Mozaik Peradaban Islam

Mualaf

Kisah Kareem Abdul Jabbar (1): Legenda NBA Tiga Era

Kareem memiliki agama baru, yaitu Islam, namun orang-orang di klubnya mempersoalkan pilihannya ini dan memaksanya untuk keluar. “Sekarang aku adalah Kareem Abdul Jabbar, sebuah manifestasi dari sejarah Afrika, kebudayaan dan keyakinanku,” ujar Kareem.[1] Amerika Serikat, musim panas 1966, sebagian anak-anak sekolah menengah atas melanjutkan studi ke Universitas, sebagian besar lain mengikuti wajib militer kemudian dikirim… Teruskan Membaca

Mualaf

Perjalanan Rosie Gabrielle Memeluk Islam (1): Berjuang dengan Penyakit

Saya mengalami sembilan operasi besar dari usia 5 hingga 25 tahun. Ginjal kiri saya diangkat. Semua arteri di-bypass. Saya masih mengalami banyak kesulitan dari (penyakit) ini. Pada Januari 2020 lalu, berbagai media di Indonesia ramai memberitakan tentang masuk Islamnya seorang wanita asal Kanada. Sosoknya menarik perhatian media karena dia merupakan seorang motoris tunggal yang telah… Teruskan Membaca

Tasawuf

Mengenal Allah (1): Mengobati Kecemasan

Huzn adalah kesedihan yang mendatangi orang-orang yang merasa kalah, tersingkirkan, dan tak mendapatkan apa yang dia inginkan. Bagaimana cara mengobatinya? Takut atau cemas dapat menjangkiti setiap orang yang tidak tahu. Benar, manusia dan makhluk mana pun tak akan pernah mengetahui masa depan. Tapi dengan makrifat tentang Allah, seseorang bisa dekat dengan Tuhan. Sedemikian dekatnya sehingga… Teruskan Membaca

Studi Islam

Pengantar Teosofi Islam (18): Cahaya di Atas Cahaya (5): Prinsip Kadar dan Keadilan Ilahi

Kegelapan sebenarnya adalah keadaan tiada atau kurang cahaya (amr ‘admy), karena cahaya adalah kecemerlangan yang mewujud secara nyata. Jadi, kezaliman identik dengan kekurangan dan ketiadaan. Dalam bahasa Alquran, kekuasaan antara lain diungkapkan dengan kata قدرة (qudrah). Qudrah berakar dari kata yang sama dengan  قدر (qadr) dan berarti kadar atau ukuran. Dengan demikian, ketika Alquran menyebut… Teruskan Membaca

Tokoh

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq (27): Hijrah

Nabi berkata, “Allah telah memberiku izin untuk hijrah ke al-Madinah.” Abu Bakar berkata, “Wahai Rasulullah, bolehkah aku menemanimu?” “Ya,” jawabnya. Mari kita lanjutkan riwayat yang disampaikan oleh Muhammad bin Kaab al-Qurazi pada artikel sebelumnya: Beberapa dari mereka (para periwayat) menyatakan bahwa Abu Bakar datang ke Ali dan bertanya kepadanya tentang Rasulullah. Dia mengatakan kepadanya bahwa… Teruskan Membaca

Studi Islam

Pengantar Teosofi Islam (17): Cahaya di Atas Cahaya (4): Cahaya Ilahi (2)

An-Nasafi menulis: “Ayat ‘Dia menciptakan tujuh langit’ (QS 65: 12) tidak membuktikan bahwa tidak ada lagi langit yang lain kecuali yang tujuh itu.” Dalam sebuah hadis, Baginda Nabi bersabda: “Ilmu adalah cahaya yang dipancarkan Allah ke dalam hati seorang hamba yang dikehendaki-Nya.” Ilmu disebut cahaya karena memang ilmu itu bersifat terang dan menerangi pemiliknya. Dengan… Teruskan Membaca

Tokoh

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq (26): Lolos dari Pembunuhan

Rasulullah menaburkan debu ke atas kepala para pembunuh seraya membaca Surat Ya Sin, “Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding (pula), dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.” Mari kita lanjutkan kembali riwayat dari Ibnu Abbas: Kemudian Jibril mendatangi Rasulullah dan berkata, “Jangan habiskan malam ini di… Teruskan Membaca

Studi Islam

Shirathal Mustaqim dalam Pandangan Ibnu Arabi (1): Suluki dan Wujudi

“Muhammad Nabi di Shirathal Mustaqim Suluki yang memiliki kembarannya sebagai Nur Muhammad di Shirathal Mustaqim Wujudi” Istilah Shirathal Mustaqim beberapa kali ditemukan di dalam Alquran. Di antaranya adalah di dalam Surah Hud ayat 63, yang berbunyi: إِنِّي تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ رَبِّي وَرَبِّكُم ۚ مَّا مِن دَابَّةٍ إِلَّا هُوَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِهَا ۚ إِنَّ رَبِّي عَلَىٰ صِرَاطٍ… Teruskan Membaca

Tokoh

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq (25): Konspirasi Pembunuhan Nabi (2)

Salah seorang bangsawan Quraisy berkata, “Belenggulah dia (Muhammad) dengan rantai, penjarakan dia, dan tunggu hingga dia mati.” Namun Iblis berkata, “Tidak, demi Allah, ini tidak bijaksana….” Sekarang mari kita lanjutkan kembali riwayat dari Ibnu Abbas, tentang pembicaraan yang terjadi di Darun Nadwah: Mereka bicara satu kepada yang lainnya, “Orang ini (Muhammad) telah melakukan apa yang… Teruskan Membaca

Tokoh

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq (24): Konspirasi Pembunuhan Nabi (1)

Ketika orang-orang Quraisy berkumpul, Iblis datang dengan menyaru sebagai seorang lelaki tua. Dia berkata, “Mungkin kalian tidak akan kurang menilai jika (mendengar) nasihat yang baik darinya.” Pada akhirnya, cepat atau lambat, orang-orang Quraisy mengetahui bahwa Rasulullah telah memperoleh baiat dari penduduk Yatsrib yang terkenal memiliki kemampuan berperang yang tangguh. Selain itu, mereka juga menyadari bahwa… Teruskan Membaca

Tokoh

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq (23): Baiat Aqabah Kubra

Al-Barra bin Marur berkata, “Maka baiatlah kami wahai Rasulullah. Demi Allah, kami adalah orang-orang yang mahir dalam perang dan mengepung musuh. Kami mewarisinya sejak dulu.” Pada musim haji tahun ke-13 kenabian, tepatnya pada bulan Juni 622 M, lebih dari 70 penduduk Yatsrib (Madinah) yang sudah masuk Islam datang ke Makkah untuk melaksanakan manasik Haji. Mereka… Teruskan Membaca

Studi Islam

Perjalanan Mengetahui

Musa melemparkan tongkatnya, tirai-tirai alam fenomenal tersingkapkan dari pandangannya. Barulah kemudian, di balik tirai bentuk-bentuk fenomenal itu dia menyaksikan kemahakuasaan Realitas Mutlak. Perjalanan manusia dimulai dari kebodohan (jahl), berlanjut kepada pandangan dari kejauhan yang disebut dengan keraguan (syakk). Pengetahuan (‘ilm) didapatnya ketika ia mulai mendekat dan menghampiri apa yang dipandangnya dari kejauhan itu. Pada tahap… Teruskan Membaca

Studi Islam

Pengantar Teosofi Islam (15): Cahaya di Atas Cahaya (2): Allah sebagai Pencipta

Semua penciptaan yang dilakukan setiap manusia, yang bukan Allah, sebenarnya hanyalah sebatas rancangan, rangkaian, atau pengembangan. Kata خلق dalam bahasa Arab biasa diterjemahkan menjadi mencipta. Ketika Allah berkata bahwa Dia mencipta, maksudnya jelas bukanlah seperti tindak mencipta pada manusia. Karena, semua pencipta selain Allah sebenarnya adalah perancang, perangkai, atau pengembang. Misalnya, ketika Thomas Alva Edison… Teruskan Membaca

Tokoh

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq (22): Isra dan Miraj (4): Dia yang Membenarkan

Rasulullah berkata, “Memang, aku telah di-isra-kan ke Baitul Maqdis di Syam (Suriah) tadi malam.” Abu Jahal bertanya, “Dan sekarang engkau telah berada lagi di antara kita?” Keesokan harinya, setelah peristiwa Isra dan Miraj, Rasulullah duduk sendirian di Masjidil Haram, merenungkan apa yang telah dialaminya. Abu Jahal yang sedang melintas, melihat Rasulullah dan dia mendekatinya dengan… Teruskan Membaca

Studi Islam

Mengenal Kaum Khawarij, Mereka yang Keluar dari Barisan

“Mereka (Khawarij) telah punah, wahai Amirul Mukminin!” Ali menjawab, “Tidak! Demi Allah, mereka masih ada dalam sulbi-sulbi kaum pria dan rahim-rahim kaum wanita.” Abu Said Al-Khudri pernah mengabarkan peristiwa berikut: Suatu kali Nabi mengumpulkan para sahabat untuk melakukan pembagian harta. Tiba-tiba seseorang yang bernama Abdullah bin Dzil Khuwaysharah berteriak, “Berlakulah adil wahai Muhammad!” Dengan nada… Teruskan Membaca

Tokoh

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq (21): Isra dan Miraj (3)

Ibnul Qayyim berkata, “Risalah beliau (Nabi) akan menempati daerah yang subur antara Nil dan Eufrat, yang akan menjadi pengemban Islam, dari satu generasi ke lain generasi.” Selain riwayat dari Anas bin Malik, sebenarnya masih banyak riwayat-riwayat lainnya yang menceritakan tentang peristiwa Isra dan Miraj, di antaranya disampaikan oleh ulama ahli hadis Ibnul Qayyim, yang berkata:… Teruskan Membaca

Studi Islam

Pengantar Teosofi Islam (14): Cahaya di Atas Cahaya (1): Huwa dan Allah

Al-Ghazali berkata, “Bahkan setiap kali engkau menunjuk ke arah tertentu, maka dalam hakikatnya engkau menunjuk kepada-Nya, meskipun engkau tidak mengenal-Nya.” Lalu, bagaimana Allah mengungkapkan Diri-Nya di dalam Alquran? Adakalanya Allah berbicara tentang Diri-Nya dengan menggunakan istilah Dia (هو), meskipun paling sering Dia menggunakan istilah Allah (الله). Sebagian mufasir berpendapat, penggunaan Dia dalam ayat-ayat Alquran ialah… Teruskan Membaca

Tokoh

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq (20): Isra dan Miraj (2)

Anas bin Malik berkata: Kemudian Tuhannya mendekat, “Sampai-sampai jarak Nabi dengan-Nya sejarak dua ujung busur panah bahkan lebih dekat lagi.” Setelah Rasulullah dibuka dadanya dan dibersihkan, lalu dimasukkan iman dan kebijaksanaan oleh para malaikat, sekarang mari kita lanjutkan riwayat tersebut dari Anas bin Malik: Kemudian beliau diangkat ke langit dunia. Jibril meminta izin masuk, dan… Teruskan Membaca

Tokoh

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq (19): Isra dan Miraj (1)

Anas bin Malik berkata, “Mereka (malaikat) datang dari arah Kiblat dan ada tiga dari mereka. Mereka mendatanginya ketika beliau (Nabi) sedang tertidur, membuatnya terlentang di atas punggungnya, dan membuka dadanya.” Berkenaan dengan peristiwa Isra dan Miraj, para ulama terdahulu berbeda pendapat mengenai kapan waktu kejadiannya. Syaikh Shafiyyur-Rahman Al-Mubarakfury telah merangkum pendapat para ulama tersebut sebagai… Teruskan Membaca