Mozaik Peradaban Islam

Tag archive

Inggris

Ayuba Suleiman Diallo (9): Pulang ke Afrika

in Tokoh

Ketika Ayuba pulang ke kotanya, dalam sebuah selebrasi, dia menembakkan senjatanya ke udara dan memacu kudanya berputar-putar dengan kencang. Ayuba adalah budak Afrika kedua yang dapat kembali pulang ke rumahnya. Setelah sekian lama tinggal di Inggris, pada tahun 1734 Ayuba Suleiman Diallo akhirnya berlayar pulang ke negaranya dengan bantuan dari Royal African Company, sebuah perusahaan…

Teruskan Membaca

Ayuba Suleiman Diallo (8): The Fortunate Slave, Lukisan Istimewa Abad ke-18

in Tokoh

Lukisan ini pada tahun 2009 dilelang dan dibeli dengan harga £ 554.937 (sekitar 10 milyar Rupiah). Ia berharga sangat tinggi karena memiliki nilai historis, lukisan pertama orang berkulit hitam, dan obyeknya adalah Ayuba. Lukisan di atas pernah penulis tampilkan pada seri pertama artikel ini. Tapi apakah yang Anda pikirkan ketika melihat lukisan Ayuba Suleiman Diallo…

Teruskan Membaca

Ayuba Suleiman Diallo (7): Menulis Alquran

in Tokoh

Dilaporkan oleh Bluett pada tahun 1734, di Inggris Ayuba menulis tiga buah salinan Alquran hanya benar-benar mengandalkan ingatannya. Dan setelah selesai menulis salinan, pengerjaan salinan selanjutnya juga tanpa melihat salinan sebelumnya. Demikianlah, setelah ditebus oleh James Oglethorpe, Ayuba Suleiman Diallo berlayar menuju London dari Amerika. Selama perjalanan dan sesampainya di London, orang-orang di sekitar Ayuba…

Teruskan Membaca

Ayuba Suleiman Diallo (6): Surat untuk Sang Ayah

in Tokoh

Ayuba menulis surat untuk ayahnya dalam bahasa Arab. Surat itu tidak sampai ke ayahnya, namun kepada seorang bangsawan Inggris, James Oglethorpe. Di luar dugaan, setelah membaca terjemahannya, Oglethorpe menebus kebebasan Ayuba. Setelah dibawa kembali dari penjara oleh Tolstoy, Ayuba Suleiman Diallo memiliki lebih banyak kebebasan untuk mempraktikkan keyakinannya. Namun ini semua belum cukup baginya, bagaimanapun…

Teruskan Membaca

Nur Arisa Maryam (3): Studi ke Inggris

in Mualaf

Arisa melanjutkan studi ke Inggris, mengambil jurusan Bahasa Arab dan Studi Islam, dia bermimpi suatu hari nanti dapat menjadi ulama wanita. Arisa melanjutkan studinya ke Inggris, di sana dia mengambil kelas Bahasa Arab dan Studi Islam di salah satu institut di London. Bukan hanya itu, di Inggris dia bahkan bertemu dengan calon suaminya, seorang pria…

Teruskan Membaca

Benteng Merah Agra (2): Puncak Peradaban Dinasti Mughal beserta Keruntuhannya

in Arsitektur

Di bawah Shah Jahan, Dinasti Mughal mencapai puncak peradabannya. Taj Mahal dan Masjid Agung Delhi, bersama monumen-monumen lainnya, didirikan oleh Shah Jahan. Di antara seluruh kaisar dari Dinasti Mughal, Akbar dikenal sebagai kaisar terbesar dan yang paling cakap dalam memimpin. Di bawah Akbar, Dinasti Mughal dibangun dan dikonsolidasikan kembali. Melalui peperangan tanpa henti, dia mampu…

Teruskan Membaca

Syeikh Mus’ab Penfound (2): Murid Habib Umar bin Hafidz

in Mualaf

Al-Habib Umar bin Muhammad bin Hafidz adalah ulama besar asal Yaman yang kiprahnya dalam dunia Keislaman diakui di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Dalam mempelajari Islam, Syeikh Mus’ab Penfound berguru langsung kepada Habib Umar, berikut ini adalah kisahnya. Tentang Habib Umar Al-Habib Umar bin Muhammad bin Hafidz adalah ulama besar asal Yaman yang kiprahnya dalam…

Teruskan Membaca

Syeikh Mus’ab Penfound (1): Pria Inggris yang Masuk Islam karena Akhlak Muslim

in Mualaf

Meskipun posturnya orang Eropa, tapi dia adalah seorang ahli Tafsir, Hadits, Aqidah, Hukum Islam, Bahasa Arab, Tarbiyyah, dan Metodelogi Dakwah. Dia belajar Islam di Hadramaut, Yaman. Simak kisahnya berikut ini. Wajahnya dan postur tingginya benar-benar bule Eropa, seorang blonde. Tetapi dengan janggutnya yang dipanjangkan, mengenakan serban, berselendang, dan berbaju gamis, caranya berpakaian lebih mirip dengan…

Teruskan Membaca

Pakistan (12): Merdeka

in Negara Islam

“Setelah dijajah Inggris sekitar dua abad lamanya dan melancarkan perlawanan untuk merebut kemerdekaan, status Pakistan dengan India bukan hanya berubah menjadi Negara Dominion, akan tetapi juga – lalu – masing-masing berhasil menjadi negara yang merdeka penuh. Namun, lantaran kuatnya semangat disintegrasi alih-alih integrasi dan kuatnya iklim pertikaian alih-alih perdamaian di antara mereka, maka bukan hanya…

Teruskan Membaca

Islam dan Perang Dunia I (13): Pemberontakan Bangsa Arab (4)

in Monumental

“Pemberontakan terhadap Turki-Ustmani yang dilakukan oleh Husein menjadi salah satu inspirasi utama bagi bangkitnya nasionalisme Arab di Timur Tengah. Setelahnya sentimen ke-Araban akan mewarnai dinamika politik Timur Tengah dalam setengah abad ke depan.” –O– Tanpa Pemberontakan Arab, pelabuhan Aqaba yang kecil tapi strategis dan penting – sekarang di Yordania, di awal Laut Merah – tidak…

Teruskan Membaca