Mozaik Peradaban Islam

Studi Islam

Memaknai Revolusi Imam Husein (12): Rahasia Kesucian Gerak (2)

“Sekiranya bukan karena aku membenci kecurangan, niscaya aku akan menjadi orang yang paling cerdik (memainkan kecurangan). Namun, setiap kecurangan pasti membawa pada kekejian, dan setiap kekejian pasti membawa pada kekufuran.” ~Sayidina Ali –O– Salah satu tujuan Sayidina Husein melakukan perlawanan di Karbala ialah untuk menggagalkan bergulirnya rencana Dinasti Umayyah untuk mempergunakan simbol-simbol Islam dan sentimen-sentimen… Teruskan Membaca

Monumental

Islam dan Perang Dunia I (10): Pemberontakan Bangsa Arab (1)

“Di tengah sengitnya pertempuran dalam Perang Dunia I, Husein bin Ali, penjaga kota Mekkah, yang memiliki suara yang sangat penting, justru malah menolak melaksanakan fatwa jihad yang dideklarasikan oleh Kesultanan Ustmaniyah.” –O– Sebelumnya kita telah membahas, dalam Perang Dunia I, baik Jerman maupun Inggris sama-sama menghadapi isu yang sama terkait fenomena jihad dalam Islam. Jika… Teruskan Membaca

Tokoh

Noor Inayat Khan: Muslimah yang Menjadi Elit Mata-Mata Inggris di Perang Dunia II (3)

“Berani, glamor dan sensitif serta tangguh, demikianlah BBC menggambarkan sosok Noor Inayat dalam salah satu artikel yang diterbitkannya. Semua ini menjungkirbalikkan semua hasil testnya dalam masa pelatihan. Konon ia bertindak bukan karena cinta untuk Inggris, tetapi karena tidak menyukai fasisme dan diktatorianisme. Shrabani Basu mengklaim bahwa Noor Inayat berjuang karena “tidak tahan melihat penjahanan di… Teruskan Membaca

Studi Islam

Memaknai Revolusi Imam Husein (11): Rahasia Kesucian Gerak (1)

“Sayidina Husein menolak cara-cara yang cenderung mengaburkan perbedaan antara pihak yang benar dan pihak yang salah sejak awal. Beliau ingin membongkar manipulasi dan distorsi ‘Kekhalifahan Islam’ itu sampai akar-akarnya.” –O– Saat kita mengatakan bahwa gerakan Sayidina Husein itu bersifat suci, maka maksudnya, ia tidak berangkat dari kepentingan pribadi dan kelompok atau partai untuk menumpuk uang,… Teruskan Membaca

Studi Islam

Al-Quran dan Perempuan (3): Para Perempuan Penerjemah Al-Quran (2)

“Al-Quran adalah kitab manusia. Kehadirannya sebagai petunjuk dan penerang kehidupan mereka. Ekspresi bahasanya pun mengikuti gerak dinamis para penghuni bumi, yang terejawantah dalam kosa semiotika paling puncak dan menegasikan eksklusivitas pada pesan dan perintahnya. Karena setiap manusia harus menghamba pada Tuhan yang sama, maka perintah dan larangannya pun seiring sejalan tanpa mengenal jenis kelamin; laki-laki… Teruskan Membaca

Tokoh

Noor Inayat Khan: Muslimah yang Menjadi Elit Mata-Mata Inggris di Perang Dunia II (2)

“Pada tahun 1942, Noor bergabung dengan agen rahasia Inggris atau Special Operations Executive (SOE). Ketika gerakan perlawanan bawah tanah Perancis (France Resistance) mulai bergerak secara klaindestein, Noor Inayat bertindak sebagai operator radio wanita pertama yang dikirim ke wilayah Perancis yang diduduki Nazi. Tugasnya sangat vital, yaitu menyambungkan komunikasi antara para gerilyawan dengan London yang merupakan… Teruskan Membaca

Studi Islam

Memaknai Revolusi Imam Husein (10): Memaknai Asyura

“Terhadap masyarakat yang mencintai Husein namun membiarkannya pergi sendirian, penyair Arab, Farazdaq, mengungkapkan, ‘Hati mereka bersamamu, tetapi pedang mereka terhunus untuk membunuhmu’.” –O– Asyura adalah hari perlawanan suci Sayidina Husein, cucu Nabi Muhammad SAW, terhadap kekuasaan korup yang tumbuh di dalam tubuh umat. Drama sakral itu membawa begitu banyak renungan dan pelajaran. Ribuan buku dan… Teruskan Membaca

Monumental

Islam dan Perang Dunia I (9): Greenmantle, Sang Mahdi Palsu

“Untuk memecah belah Muslim, Inggris menciptakan karakter palsu yang menyerupai Mahdi, Imam akhir zaman.” –O– Perang Dunia I bukan sekedar perang Hard Power semata yang mengandalkan kekuatan militer, namun di baliknya, mereka juga menggunakan Soft Power seperti opini, perang psikologis, dan propaganda.[1] Dalam hal ini, ketika Jerman dan Ustmaniyah (Ottoman) memutuskan untuk beraliansi, dan lalu… Teruskan Membaca

Studi Islam

Memaknai Revolusi Imam Husein (9): Asyura

“Singgasana yang dibangun Umayyah dengan susah payah mulai runtuh dengan perlahan setelah mereka membantai keluarga Rasulullah dalam Asyura. Yang hak dan yang batil menjadi terang benderang. Setelahnya, Umayyah tidak pernah sama lagi. Sampai berakhirnya dinasti ini, pemberontakan tidak pernah kunjung padam.” –O– Asyura Hari itu, tanggal 10 Muharram 61 H, Sayidina Husein keluar dengan mengenakan… Teruskan Membaca

Tokoh

Noor Inayat Khan: Muslimah yang Menjadi Elit Mata-Mata Inggris di Perang Dunia II (1)

“Noor Inayat Khan adalah seorang muslimah keturunan India. Dia merupakan cicit dari Sultan Tipu  penguasa Muslim Mysore India abad ke-18. Ayahnya adalah musisi dan juga pendiri perkumpulan sufi di London. Pengaruh ayahnya sangat besar pada diri Noor Inayat. Sehingga dia memiliki keteguhan yang luar biasa, tapi secara bersamaan berjiwa halus, toleran dan sangat anti pada… Teruskan Membaca

Pilihan

Tasawuf

Muhammad Sang Cahaya

“Betapapun tingginya dan agungnya Nabi Muhammad SAW sebagai utusan-Nya untuk menerangi alam raya, beliau tetap harus ditegaskan sebagai ‘abduhu (hamba-Nya). Dan, menurut … Teruskan Membaca

Arsitektur

Budaya Islam

Nusantara

Kaligrafi

Monumental

Mualaf

Negara Islam

Orientalis

Sejarah