Mozaik Peradaban Islam

Tag archive

Quraisy

Sejarah Hidup Nabi Muhammad SAW (18): Dalam Asuhan Sang Paman

in Sejarah

Makkah sedang dilanda kemarau panjang, Ibnu Asakir meriwayatkan, “Abu Thalib keluar dengan membawa seorang anak yang laksana matahari yang dimuati oleh awan tebal pertanda hujan lebat akan turun.” Abu Thalib kini menjadi wali bagi Muhammad setelah kepergian kakeknya, Abdul Muthalib. Pemimpin baru klan Bani Hasyim ini bersama isterinya menerima tanggung jawab tersebut dengan penuh kebanggaan…

Teruskan Membaca

Sejarah Hidup Nabi Muhammad SAW (17): Duka Kehilangan Dua Insan

in Sejarah

Pada penghujung hidupnya Abdul Muthalib memanggil anak-anaknya dan meminta pengurusan Nabi yang masih kecil. Di antara semua anaknya, hanya Abu Thalib yang bersedia. Kafilah telah siap untuk berjalan kembali ke arah Kota Makkah. Barakah Ummu Aiman bersama Nabi menaiki unta secara perlahan seraya menyampaikan salam duka dan perpisahan kepada kubur Aminah. Sepanjang jalan Barakah terus…

Teruskan Membaca

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq (26): Lolos dari Pembunuhan

in Tokoh

Rasulullah menaburkan debu ke atas kepala para pembunuh seraya membaca Surat Ya Sin, “Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding (pula), dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.” Mari kita lanjutkan kembali riwayat dari Ibnu Abbas: Kemudian Jibril mendatangi Rasulullah dan berkata, “Jangan habiskan malam ini di…

Teruskan Membaca

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq (25): Konspirasi Pembunuhan Nabi (2)

in Tokoh

Salah seorang bangsawan Quraisy berkata, “Belenggulah dia (Muhammad) dengan rantai, penjarakan dia, dan tunggu hingga dia mati.” Namun Iblis berkata, “Tidak, demi Allah, ini tidak bijaksana….” Sekarang mari kita lanjutkan kembali riwayat dari Ibnu Abbas, tentang pembicaraan yang terjadi di Darun Nadwah: Mereka bicara satu kepada yang lainnya, “Orang ini (Muhammad) telah melakukan apa yang…

Teruskan Membaca

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq (24): Konspirasi Pembunuhan Nabi (1)

in Tokoh

Ketika orang-orang Quraisy berkumpul, Iblis datang dengan menyaru sebagai seorang lelaki tua. Dia berkata, “Mungkin kalian tidak akan kurang menilai jika (mendengar) nasihat yang baik darinya.” Pada akhirnya, cepat atau lambat, orang-orang Quraisy mengetahui bahwa Rasulullah telah memperoleh baiat dari penduduk Yatsrib yang terkenal memiliki kemampuan berperang yang tangguh. Selain itu, mereka juga menyadari bahwa…

Teruskan Membaca

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq (17): Persekusi Quraisy (1)

in Tokoh

Abdullah bin Amr bin al-Ash meriwayatkan, “Uqbah bin Abu Muith datang ketika Rasulullah berada di dekat Kabah, memelintir jubahnya ke lehernya, dan mencekiknya dengan kasar.” Berbagai tekanan yang dilancarkan oleh Kaum Quraisy dimulai pada pertengahan atau akhir tahun keempat dari kenabian, terutama diarahkan kepada orang-orang Muslim yang lemah. Hari demi hari tekanan mereka semakin keras…

Teruskan Membaca

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq (3): Tokoh Besar Quraish

in Tokoh

An-Nawawi berkata, “Dia (Abu Bakar) adalah salah satu pemimpin Quraish pada masa Jahiliyah, salah satu penasihat mereka, yang dicintai di antara mereka, dan yang paling bijaksana dalam urusan mereka.” Berita tentang kehidupan Abu Bakar Ash-Shiddiq RA pada masa kecil, remaja, dan dewasa pada masa sebelum Islam begitu terbatas, sehingga ada beberapa dari fase kehidupannya yang…

Teruskan Membaca

Sejarah Hidup Nabi Muhammad SAW (8): Peristiwa Penting di Tahun Gajah (1)

in Sejarah

Aminah, bunga Quraisy kebanggaan Bani Zuhrah yang paling tinggi nasab dan kemuliaannya, mendapatkan lamaran. Ayahnya berkata, “Pemimpin Bani Hasyim telah datang meminangmu menjadi isteri anaknya, Abdullah.” Setelah lepas dari altar pengorbanan, Abdullah bin Abdul Muthalib seperti dilahirkan kembali. Ayahnya, Abdul Muthalib, memutuskan untuk segera menikahkan putra bungsu kesayangannya itu. Abdul Muthalib mengajak Abdullah ke rumah…

Teruskan Membaca

Sejarah Hidup Nabi Muhammad SAW (7): Putra Dua Kurban

in Sejarah

Abdul Muthalib bernazar, jika dia menemukan Zamzam, maka dia akan mengurbankan satu putranya. Hasil undian kurban jatuh kepada Abdullah, pemuda yang kelak akan menjadi ayah dari Rasulullah. Setelah suku Khuzaah memulai serangannya, suku Jurhum dan sejumlah besar keturunan Ismail terpaksa meninggalkan Makkah hingga ke Yaman. Sejak saat itu, suku Khuzaah menguasai Makkah selama lima abad…

Teruskan Membaca

Sejarah Hidup Nabi Muhammad SAW (6): Keimanan Leluhur Nabi Suci

in Sejarah

Rasulullah SAW bersabda, “Aku selalu berpindah-pindah dari tulang sulbi laki-laki yang suci dan ke dalam rahim-rahim wanita yang suci pula.” Ekonomi Makkah yang terus tumbuh, ternyata membawa implikasi lain berupa nilai-nilai moral dan agama pada titik terendah. Penyimpangan dari keimanan Ibrahim dan Ismail yang murni telah mulai marak terjadi jauh sebelum kelahiran Nabi Muhammad SAW.…

Teruskan Membaca