan ragu.” Apakah kita boleh belajar dari berbagai orang yang berbeda keyakinannya? Mari kita bertanya, mengapa Rasulullah lebih meminta kita memilih mendatangi majelis ilmu dibandingkan majelis ibadah? Karena bisa jadi kumpulan orang-orang beribadah itu ingin menipu kita. Kita tidak… Teruskan Membaca

Tasawuf

Mengenal Allah (7): Tanya Jawab (2): Ilmu dan Harta

Sayidina Ali mengatakan, “Apabila ingin mencari dunia, engkau memerlukan ilmu. Jika ingin mencari akhirat, engkau juga membutuhkan ilmu.” Bagaimana kita mengamalkan zikir secara kongkrit dalam kehidupan sehari-hari? Mengingat Allah itu harus dengan segenap dimensi kita. Tidak boleh kita hanya berzikir dengan mulut tapi kenyataanya hati kita lalai. Demikian juga sebaliknya, ketika hati mengingat Allah tapi… Teruskan Membaca

Tasawuf

Mengenal Allah (6): Tanya Jawab (1): Perjalanan Abadi

Setelah manusia mati perjalanan mengenal Allah tak akan pernah usai. Di alam kubur akan ada pelajaran makrifat Allah, pada alam setelahnya ada lagi pelajaran makrifat Allah, walhasil ini perjalanan abadi. Apa saja tahapan mengenal Allah, apakah cukup dengan membaca buku agama? Mengenal Allah itu perjalanan sepanjang hidup, sampai kita mati. Bahkan, para arif berpendapat, setelah… Teruskan Membaca

Tasawuf

Mengenal Allah (5): Pangkal Agama adalah Ilmu (3)

Suatu hari, Sayidina Ali bin Abi Thalib berjalan bersama sahabatnya, Kumail. Di tengah jalan, langkah Kumail terhenti ketika mendengar seorang melantunkan bacaan Alquran. “Aku akan memberitahu tentang siapa orang yang membaca Alquran itu,” kata Ali. Kemuliaan Orang Berilmu Ada hadis yang menarik, “Kemuliaan orang berilmu satu derajat dibandingkan seorang yang syahid. Kemuliaan orang yang syahid… Teruskan Membaca

Tasawuf

Mengenal Allah (4): Pangkal Agama adalah Ilmu (2)

Rasulullah bersabda, “Jika ada majelis ilmu dan majelis ibadah, maka pergilah ke majelis ilmu.” Orang beriman ditinggikan derajatnya oleh Allah dan orang berilmu menerima derajat lebih tinggi lagi. Mengapa lebih tinggi? Karena orang berilmu dapat beriman lebih lanjut, dapat memupuk ilmu lebih lanjut, dapat mengukuhkan iman, lebih konstan, lebih stabil, dan bukan sesaat saja beriman.… Teruskan Membaca

Tasawuf

Mengenal Allah (3): Pangkal Agama adalah Ilmu (1)

“Pangkal agama ialah Makrifat tentang Dia.” ~ Ali bin Abi Thalib ra dalam Nahjul Balaghah ~ Setelah mengenal prinsip-prinsip perjalanan menuju Allah, pertanyaan selanjutnya dengan sarana apa kita melangkah? Jika menyelami hadis Nabi Muhammad saw, begitu juga sikap dan tutur kata Ahlulbait-nya[1], kita akan menemukan bahwa betapa mereka menekankan pentingnya ilmu pengetahuan. Dengan ilmu, mereka… Teruskan Membaca

Tasawuf

Mengenal Allah (2): Cara Mendekatkan Diri kepada Allah

Doa ibarat hikmah yang datang dari Tuhan untuk membuka hati manusia dan mengisinya dengan makrifat supaya dia siap dekat dengan Allah. Tapi kemudian sebagian orang bertanya dengan nada menggugat, “Saya sudah sering berdoa tapi kok Allah enggan mengabulkan?” Segala sesuatu terjadi dan tercipta secara bertahap. Tak ada yang langsung sempurna. Semua perlu proses. Proses itulah… Teruskan Membaca