Mozaik Peradaban Islam

Tag archive

Sahabat

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq (15): Sang Penafsir Mimpi

in Tokoh

Muhammad bin Sirin berkata, “Abu Bakar adalah yang paling mampu dari umat ini, setelah Nabi SAW, untuk menarik makna (dari sebuah mimpi).” Sejarawan Ibnu Saad meriwayatkan, bahwa Abu Bakar Ash-Shiddiq telah mencapai puncaknya dalam (ilmu) penafsiran mimpi. Dia biasa menafsirkan mimpi pada masa Rasulullah SAW. Muhammad bin Sirin, dan dia adalah yang paling utama dalam…

Teruskan Membaca

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq (14): Pendakwah Pertama

in Tokoh

Aisyah RA meriwayatkan, “Abu Bakar berdiri di antara orang-orang, berbicara (berdakwah) kepada mereka, sehingga dia adalah pendakwah pertama yang mengajak orang-orang kepada Allah dan Rasul-Nya.” Sekarang mari kita tinggalkan perdebatan di antara para ulama terdahulu mengenai siapa laki-laki yang pertama masuk Islam. Yang jelas, siapa pun yang masuk Islam terlebih dahulu, baik itu Abu Bakar,…

Teruskan Membaca

Ammar bin Yasir (28): Perang Shiffin (6): Epilog

in Tokoh

Ali berkata kepada Muawiyah, “Majulah engkau untuk berduel denganku, hingga siapapun yang berhasil membunuh lawannya, dialah yang akan menjadi pemimpin nanti.” Setelah wafatnya Ammar bin Yasir RA, Khalifah Ali bin Abi Thalib RA memangku tubuhnya dan menyalatkannya bersama Kaum Muslimin. Ammar lalu dikuburkan bersama dengan pakaiannya yang berlumuran darah.[1] Abu Jafar (al-Tabari) berkata: Telah diriwayatkan,…

Teruskan Membaca

Ammar bin Yasir (27): Perang Shiffin (5): Syahidnya Ammar (2)

in Tokoh

Menjelang kematiannya Ammar berkata, “Maju terus, Hasyim! Surga berada di bawah bayang-bayang pedang dan kematian berada di ujung tombak. Hari ini aku akan bertemu dengan yang tercinta, Muhammad dan pengikutnya.” Dalam artikel kali ini penulis akan menyampaikan sebuah riwayat tentang syahidnya Ammar bin Yasir RA, masih diriwayatkan oleh Abu Abdurrahman al-Sulami seperti dalam seri sebelumnya,…

Teruskan Membaca

Ammar bin Yasir (26): Perang Shiffin (4): Syahidnya Ammar (1)

in Tokoh

Abu Abdurrahman Sulami meriwayatkan, “Setiap kali Ammar maju ke salah satu lembah Shiffin, semua sahabat Rasulullah yang ada di sana mengikutinya.” Ammar bin Yasir RA setelah mengalami nubuat dari Rasulullah SAW, yakni menikmati hidangan terakhirnya di dunia, susu yang dicampur dengan air, maju ke medan pertempuran. Mengenai bagaimana jalannya pertempuran, Abu Abdurrahmaan Sulami meriwayatkannya. Berikut…

Teruskan Membaca

Ammar bin Yasir (25): Perang Shiffin (3): Nubuat Hudzaifah bin al-Yaman

in Tokoh

Habbah bin Juwain bertanya, “Sampaikan kepada kami hadis, karena kami khawatir akan datangnya masa kekacauan.” Hudzaifah menjawab, “Berpeganglah pada kelompok yang di dalamnya ada Ibnu Sumayyah (Ammar bin Yasir), karena aku pernah mendengar Nabi bersabda….” Serial tentang kisah hidup Ammar bin Yasir RA sudah hampir masuk kepada fase final di dalam hidupnya. Sengaja penulis mengisahkan…

Teruskan Membaca

Ammar bin Yasir (24): Perang Shiffin (2)

in Tokoh

Ammar mendekati Ali dan berkata, “Wahai Amirul Mukminin! Ini adalah harinya (yang mana Rasulullah mengatakan bahwa aku akan syahid. Lalu kenapa aku masih tetap hidup)?” Ali menjawab, “Janganlah mengkhawatirkan tentang hal itu.” Mengenai jalannya Perang Shiffin, al-Qasim, orang kepercayaan Yazid bin Muawiyah, sebagaimana dikutip dalam Tarikh al-Rusul wa al-Muluk karya al-Tabari, meriwayatkan: Muawiyah mengirim Dhu…

Teruskan Membaca

Ammar bin Yasir (23): Perang Shiffin (1)

in Tokoh

Dalam perjalanan menuju ke Shiffin, Ammar berkata, “Ya Allah! Aku berperang hanya demi ridha-Mu dan aku yakin bahwa Engkau tidak akan pernah membuatku gagal selama aku melakukan hal-hal yang diridhai-Mu.” Usianya waktu itu sudah 93 tahun. Demikianlah, setelah kedua belah pihak tidak mencapai sepakat dalam perundingan, baik melalui surat menyurat maupun pengiriman utusan, akhirnya peperangan…

Teruskan Membaca

Ammar bin Yasir (22): Antara Ali dan Muawiyah

in Tokoh

Muawiyah mendapatkan dukungan dari sahabat yang lebih sedikit ketimbang Ali. Membandingkan kedua figur ini dapat menjelaskan alasannya. Dan inilah langkah-langkah Muawiyah untuk mengantisipasinya. Dalam hal meraih dukungan dari para sahabat Nabi, Muawiyah bin Abu Sufyan RA tampaknya kurang berhasil. Jumlah para sahabat yang mendukungnya jauh di bawah para sahabat yang bergabung dengan Khalifah Ali bin…

Teruskan Membaca

Ammar bin Yasir (21): Berebut Dukungan para Sahabat

in Tokoh

Beberapa sahabat tidak mendukung Khalifah Ali dalam Perang Jamal dengan alasan netral. Muawiyah mengirim utusannya kepada orang-orang ini. Utusan berkata, “Sesungguhnya tuan-tuan lebih berhak menduduki jabatan khalifah ketimbang Ali.” Untuk kesekian kalinya, Khalifah Ali bin Abi Thalib RA tetap mengusahakan perdamaian dengan Muawiyah bin Abu Sufyan RA, meskipun kini Ali tahu bahwa motif sebenarnya dari…

Teruskan Membaca