Mozaik Peradaban Islam

Tag archive

Ali bin Abi Thalib

Mengenal Allah (3): Pangkal Agama adalah Ilmu

in Tasawuf

“Pangkal agama ialah Makrifat tentang Dia.” ~ Ali bin Abi Thalib ra dalam Nahjul Balaghah ~ Setelah mengenal prinsip-prinsip perjalanan menuju Allah, pertanyaan selanjutnya dengan sarana apa kita melangkah? Jika menyelami hadis Nabi Muhammad saw, begitu juga sikap dan tutur kata Ahlulbait-nya[1], kita akan menemukan bahwa betapa mereka menekankan pentingnya ilmu pengetahuan. Dengan ilmu, mereka…

Teruskan Membaca

Mengenal Allah (2): Cara Mendekatkan Diri kepada Allah

in Tasawuf

Doa ibarat hikmah yang datang dari Tuhan untuk membuka hati manusia dan mengisinya dengan makrifat supaya dia siap dekat dengan Allah. Tapi kemudian sebagian orang bertanya dengan nada menggugat, “Saya sudah sering berdoa tapi kok Allah enggan mengabulkan?” Segala sesuatu terjadi dan tercipta secara bertahap. Tak ada yang langsung sempurna. Semua perlu proses. Proses itulah…

Teruskan Membaca

Mengenal Allah (1): Mengobati Kecemasan

in Tasawuf

Huzn adalah kesedihan yang mendatangi orang-orang yang merasa kalah, tersingkirkan, dan tak mendapatkan apa yang dia inginkan. Bagaimana cara mengobatinya? Takut atau cemas dapat menjangkiti setiap orang yang tidak tahu. Benar, manusia dan makhluk mana pun tak akan pernah mengetahui masa depan. Tapi dengan makrifat tentang Allah, seseorang bisa dekat dengan Tuhan. Sedemikian dekatnya sehingga…

Teruskan Membaca

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq (26): Lolos dari Pembunuhan

in Tokoh

Rasulullah menaburkan debu ke atas kepala para pembunuh seraya membaca Surat Ya Sin, “Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding (pula), dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.” Mari kita lanjutkan kembali riwayat dari Ibnu Abbas: Kemudian Jibril mendatangi Rasulullah dan berkata, “Jangan habiskan malam ini di…

Teruskan Membaca

Mengenal Kaum Khawarij, Mereka yang Keluar dari Barisan

in Studi Islam

“Mereka (Khawarij) telah punah, wahai Amirul Mukminin!” Ali menjawab, “Tidak! Demi Allah, mereka masih ada dalam sulbi-sulbi kaum pria dan rahim-rahim kaum wanita.” Abu Said Al-Khudri pernah mengabarkan peristiwa berikut: Suatu kali Nabi mengumpulkan para sahabat untuk melakukan pembagian harta. Tiba-tiba seseorang yang bernama Abdullah bin Dzil Khuwaysharah berteriak, “Berlakulah adil wahai Muhammad!” Dengan nada…

Teruskan Membaca

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq (13): Laki-Laki Pertama yang Masuk Islam (3)

in Tokoh

Ali berkata, “Aku adalah orang yang paling benar (al-Shiddiq al-Akbar)…. Aku telah melakukan salat dengan Rasulullah tujuh tahun sebelum orang lain.” Pada artikel seri sebelumnya kita telah memaparkan riwayat-riwayat tentang Abu Bakar sebagai laki-laki pertama yang memeluk Islam. Pada seri kali ini, masih dituturkan oleh al-Tabari, kami akan memaparkan riwayat-riwayat yang menyatakan bahwa laki-laki pertama…

Teruskan Membaca

Ammar bin Yasir (28): Perang Shiffin (6): Epilog

in Tokoh

Ali berkata kepada Muawiyah, “Majulah engkau untuk berduel denganku, hingga siapapun yang berhasil membunuh lawannya, dialah yang akan menjadi pemimpin nanti.” Setelah wafatnya Ammar bin Yasir RA, Khalifah Ali bin Abi Thalib RA memangku tubuhnya dan menyalatkannya bersama Kaum Muslimin. Ammar lalu dikuburkan bersama dengan pakaiannya yang berlumuran darah.[1] Abu Jafar (al-Tabari) berkata: Telah diriwayatkan,…

Teruskan Membaca

Ammar bin Yasir (27): Perang Shiffin (5): Syahidnya Ammar (2)

in Tokoh

Menjelang kematiannya Ammar berkata, “Maju terus, Hasyim! Surga berada di bawah bayang-bayang pedang dan kematian berada di ujung tombak. Hari ini aku akan bertemu dengan yang tercinta, Muhammad dan pengikutnya.” Dalam artikel kali ini penulis akan menyampaikan sebuah riwayat tentang syahidnya Ammar bin Yasir RA, masih diriwayatkan oleh Abu Abdurrahman al-Sulami seperti dalam seri sebelumnya,…

Teruskan Membaca

Ammar bin Yasir (26): Perang Shiffin (4): Syahidnya Ammar (1)

in Tokoh

Abu Abdurrahman Sulami meriwayatkan, “Setiap kali Ammar maju ke salah satu lembah Shiffin, semua sahabat Rasulullah yang ada di sana mengikutinya.” Ammar bin Yasir RA setelah mengalami nubuat dari Rasulullah SAW, yakni menikmati hidangan terakhirnya di dunia, susu yang dicampur dengan air, maju ke medan pertempuran. Mengenai bagaimana jalannya pertempuran, Abu Abdurrahmaan Sulami meriwayatkannya. Berikut…

Teruskan Membaca

Ammar bin Yasir (24): Perang Shiffin (2)

in Tokoh

Ammar mendekati Ali dan berkata, “Wahai Amirul Mukminin! Ini adalah harinya (yang mana Rasulullah mengatakan bahwa aku akan syahid. Lalu kenapa aku masih tetap hidup)?” Ali menjawab, “Janganlah mengkhawatirkan tentang hal itu.” Mengenai jalannya Perang Shiffin, al-Qasim, orang kepercayaan Yazid bin Muawiyah, sebagaimana dikutip dalam Tarikh al-Rusul wa al-Muluk karya al-Tabari, meriwayatkan: Muawiyah mengirim Dhu…

Teruskan Membaca