Mozaik Peradaban Islam

Sejarah

Dinasti Seljuk, Bangkit dan Runtuhnya Kekhalifahan (3): Kebangkitan Peradaban

“Para pembesar Seljuk merupakan orang-orang yang mencintai kesenian, ilmu pengetahuan, dan sastra. Madrasah pada masa Dinasti Seljuk digunakan sebagai sarana utama untuk menuntut ilmu” —Ο—   Dalam catatan sejarah, sebelum Bani Seljuk berkuasa, Asia Kecil berlum pernah ditaklukan. Namun saat Bani Seljuk berkuasa, maka pada tahun 451 H / 1059 M, Asia kecil yang dikuasai… Teruskan Membaca

Sejarah

Dinasti Fatimiyah (2): Kontroversi Sejarah Tentang Fatimiyah

“Modal terkuat dimiliki Dinasti Fatimiyah adalah legitimasinya atas hak Sayidah Fatimah binti Rasulullah Saw. Klaim ini nyaris tidak bisa ditandingi oleh legitimasi yang dimiliki oleh Dinasti Abbasiyah. Terlebih ketika itu, Dinasti yang sudah berumur lebih dari dua abad itu sudah memasuki masa-masa dekadensi yang parah.” —Ο—   Khalifah pertama Dinasti Fatimiyah bernama Abu Muhammad ‘Abdullah… Teruskan Membaca

Sejarah

Dinasti Seljuk, Bangkit dan Runtuhnya Kekhalifahan (2): Pecahnya Perang Salib

“Perang Salib I ditandai dengan besarnya dinasti Seljuk di bawah kepemimpinan Alp Arselan dan Malik Syah yang memasuki Armenia, Asia Kecil dan Syiria, kemudian menyapu daerah kawasan Byzantium yang memporak-porandakan angkatan perangnya” —Ο—   Kesultanan Seljuk kemudian segera menjadi suatu negara yang tertata secara hirarkis, berpolakan Perso-Islami,[1] dengan Sultannya yang didukung oleh birokrasi Persia. Tentaranya… Teruskan Membaca

Tokoh

Suleiman Agung (4): Penaklukkan-penaklukkan

“Suleiman merebut Baghdad dari kekuasaan Dinasti Safawi Persia pada tahun 1535. Dengan Baghdad di tangan, maka Ottoman telah menguasai seluruh kota-kota kekhalifahan besar di masa lalu: Madinah, Damaskus, Baghdad, dan Kairo.” –O– Ayah Suleiman, Selim I, dalam waktu kurang dari satu dekade telah memperluas wilayah kekuasaan Kekaisaran Ottoman sampai dengan tiga kali lipat. Penaklukan oleh… Teruskan Membaca

Sejarah

Dinasti Fatimiyah (1): Asal Usul

“Berdirinya Dinasti Fatimiyyah merupakan keniscyaan sejarah dalam rangka menutupi kejumudan gerak laju paradaban kaum Muslimin. Khalifah-khalifah Dinasti Abbasiyah sudah sangat lama melupakan urusan kaum Muslimin, dan lebih fokus pada politik. Sehingga perhatian mereka terhadap ilmu pengetahuan yang sudah dirintis sebelumnya, menurun. Peran inilah yang kemudian diambil alih oleh Dinasti Fatimiyyah.” —Ο—   Dinasti Fatimiyah merupakan… Teruskan Membaca

Studi Islam

Alawi (5): Pemuka Para Elit di Suriah

“Yang terpenting dari minoritas di Suriah, terlebih Alawi, adalah peran mereka sebagai pemuka para elit atau sebagai koalisi kelas daripada sekedar sekte belaka. Mereka memainkan peran sebagai garda terdepan dari kelas-kelas yang ada di Suriah, dan kemudian melindungi formasi Negara; mereka sekarang muncul sebagai ujung tombak dari embourgeoisement dan restratifikasi, serta bersedia menempatkan dirinya sebagai… Teruskan Membaca

Sejarah

Dinasti Seljuk, Bangkit dan Runtuhnya Kekhalifahan (1): Asal-usul Dinasti Seljuk

“Nama Seljuk diambil dari nama seorang pemimpin kabilah Turki Ghuzz yang mendiami wilayah imperium Uygur, ia bernama Seljuk bin Tuqaq yang diangkat menjadi panglima pada masa Imperium Uighar dan menempati bagian selatan ibukota Kasgar yaitu lembah Tarim” —Ο—   Kekaisaran Seljuk Raya atau Seljuk Agung merupakan Imperium Islam Sunni abad pertengahan yang pernah menguasai wilayah… Teruskan Membaca

Tokoh

Suleiman Agung (3): Roxelana, Cinta Sang Sultan (2)

“Atas pengaruh Roxelana, Suleiman menghabisi Musthopa, anaknya sendiri dari istri yang lain. Hasilnya adalah, anak Roxelana yang bernama Selim, menjadi pewaris takhta kesultanan.” –O– Harem merupakan sebuah tempat di mana gadis-gadis dalam usia yang masih sangat muda dididik dan dilatih untuk melayani Sultan. Ada sekitar 300 orang gadis muda di sana (jumlah yang jauh lebih… Teruskan Membaca

Studi Islam

Alawi (4): Sebuah Identitas Religius atau Politik?

“Pelabelan Alawi lebih bersifat politis, untuk menunjukkan satu kelompok penetang rezim Dinasti Ottoman. Dari sinilah, kemudian narasi identitas mereka didefinisikan.” —Ο—   Menurut Torstein Schiøtz Worren, pengelompokan sekte, atau identifikasi kelompok dalam tubuh kaum Muslimin mengalami formalisasi politik pada masa pemerintahan Dinasti Ottoman memerintah Suriah pada tahun 1516 M. Sebagaimana umum diketahui, bahwa Ottoman adalah… Teruskan Membaca

Tokoh

Suleiman Agung (2): Roxelana, Cinta Sang Sultan (1)

“Roxelana, seorang budak Kristen cantik dari Spanyol telah mengambil hati Sang Sultan. Perlahan, dia mulai menapaki tangga kekuasaan. Di kemudian hari dia akan menjadi perempuan paling berpengaruh dalam sejarah Kesultanan Ottoman.” –O– Kisah romantis Suleiman dan Roxelana adalah kisah cinta yang telah menginspirasi banyak penyair, seniman, dan penggubah selama berabad-abad. Hanya sedikit yang diketahui tentang… Teruskan Membaca

Pilihan

Tasawuf

Muhammad Sang Cahaya

“Betapapun tingginya dan agungnya Nabi Muhammad SAW sebagai utusan-Nya untuk menerangi alam raya, beliau tetap harus ditegaskan sebagai ‘abduhu (hamba-Nya). Dan, menurut … Teruskan Membaca

Arsitektur

Budaya Islam

Nusantara

Kaligrafi

Monumental

Mualaf

Negara Islam

Orientalis

Sejarah