Mozaik Peradaban Islam

Studi Islam

Pengantar Teosofi Islam (7): Tingkat-tingkat Wujud (2): Hakikat, Nama, dan Sifat

“Allah” (الله) adalah sebutan yang mencakup seluruh Nama dan Sifat. Kata “Allah” juga mengandung makna keseluruhan Tindakan-Nya yang mengumpamakan Kesempurnaan Hakikat-Nya. Seperti telah dijelaskan sebelumnya, Wujud Mutlak mempunyai dua sisi atau wajah: wajah ketakterbandingan (tanzîh), ketersembunyian, keagungan, ketunggalan, ketakterperian dan sebagainya; serta wajah perbandingan (tasybîh), ketampakan, keindahan, keragaman dan sebagainya. Dalam kaitan dengan wajah yang… Teruskan Membaca

Tokoh

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq (4): Arab Sebelum Islam (2)

Nabi bersabda, “Aku selalu berpindah-pindah dari tulang sulbi orang-orang (laki-laki) yang suci dan ke dalam rahim-rahim wanita yang suci pula.” Pada seri awal artikel ini kita telah membahas, bahwa Makkah beserta Jazirah Arab telah terjerumus ke dalam kemusyrikan akibat Amr bin Luhay yang membawa berhala Hubal dari Syam ke Kabah dan mengajak penduduk Makkah untuk… Teruskan Membaca

Pustaka

Penyembuhan dengan Alquran (5): Bab 1 (5): Keistimewaan dan Khasiat Surah-Surah Alquran dalam Menyembuhkan Berbagai Penyakit

Keistimewaan surah Al-Insyirah:  Membacanya dapat meredakan sakit dada dan  jantung. Di samping itu, airnya dapat menghancurkan penyakit batu. Keistimewaan surah Ar-Murshalat: Barangsiapa yang membacanya maka dia dapat mengalahkan  musuhnya. Di samping itu, surah ini  dapat  menghilangkan sakit bisul. Keistimewaan surah An-Nabba’: Barangsiapa yang menulisnya di atas perkamen  rusa dengan  za’faron dan air mawar maka tidurnya… Teruskan Membaca

Sejarah

Sejarah Hidup Nabi Muhammad SAW (12): Kelahiran Nabi Agung Umat Islam (2)

Isa putra Maryam berkata, “Wahai Bani Israil! Sesungguhnya aku utusan Allah kepadamu, yang membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi kabar gembira dengan seorang Rasul yang akan datang setelahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).” Abdul Muthalib bersyukur kepada Allah karena telah mengaruniakan kepadanya seorang bayi laki-laki sebagai ganti atas putranya yang telah wafat, Abdullah.… Teruskan Membaca

Tokoh

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq (3): Tokoh Besar Quraish

An-Nawawi berkata, “Dia (Abu Bakar) adalah salah satu pemimpin Quraish pada masa Jahiliyah, salah satu penasihat mereka, yang dicintai di antara mereka, dan yang paling bijaksana dalam urusan mereka.” Berita tentang kehidupan Abu Bakar Ash-Shiddiq RA pada masa kecil, remaja, dan dewasa pada masa sebelum Islam begitu terbatas, sehingga ada beberapa dari fase kehidupannya yang… Teruskan Membaca

Studi Islam

Pengantar Teosofi Islam (6): Tingkat-tingkat Wujud (1): Kebertingkatan Cahaya Wujud

Pewujud atau Tuhan yang berada di puncak Kesempurnaan tidak mungkin “mencurahkan” kesempurnaan Cahaya-Nya secara seragam dan setara pada segala sesuatu, mengingat kemampuan tiap-tiap maujud berbeda-beda dan bertingkat-tingkat. Cahaya Wujud memancar kepada segenap maujud secara bertingkat-tingkat, sesuai dengan prinsip Kebijakan (hikmah), Kekuasaan (qudrah), dan Keadilan (‘adl). Tingkat dan derajat kesempurnaan setiap maujud (marâtib al-kamâlât al-wujûdiyyah) sesuai… Teruskan Membaca

Sejarah

Sejarah Hidup Nabi Muhammad SAW (11): Kelahiran Nabi Agung Umat Islam (1)

Ketika Nabi lahir empat belas beranda istana kekaisaran Persia runtuh, api abadi kaum zoroaster padam, berbagai berhala di Kabah hancur, dan bintang-bintang yang tak pernah terlihat sebelumnya bermunculan. Aminah mulai merasakan kontraksi dan tanda-tanda akan melahirkan. Hal itu terjadi kira-kira pada dini hari Senin, 29 Agustus 580 M atau 12 Rabiul-Awwal, 53 tahun sebelum hijrah.… Teruskan Membaca

Tokoh

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq (2): Nasab dan Kelahiran

Ummu al-Khair, setiap kali memiliki anak laki-laki selalu meninggal. Maka dia berdiri di depan Kabah, “Ya Allah, jika yang satu ini terbebas (atiq) dari kematian, maka berikanlah dia kepadaku.” Anak inilah yang di kemudian hari lebih dikenal dengan nama Abu Bakar Ash-Shiddiq. Setelah peristiwa Tahun Gajah, tahun di mana Nabi Muhammad SAW lahir, terdapatlah sepasang… Teruskan Membaca

Studi Islam

Pengantar Teosofi Islam (5): Tentang Wujud dan Kemaujudan (5): Wilayah Bahasa dan Pengetahuan Manusia

Cara paling mungkin untuk mengenal Wujud Mutlak ialah dengan meminta kepada-Nya memperkenalkan Diri-Nya. Agama adalah wilayah pengungkapan Ilahi. Maujud Mutlak berada di luar cakrawala pengetahuan dan pengalaman manusia. Data yang ada pada ilmu pengetahuan manusia hanya memungkinkan cakrawala itu bergeser, sehingga medan pemahaman tentangnya makin bertambah. Ibarat “katak dalam tempurung”, manusia tidak akan pernah mengetahui… Teruskan Membaca

Tokoh

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq (1): Arab Sebelum Islam (1)

Amr bin Luhay, tokoh Makkah yang bajik yang suka bersedekah dan meninggikan urusan keagamaan melakukan perjalanan ke Syam. Sepulangnya, dia membawa patung Hubal dan mengajak warga Makkah untuk menyembahnya. Makkah, sebuah wilayah yang gersang namun telah menjadi magnet peradaban dari sejak ribuan tahun silam. Para penulis zaman dahulu menggambarkan kota ini sebagai gadis cantik yang… Teruskan Membaca

Pustaka

Penyembuhan dengan Alquran (4): Bab 1 (4): Keistimewaan dan Khasiat Surah-Surah Alquran dalam Menyembuhkan Berbagai Penyakit

Keistimewaan surah Al-Muzammil:  Barangsiapa yang rajin membacanya maka dia  akan melihat Nabi saw dalam tidurnya. Keistimewaan surah Al-Fath:  Barangsiapa  yang mengikatnya di tubuhnya  dia  akan terlindung dari kejahatan penguasa, dan jika dia mengikatnya di  atas dinding  atau rumah maka setan tidak akan mendekatinya. Dan  jika seorang perempuan meminum airnya maka air susunya akan lancar. Keistimewaan… Teruskan Membaca

Studi Islam

Warna-Warna dalam Alquran dan Tradisi Islam (3): Putih dan Hijau

Jika ada dua warna dalam Alquran yang cenderung ditampilkan sebagai simbol kebaikan, maka kedua warna itu adalah putih dan hijau. Selain predikat warna benda, Allah SWT juga menjadikan kedua warna tadi sebagai simbol kebaikan. Jika putih melambangkan kesucian dan kebahagiaan serta cahaya terang, maka hijau melambangkan kesuburan, keindahan, dan kenyamanan. Dalam Islam terutama dalam kitab… Teruskan Membaca

Studi Islam

Pengantar Teosofi Islam (4): Tentang Wujud dan Kemaujudan (4): Hubungan Wujud dan Maujud (Hubungan Sebab dan Akibat atau Pencipta dan Ciptaan)

Para ahli hikmah menyebut seluruh maujud selain Wujud Mutlak atau Allah sebagai ‘bayangan’ (syabah), penampakan’ (tajalli), nama (ism), tanda (âyah) atau perumpamaan (matsal). Hubungan Wujud Mutlak dan semua maujud selain-Nya biasanya diistilahkan dengan hubungan sebab dan akibat atau hubungan ciptaan dan Pencipta. Hubungan ini tidak bisa digambarkan seolah-olah Wujud memberi kewujudan pada suatu maujud, sehingga… Teruskan Membaca

Pustaka

Penyembuhan dengan Alquran (3): Bab 1 (3): Keistimewaan dan Khasiat Surah-Surah Alquran dalam Menyembuhkan Berbagai Penyakit

Keistimewaan surah Muhammad:  Barangsiapa yang meminum airnya maka akan hilang rasa  takut darinya. Dan barangsiapa yang membacanya di lautan maka dia akan aman dari kejahatannya. Keistimewaan surah Al-Ankabut:  Barangsiapa yang meminumnya  maka akan hilang penyakit demam darinya dan berbagai penyakit lainnya. Keistimewaan surah Ar-Rum:  Barangsiapa yang meletakkannya di bejana kaca yang ujung kepalanya sempit di… Teruskan Membaca

Studi Islam

Pengantar Teosofi Islam (3): Tentang Wujud dan Kemaujudan (3): Ketunggalan dan Penampakan

Apabila kita membayangkan semua maujud selain Wujud Mutlak, dengan pasti kita akan menemukan bahwa semua selain Dia hanyalah pancaran dan penampakan-Nya. Seperti telah berulang-ulang ditegaskan, Wujud bersifat tunggal dan sederhana karena semua yang kita bayangkan pasti bisa kita rujukkan kepada-Nya. Dalam filsafat Islam, ada prinsip yang disebut: “صرف الشئ لا يتثنّى ولا يتكرّر” (Sesuatu pada… Teruskan Membaca

Tokoh

Ammar bin Yasir (28): Perang Shiffin (6): Epilog

Ali berkata kepada Muawiyah, “Majulah engkau untuk berduel denganku, hingga siapapun yang berhasil membunuh lawannya, dialah yang akan menjadi pemimpin nanti.” Setelah wafatnya Ammar bin Yasir RA, Khalifah Ali bin Abi Thalib RA memangku tubuhnya dan menyalatkannya bersama Kaum Muslimin. Ammar lalu dikuburkan bersama dengan pakaiannya yang berlumuran darah.[1] Abu Jafar (al-Tabari) berkata: Telah diriwayatkan,… Teruskan Membaca

Pustaka

Penyembuhan dengan Alquran (2): Bab 1 (2): Keistimewaan dan Khasiat Surah-Surah Alquran dalam Menyembuhkan Berbagai Penyakit

Keistimewaan surah Al-Anbiya’: Hendaklah dituliskan bagi orang yang sakit dan bagi orang yang kacau pikirannya serta susah tidur. Keistimewaan surah Yusuf: Barangsiapa menulisnya dan menimbunnya serta meletakkannya di rumah selama tiga hari lalu mengeluarkannya ke tembok rumah maka dia akan mendapatkan bantuan dari penguasa dan dia akan memperoleh kedudukan. Dan barangsiapa yang menulisnya lalu meminumnya… Teruskan Membaca

Tokoh

Ammar bin Yasir (27): Perang Shiffin (5): Syahidnya Ammar (2)

Menjelang kematiannya Ammar berkata, “Maju terus, Hasyim! Surga berada di bawah bayang-bayang pedang dan kematian berada di ujung tombak. Hari ini aku akan bertemu dengan yang tercinta, Muhammad dan pengikutnya.” Dalam artikel kali ini penulis akan menyampaikan sebuah riwayat tentang syahidnya Ammar bin Yasir RA, masih diriwayatkan oleh Abu Abdurrahman al-Sulami seperti dalam seri sebelumnya,… Teruskan Membaca

Pustaka

Penyembuhan dengan Alquran (1): Bab 1 (1): Keistimewaan dan Khasiat Surah-Surah Alquran dalam Menyembuhkan Berbagai Penyakit

Keistimewaan surah Al-Baqarah:  Jika diletakkan di atas orang sakit, orang yang ketakutan, orang yang terkena epilepsi, dan orang yang fakir maka segala penderitaan mereka akan hilang. Pengantar Redaksi Artikel ini merupakan kutipan dari buku karya Muhammad Taqi Al-Muqaddam yang berjudul Khazanah Al-Asrar (Muassasah Al-A’lami: Beirut, 1423 H- 2002 M). Di dalam bukunya, Muhammad Taqi Al-Muqaddam… Teruskan Membaca

Tokoh

Ammar bin Yasir (26): Perang Shiffin (4): Syahidnya Ammar (1)

Abu Abdurrahman Sulami meriwayatkan, “Setiap kali Ammar maju ke salah satu lembah Shiffin, semua sahabat Rasulullah yang ada di sana mengikutinya.” Ammar bin Yasir RA setelah mengalami nubuat dari Rasulullah SAW, yakni menikmati hidangan terakhirnya di dunia, susu yang dicampur dengan air, maju ke medan pertempuran. Mengenai bagaimana jalannya pertempuran, Abu Abdurrahmaan Sulami meriwayatkannya. Berikut… Teruskan Membaca